HERI HASAN HARIRI NIM. E01112048
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) OLEH BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) DI KECAMATAN SEJANGKUNG KABUPATEN SAMBAS HERI HASAN HARIRI NIM. E01112048
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1128

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Jaminan Kesehatan Nasioanal (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Permasalahan  yang terjadi adalah masih banyak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fenomena ini diindikasikan mengenai sosialisasi yang dilakukan oleh pihak BPJS Kabupaten Sambas khususnya bagi peserta non PBI (Penerima Bantuan Iuran) atau mandiri di Kecamatan Sejangkung dinilai masih kurang optimal, sehingga banyak masyarakat tidak mendaftar di BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Edward III yaitu faktor yang mempengaruhi implementasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi implementasi diantaranya, komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi mengenai program JKN oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas.. Hasil dari penelitian ini ada empat faktor yang mempengaruhi implementasi JKN yaitu Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih belum efektif  karena sosialisasi yang dilakukan hanya di satu tempat yaitu kantor camat Sejangkung, dan hanya melibatkan sebagian kecil  masyarakat. Variabel  sumber daya yang mempengaruhi program ini kurang memadai, terutama sumber daya tenaga dan keuangan. Disposisi merupakan karakter ataupun watak yang dimiliki oleh implementor yaitu BPJS Kabupaten Sambas.  BPJS Kabupaten Sambas dalam pembagian tugas telah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedure). Saran dari penelitian ini adalah perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Kata-kata Kunci : Implementasi, Program Jaminan Sosial, Sosialisasi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial