Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Solidaritas

PERAN RADIO PTPN SOLO 99,60 FM PADA MASA PANDEMI COVID-19: (Studi tentang Program UMKM KU Radio PTPN Solo 99,60 FM) Ahmad Fauzi; Herning Suryo; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi masalah bagi seluruh negara di dunia, Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak adanya pandemi covid-19. Pemerintah Berbagai dengan berbagai upaya pemerintah untuk melakukan langkah penanggulangan dengan salah satunya melakukan pembatasan mobilitas warga. Pembatasan tersebut memberikan dampak yang meluas bagi berabagi sektor kehidupan, salah satu sektor yang terdampak adalah sektor ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peran Radio PTPN 99,60 FM Solo pada masa pandemi Covid-19 melalui salah satu program dari PTPN Radio 99,60 FM Solo yang bernama program UMKM KU. Lokasi penelitian berada di Kantor PTPN Radio 99,60 FM Solo. Peran Radio PTPN 99,60 FM Solo pada masa pandemi di analisis menggunakan teori mengenai Produksi Program Radio yang terdiri dari tiga tahapan yaitu Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Verifikasi data diperoleh dengan triangulasi data. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Radio 99,60 FM Solo beperan dengan membuat program UMKM KU yang bermanfaat sebaagai media promosi produk -produk UMKM di Kota Solo demi membangkitkan kembali kondisi perekonomian di Kota Solo.Kata kunci : Peran, Radio, Pandemi Covid -19
Strategi Humas Taman Satwa Taru Jurug Kota Surakarta Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Akibat Covid-19 Guna Meningkatkan Pengunjung Ismail Dona Prasetyo; Hering Suryo Sarjono; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Taman Satwa Taru Jurug kota Surakarta sangat terdampak dengan adanya PPKM akibat pandemi covid-19 ini yaitu dengan menurunnya jumlah pengunjung, sehingga dibutuhkan strategi-strategi yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada saat ini untuk meningkatkan pengunjung dimasa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi humas Taman Satwa Taru Jurug kota Surakarta selama pemberlakuan PPKM dalam meningkatkan pengunjung. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling. Teori yang digunakan yaitu Effective Public Relations dari Cutlip & Center’s. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini yaitu humas Taman Satwa Taru Jurug kota Surakarta melaksanakan strategi yang pertama Penelitian (research) yang bertujuan untuk mengumpulkan fakta-fakta yang ada dilapangan seperti data jumlah pengunjung, fasilitas- fasilitas yang ada di Taman Satwa Taru Jurug, langkah selanjutnya adalah Perencanaan (planning), setelah mendapatkan data-data dari hasil penelitian selanjutnya menyiapkan berbagai perencanaan dan program-program yang dapat meningkatkan pengunjung. Selanjutnya Komunikasi dan Aksi (communication and action) yang merupakan langkah untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui sosial media instagram @jurugsolozoo dan mengemas informasi menjadi konten video sesuai minat masyarakat dan langkah yang terakhir Evaluasi (Evaluation) yang merupakan langkah untuk mengevaluasi program-program yang sudah dijalankan. Hasil dari strategi yang dilaksanakan tersebut yaitu menghasilkan 4 program kegiatan yang dapat meningkatkan pengunjung yaitu program paket edukasi, program gowes, program memancing, dan program kolaborasi antar wisata. Kata Kunci : PPKM. Strategi, Humas, Pengunjung.
KOMUNIKASI VIRTUAL MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-19: (Studi Kasus Pada Mahasiswa Aktif Universitas Slamet Riyadi Surakarta) Rizki Mardiyanti; Buddy Riyanto; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran jarak jauh merupakan sistem pembelajaran baru di Indonesia sejak adanya pandemi Covid-19. Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pembelajaran secara Daring dan Bekerja dari Rumah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Pada tahun 2021 perkuliahan jarak jauh di Universitas Slamet Riyadi dilaksanakan melalui media pembelajaran Microsoft Teams. Dalam komunikasi virtual penyampaian pesan dan menerimaan pesan tidak terlepas dari media internet. Namun dalam komunikasi virtual pemahaman pesan yang diterima komunikan tidak sepenuhnya dapat diterima dengan baik. Komunikator lebih memperhatikan aspek komunikasi baik secara verbal dan non verbal. Menurut Hasil survey pembelajaran daring tahun 2021 oleh Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Slamet Riyadi Surakarta ditemukan kendala yang di alami mahasiswa pada saat kuliah jarak jauh. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi virtual mahasiswa dalam perkuliahan jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi virtual mahasiswa dalam perkuliahan jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yg membentuk data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau sikap yg diamati. Hasil penelitian diperoleh bentuk-bentuk komunikasi virtual yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Dalam proses komunikasi virtual tidak terlepas dari berbagai gangguan yang dapat mengakibatkan komunikasi tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan data dan analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa komunikasi non verbal dalam komunikasi virtual dapat mempengaruhi efektivitas komunikasi, maka dari itu bentuk-bentuk non verbal perlu diperhatikan dalam perkuliahan jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci : Komunikasi Virtual, Perkuliahan Jarak Jauh, Pandemi Covid-19
MANAJEMEN KOMUNIKASI PELAYANAN INFORMASI PUBLIK: (Studi Kasus Tentang Pengelolaan Aduan Dalam Website www.karanganyarkab.go.id di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar) Indri Ervani Sihaloho; Buddy Riyanto; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fungsi dari pemerintah adalah sebagai pelayan masyarakat, oleh sebab itu instansi atau lembaga pemerintah diharapkan mampu memberikan layanan informasi publik yang dibutuhkan masyarakat, dengan demikian Diskominfo Kabupaten Karanganyar ditetapkan sebagai instansi yang mengelola layanan aduan suara masyarakat pada website www.karanganyarkab.go.id. Sejatinya masyarakat berharap mendapatkan pelayanan informasi yang baik, namun kenyataanya pelayanan informasi masih sulit, berbelit-belit,memerlukan waktu cukup lama. Dari fenomena tersebut, maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan rumusan masalah bagaimana manajemen komunikasi pelayanan informasi publik dalam pengelolaan aduan website www.karanganyarkab.go.id yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana manajemen komunikasi pelayanan informasi publik dalam pengelolaan aduan masyarakat melalui website www.karanganyarkab.go.id yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendapat Cutlip, Center dan Broom’s yang menyatakan bahwa manajemen komunikasi secara operasional meliputi mendefinisikan masalah, membuat perencanaan, aksi dan aktivitas komunikasi serta evaluasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengelolaan sudah cukup baik yaitu dari mengidentifikasikan masalah sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi dari dinas atau OPD terkait, admin mengkoordinasikan aduan,kemudian admin menanggapi aduan dan terakhir melakukan evaluasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sudah cukup baik tetapi masih terdapat kekurangan,yaitu masih terdapat aduan yang belum ditanggapi sama sekali, serta tanggapan yang diberikan masih memerlukan waktu yang cukup lama Kata kunci : Manajemen Komunikasi, Aduan Suara Masyarakat, Website
SELF DISCLOSURE PADA APLIKASI TWITTER DI KALANGAN MAHASISWA: (Studi Kasus Mahasiswa di Kota Surakarta) Elisa Agnes Paramesthi; Maya Sekar Wangi; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini penggunaan media sosial tidak hanya dijadikan sebagai wadah untuk memperoleh informasi dan hiburan semata, media sosial juga dimanfaatkan oleh penggunanya untuk mencurahkan perasaan dan mengekspresikan diri. Pada dasarnya pengungkapan diri terjadi karena adanya rasa percaya dan rasa nyaman kepada orang lain. Namun, dalam media sosial Twitter sebagian Mahasiswa Surakarta melakukan pembukaan sedangkan twitter merupakan ruang publik yang dapat dikonsumsi oleh banyak orang. Hal tersebut berarti keterbukaan diri dibagikan kepada semua orang. Untuk itu perlu diketahui apa bentuk dan tujuan dari keterbukaan yang dilakukan oleh para pengguna twitter dan dampak seperti apa yang akan dihasilkan. Fokus penelitian ini ialah self disclosure pada aplikasi twitter di kalangan mahasiswa di kota Surakarta. Untuk menjelaskan fokus penelitian ini secara mendalam, pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendeketan studi kasus. Adapun teori yang digunakan yaitu pendapat Johari Window, ada beberapa model yang menggambarkan self disclosure yaitu, daerah terbuka, daerah buta, daerah tertutup dan daerah gelap. Hasil penelitian ini yang pertama yaitu, bentuk self disclosure Mahasiswa Surakarta adalah terbuka, tersembunyi dan gelap. Kedua, tujuan dari self disclosure Mahasiswa Surakarta adalah untuk menjernihkan diri, mengekspresikan diri, perkembangan hubungan dan memotivasi orang lain. Ketiga, dampak dari self disclosure mahasiswa Surakarta berupa dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah lebih mengenal diri sendiri, menanggulangi kesulitan hingga mengurangi beban, dan mendapatkan pemikiran baru. Sedangkan dampak negatifnya adalah penolakan dari orang lain dan timbulnya kesulitan intrapribadi. Kata kunci: Komunikasi, Self Diclosure, Pengungkapan Diri, Mahasiswa, Twitter
Strategi Wayang Kampung Sebelah Dalam Menyampaikan Pesan Kritik Sosial Pada Warga Siwal Baki Aryo Paramartha; Buddy Riyanto; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayang Kampung Sebelah merupakan jenis wayang baru yang tidak terikat oleh pakem.Wayang Kampung Sebelah sering membawakan materi-materi tentang kritik sosial dan peneguhan nilai Pancasila dalam setiap pagelarannya. Pesan-pesan kritik sosial mengenai peneguhan nilai Pancasila sering dibawakan oleh Wayang Kampung Sebelah dalam pagelarannya di desa Siwal karena disana sudah mulai memudar nilai Pancasila seperti semangat kegotong-royongan, individualisme dan keramah tamahan.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisa strategi komunikasi Wayang Kampung Sebelah dalam menyampaikan pesan kritik sosial pada warga Siwal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMCR milik David Berlo. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif.Penentuan informan dengan purposive sampling.Lokasi penelitian pada Wayang Kampung Sebelah di desa Siwal,Baki kabupaten Sukoharjo. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan oleh Wayang Kampung Sebelah dalam menyampaikan pesan kritik sosial peneguhan nilai Pancasila di desa Siwal dengan strategi SMCR yaitu pada aspek Source atau komunikator bahwa ketrampilan komunikasi yang dimiliki dalang berupa kemampuan menguasai bahasa, idiom-idiom lokal, kemampuan mendalang, bermain gamelan dan membangun kemampuan narasi dengan baik. Pada aspek massage atau pesan, topik berupa kritik sosial yaitu masalah sosial, ekonomi,politik dan budaya, topik disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan menarik atau tidak menggunakan bahasa Jawa tingkat tinggi. Pada aspek Channel media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kritik sosial adalah media seni publik yaitu Wayang Kampung Sebelah atau WKS.Pada Receiver atau penerima pesan adalah masyarakat desa Siwal setelah mereka menonton WKS, merasa mendapatkan hal-hal baik. Secara sikap, penonton sadar bahwa topik-topik yang disampaikan WKS telah menyadarkan mereka. Strategi yang dilakukan WKS dalam menyampaikan pesan kritik sosial terbukti berhasil. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Wayang Kampung Sebelah, Kritik Sosial, Siwal Baki.