Suwardo Suwardo
Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi UGM

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi dan Desain Teknis Perkuatan Perkerasan pada Perpanjangan South Parallel Taxiway 1 Bandar Udara Soekarno-Hatta Samuel Febrilian Hasto Putro; Suwardo Suwardo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.644 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.6087

Abstract

Pada tahun 2019 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (BSH) berada di peringkat ke-40 di bandar udara terbaik dunia dari Skytrax. Untuk meningkatkan kualitas layanan dan pergerakan pesawat, BSH melakukan pembangunan dan optimalisasi fasilitas. Salah satunya adalah pembangunan perpanjangan South Parallel Taxiway 1 pada 2016 untuk melayani Boeing 747-400. Namun demikian, pada 2018 pesawat ini saat ini tidak dilayani lagi oleh BSH. Pesawat komersial terberat, Boeing 777-300ER telah dioperasikan sejak 2013 di BSH. Hal ini menjadi topik penelitian yang bertujuan mengevaluasi dan merancang perkuatan perkerasan South Parallel Taxiway 1 sehingga dapat melayani pesawat Boeing 777-300ER. Perkuatan perkerasan dengan overlay harus mempertimbangkan data terkait pesawat Boeing 777-300ER, struktur perkerasan yang ada, dan survei kondisi perkerasan, kemudian dianalisis dengan menggunakan program FAARFIELD. Desain teknis dan ketebalan lapisan overlay dianalisis menggunakan program FAARFIELD. Nilai PCN ditentukan dan dianalisis menggunakan program COMFAA. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkerasan yang ada membutuhkan pelapisan karena nilai PCC CDF adalah 8,17 dan %CDFU adalah 1290,44%. Nilai Pavement Condition Index (PCI) adalah 80, yaitu lebih dari 76, sehingga overlay dapat dilakukan tanpa memperkuat struktur yang lebih rendah. Analisis dengan program FAARFIELD menghasilkan ketebalan overlay HMA 144 mm. Analisis dengan program COMFAA menghasilkan nilai PCN 135/R/B/X/T dan nilai ACN pesawat Boeing 777-300ER pada CBR 6,35% adalah 86. Hasilnya menunjukkan nilai PCN>ACN yang berarti perkerasan dapat digunakan untuk Pesawat Boeing 777-300ER. Pekerjaan overlay memerlukan penyelarasan ketinggian permukaan taxiway lama dengan taxiway overlay.
Pengukuran dan Perekaman data Ketidakrataan Perkerasan Jalan dengan Sensor Ultrasonic pada Rolling Straight Edge Suwardo Suwardo; Heru Budi Utomo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.961 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.6050

Abstract

Ketidakrataan permukaan jalan adalah salah satu faktor pelayanan perkerasan yang mempengaruhi kenyamanan (kualitas berkendara) pengemudi. Persyaratan utama untuk jalan yang baik adalah struktur yang kuat, datar, tahan air, tahan lama, dan ekonomis sepanjang masa pakai. Pengukuran ketidakrataan permukaan jalan belum banyak dilakukan di Indonesia mengingat keterbatasan peralatan sehingga pemantauan dan evaluasi jalan yang ada tidak dapat dilakukan dengan benar sesuai dengan standar jalan. Tingkat ketidakrataan permukaan jalan dapat diukur dengan menggunakan berbagai metode yang telah direkomendasikan oleh Bina Marga dan AASHTO. Metode pengukuran ketidakrataan permukaan jalan yang digunakan adalah metode Transport Research Laboratory dengan Rolling Straight Edge. Departemen Teknik Sipil memiliki dua unit Rolling Straight Edge, tetapi fasilitas pembacaan data hanya mengandalkan pembacaan jarum skala manual, membuatnya kurang cepat dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan instrumen untuk membaca data ketidakrataan dengan sensor ultrasonic untuk menggantikan pembacaan manual pada Rolling Straight Edge. Dengan data logger sensor ultrasonik ini dikembangkan, diharapkan pengukuran dan analisis data dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Objek perkerasan jalan yang diukur adalah lantai ubin, perkerasan paving block, perkerasan aspal, dan perkerasan beton. Hasil yang diperoleh bahwa analisis dan evaluasi kondisi tingkat ketidakrataan jalan dari pengembangan instrumen sensor ultrasonic pada Rolling Straight Edge lebih cepat, lebih efisien dan memiliki produktivitas pengukuran yang lebih tinggi.