Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ADDRESS SELECTION IN INDONESIAN LANGUAGE CLASS AT AL ABIDIN BILINGUAL BOARDING SENIOR HIGH SCHOOL Rosinawati Dewi; Sarwiji Suwandi; Edy Tri Sulistyo
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.647 KB) | DOI: 10.24036/komposisi.v19i1.8875

Abstract

Address forms is used to greet and to respect the other person. Address forms is used to strengthen the communication link between the speaker and the other person. The purpose of this research is to describe the form of address forms and the mean address forms used by students and teachers in learning Indonesian at Al Abidin Bilingual Boarding Senior High School. Research methodology is descriptive qualitative which aims to generate data based on existing phenomenon empirically and the result is what it is. Data collection methods that used in this research were enganged talk, note taking, and record technique. The results of this research indicate the address form used by students with other students in interacting with different address form by students to address teachers. The differences in the choice of the address forms are influcanced by the meaning of power and solidarity.Keyword: address forms, adsress forms selection, learningPEMILIHAN KATA SAPAAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA AL ABIDIN BILINGUAL BOARDING SCHOOL AbstrakKata sapaan digunakan untuk menegur atau menyapa dan untuk menghormati lawan bicara. Kata spaan digunakan untuk memperkuat hubungan komunikasi antara pembicara dan lawan bicara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk sapaan dan makna sapaan yang digunakan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Al Abidin Bilingual Boarding School. Metode penelitian ini adalah dekriptif kualitatif yang bertujuan untuk menghasilkan data berdasarkan fenomena yang ada secara empiris dan hasil bersifat apa adanya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan rekam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bentuk sapaan yang digunakan siswa dengan siswa lainnya dalam berinteraksi berbeda dengan bentuk sapaan yang digunakan siswa untuk menyapa guru. Perbedaan pemilihan kata sapaan tersebut dipengaruhi oleh makna kekuasaan (power) dan makna solidaritas (solidarity).Kata kunci: kata sapaan, bentuk sapaan, makna sapaan, pembelajaran
CERITA RAKYAT DEWI SRITANJUNG SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL Firdauzia Nur Fatimah; Edy Tri Sulistyo
-
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.834 KB)

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan cerita rakyat “Dewi Sritanjung” sebagai upaya mewujudkan pendidikan karater berbasis kearifan lokal. Kajian ini merupakan kajian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian nilai-nilai kearifan lokal cerita rakyat Dewi Sritanjung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan ahli sejarah dan budayawan.  Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan model mengalir, yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil analisis dan simpulan dalam penelitian ini, yakni nilai kearifan lokal yang tercermin dalam cerita rakyat Dewi Sritanjung berupa nilai jujur dan religius. Wujud pendidikan karakter berbasis nilai kearifan lokal dari cerita rakyat Dewi Sritanjung, yakni sikap dan perilaku tokoh yang diwujudkan dalam bentuk pengorbanan Dewi Sritanjung dengan merelakan dirinya dibunuh untuk menujukkan bahwa dirinya benar-benar jujur dan karakter religius juga digambarkan pada tokoh Dewi Sritanjung, hingga akhirnya dihidupkan kembali oleh Dewa.
Nilai Pendidikan Karakter Pada Film Sang Kiai Wegig Widiyatmika; Edy Tri Sulistyo; Sugeng Nugroho
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 34 No 1 (2019): Februari
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v34i1.639

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan karakter dalam film Sang Kiai sebagai pembangunan karakter untuk media pembelajaran yang relevan. Sumber data diperoleh dengan mengamati cerita dari film Sang Kiai secara langsung. Teknik untuk mengumpulkan data menggunakan ulasan dokumen atau mendengarkan dan mempelajari literatur. Analisis data menggunakan teori sinematografi dengan mengamati adegan dan dialog dalam film Kiai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada nilai-nilai pendidikan karakter yang disampaikan melalui adegan dalam film. Nilai-nilai pendidikan karakter dalam film Sang Kiai dapat dipahami dari dialog dan adegan yang dimainkan oleh para pemain. Film Sang Kiai berisi 8 nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam film ini termasuk agama, disiplin, kerja keras, demokratis, rasa ingin tahu, semangat nasional, penghargaan terhadap prestasi, persahabatan / komunikatif yang tercermin dalam setiap adegan dalam film “The Kiai”. Film Kiai berisi nilai-nilai pendidikan karakter yang relevan sebagai pembangunan karakter. Film ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang bertujuan pembentukan karakter.
Pelatihan Berkarya Recycle Art untuk Mewujudkan Siswa Kreatif di SMP PGRI 13 Gondangrejo Karanganyar Nanang Yulianto; Edy Tri Sulistyo
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 4, No 2 (2022): DEDIKASI: Community Service Report
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v4i2.57738

Abstract

The realization of creative students is one of the learning objectives implemented in schools. Students become creative when faced with  contextual problems at school.  Theproblem of plastic waste  at SMP PGRI 13 Gondangrejo Karanganyar encouragesschool residents to choose creative solutions through the useof plastic waste mineral water bottles for the manufacture of recycle art works  that are charged with creativity.  The purpose of this  activity is to increase students' creativity   in creating recycle art using plastic waste contained in the school environment. The implementation of training and mentoring activities uses lecture and question and answer methods in the delivery of theory, while experimental methods are used when practicing work. The application of this method is supported by the proximity of si participation and collaborasi dari in the early to late stages.  The achievements of the  activities are: (1) The realization  of recycle art works in the  form of  various types  of plastic flowers  in the school garden located in front of the teacher's office so that  the  school environment becomes comfortable and beautiful, (2) Increasingstudent creativity in creating recycle art.