Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

URGENSI PROGRAM LEGISLASI DESA GUNA MEMBENTUK PERATURAN DESA YANG ASPIRATIF Septi Nur Wijayanti; Mujiyana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.678 KB)

Abstract

Tamantirto and Ngestiharjo village are lowland villages which developing society. Plural societyeffected bythe number of immigrants domiciled in the region. Tamantirto Village and NgestiharjoVillage are lowland villages where the condition of the society has started to develop modern life.The community is very diverse as a result of the many immigrants who are domiciled in the region.The main livelihoods of most residents of Ngestiharjo and Tamantirto Villages are farmers andentrepreneurs as well as civil servants and private. This raises many needs of the community alongwith the increasing complexity of the problems encountered. Therefore, an aspirational regulationthat regulates the complexity of the problems in both villages is needed. The purpose of thisdedication is to create an indispensable quality and aspirational village rule with the establishmentof a Prolegdes and a review before the establishment of a village rule. Due to the limited knowledgeof legal drafting and conducting academic studies it is imperative that empowerment programsbe undertaken on BPD and village apparatus and village heads. Methods of dedication undertakenthrough a series of training activities, the establishment of prolegdes, conducting academic studiesas well as ongoing assistance. The results of this service were identified by the problems thatemerged in the two villages, which should then be followed up with the preparation of the DIM(Problem Inventory List) and a 1 year village legislation program was established in both villages.
PENGELOLAAN PEKARANGAN UNTUK KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Septi Nur Wijayanti; Agus Nugroho Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.615 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.299

Abstract

Saat ini lahan pertanian tanaman pangan di Gondoarum, Wonokerto, Turi mengalami penyusutan sehingga untuk mencukupi kebutuhan bahan pangan masyarakat harus membeli di warung atau pasar. Salah satu lahan yang potensial untuk dikelola menjadi lahan pertanian untuk menghasilkan bahan pangan adalah pekarangan. Sebagian besar masyarakat Gondoarum merupakan petani, namun yang mengelola halaman dan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan masih terbatas, karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilannya. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan tujuan menjadikan pekarangan rumah di Gondoarum menjadi lahan pertanian produktif. Program pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode partisipatif, melalui beberapa tahapan mulai dari koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat, implementasi di lapangan, sampai monitoring dan evaluasi dengan melibatkan Tim Pelaksana dari UMY, ibu-ibu PKK, Kepala Dukuh dan Ketua RT serta Ketua RW. Program pengabdian pada masyarakat telah berjalan baik dengan tingkat partisipasi masyarakat Gondoarum cukup tinggi, dan memberikan hasil masyarakat mampu mengelola pekarangan dan mampu mewujudkan halaman asri, teratur, indah dan nyaman, serta produktif. Program pengabdian pada masyarakat telah memberikan kemanfaatan yang luas dengan mampu menyediakan berbagai bahan pangan dari hasil panen di pekarangan dalam masa pandemi Covid-19.
PEMDAMPINGAN SELEKSI PENGISIAN PAMONG KALURAHAN Septi Nur Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.935 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.806

Abstract

Kalurahan berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat. Dalam menjalankan tugasnya, Lurah dibantu Pamong sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Kalurahan, yang terdiri dari Carik, Kepala Urusan, Kepala Seksi, Kepala Dukuh, dan Staf. Begitu pentingnya posisi pamong dalam membantu urusan pemerintahan kalurahan, maka perlu adanya kelengkapan pamong. Triwidadi merupakan salah satu kalurahan di Kabupaten Bantul yang mempunyai tingkat permasalahan dan kepentingan masyarakat sangat majemuk. Untuk memenuhi penyelenggaraan kepentingan masyarakat, Kalurahan Triwidadi mengupayakan pengisian jabatan pamong kalurahan kepada pihak yang sesuai dengan harapan masyarakat. Tim pelaksana ditunjuk sebagai pihak ketiga yang sifatnya independen terutama dalam proses seleksi pamong kalurahan. Pendampingan pengisian pamong kalurahan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam bentuk pengabdian pada masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan pendampingan proses seleksi pamong kalurahan, melalui tiga tahapan, yaitu 1) melakukan koordinasi dengan panitia desa, 2) melakukan identifikasi dan penyusunan soal ujian tertulis, serta 3) pelaksanaan seleksi calon perangkat desa. Dalam pelaksanaannya, pengabdian pada masyarakat berjalan dengan lancar, komposisi dan kualitas soal yang disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Daerah. Untuk memenuhi prinsip transparansi, hasil seleksi diumumkan kepada peserta di hadapan pihak panitia kalurahan, pamong kalurahan, serta perwakilan kecamatan pada hari itu.