Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Ramah Lingkungan Alat Penangkapan Ikan Bagan Apung Di Tpi Batu Belubang, Provinsi Kepulauan Bangka: Indeks Ramah Lingkungan (IRF) Zerli Selvika; Dareen Nadya Rema; Ali Muqsit; Silvy Syukhriani
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v25i1.7660

Abstract

Perikanan bagan apung merupakan mata pencaharian utama masyarakat pesisir di Desa Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang umumnya dioperasikan dengan sistem one day fishing. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ramah lingkungan alat penangkapan ikan bagan apung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batu Belubang. Penelitian dilaksanakan pada Juli 2025 menggunakan data primer dan sekunder, kemudian dianalisis dengan metode skoring berdasarkan aspek teknis, biologi, dan lingkungan melalui perhitungan Indeks Ramah Lingkungan (IRF). Hasil penelitian menunjukkan nilai IRF sebesar 76,67% yang termasuk kategori sangat ramah lingkungan, sehingga bagan apung di TPI Batu Belubang berpotensi mendukung perikanan tangkap berkelanjutan. Kata kunci: Bagan apung, Batu Belubang, Indeks Ramah Lingkungan (IRF)
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS IKAN PELAGIS KECIL YANG ADA DI PASAR IKAN SEGAR PASAR BENGKULU Silvy Syukhriani; Zulkhasyni; Ayub Sugara; Ali Muqsit; Zerli Selvika; Firdha Iresta Wardani
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v23i2.5254

Abstract

Small pelagic fish are an important fish group with high economic value and play a key role in supporting fisheries production in Indonesia. However, data related to small pelagic fish remains limited, particularly in Bengkulu. One area with minimal documented fisheries data is Pasar Bengkulu. This study aims to identify the types of small pelagic fish found in the Pasar Bengkulu Fish Market. Data collection was carried out in June until Juli 2025 at Pasar Segar, Pasar Bengkulu. The method used in this study was descriptive exploration, which involved identifying the small pelagic fish sold in the Pasar Bengkulu Fresh Fish Market by analyzing and comparing their morphological characteristics based on fish identification references, including illustrations, photographs, and morphological descriptions. A total of eight fish species from eight genera and four families were recorded in the Pasar Bengkulu Fresh Fish Market. The most common small pelagic fish found was the weakfish, while the least common was kwee.