Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PERUBAHAN PORES DENSITY PADA SCREEN WIND TUNNEL UNTUK MENGHASILKAN EXTERNAL LAMINAR FLOW Luggy Zulham Desvino; Gunawan Sakti; Aulia Regia Soekindra Putra
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wind tunnel merupakan sebuah alat yang digunakan dalam penelitian aerodinamika mempelajari efek udara yang melewati benda padat, banyak faktor yang mempengaruhi tingkat akurasi penelitian pada penggunaan alat uji wind tunnel dan salah satu faktor diantaranya adalah aliran udara yang seragam (uniform). Untuk mengetahui aliran udara tersebut adalah seragam, maka memerlukan suatu pengujian kecepatan aliran udara. Aliran udara yang dihasilkan oleh fan atau blower memiliki aliran udara yang belum seragam (uniform). Aliran udara yang belum seragam akan melalui screen sehingga dapat menghasilkan aliran udara yang seragam (uniform) dan laminar. Pengujian ini dilakukan menggunakan aliran udara dari wind tunnel tipe opened circuit wind tunnel , aliran udara external dan kecepatan aliran udara sebesar 5 m/s yang diklasifikasikan sebagai 2 screen yaitu variasi screen A, dan screen B. Dalam analisa yang didapat dari screen AB adalah Screen A luas penampang 60cm x 60cm, ketebalan 8, densitas (luas penampang/pores) 225, pores dimension 4 x 4. Screen B luas penampang 60cm x 60cm, ketebalan 8, densitas (luas penampang/pores) 900, pores dimension 2 x 2. Pengambilan data dilakukan untuk mengukur kecepatan udara sesudah melalui wind tunnel screen pada 9 titik penampang alirannya dan dengan jarak uji yaitu 30 cm, 60 cm, 90 cm, 120 cm, 150 cm, 180 cm dan 210 cm dari screen. Untuk pengukuran kecepatan udara mengunakan Anemometer sebagai analisa aliran laminar. Setelah melakukan pengujian, bisa didapatkan hasil penelitian ini bahwa dengan screen yang mempunyai densitas pori 4 x 4 dan 2 x 2 dengan ketebalan 8 cm dan pada jarak 120 cm, 150 cm, 180 cm dan 210 cm menghasilkan aliran udara yang seragam (uniform) dan kecepetan udara tercenderung menurun sehingga bisa diartikan ketebalan screen berpengaruh semakin tebal screen belum tentu bisa terjadi aliran seragam dan jika terlalu tipis maka bisa terjadi aliran seragam tetapi memerlukan jarak yang jauh.
ANALISIS MARKETING MIX PADA PRODUK KAIN TENUN MASRAIS DI KOTA BIMA Sri Ernawati; Ita Tri Purnamasari; Gunawan Sakti
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3004

Abstract

This research aims to determine the marketing mix for masrais woven fabric products in Bima City. The type of research used is descriptive, research location in Bima City. The population in this study were all consumers who had purchased masrais weaving products. The sample in this study was 100 people using a purposive sampling technique. The research instrument uses a questionnaire with Likert scale measurements. The type of data used in this research is quantitative data with the research data source being primary data. Data collection techniques are observation, questionnaires/questionnaires and literature study. Data analysis used a one sample t test. The research results show that the marketing mix for masrais woven fabric products in Bima City is above the predetermined criteria of 75% (Good)