Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Materi Edukasi Manajemen Diri Asma Menggunakan Ponsel Pintar Untuk Kader Kesehatan Dusun Tangkil Muntuk Dlingo Kabupaten Bantul Yogyakarta MT Ghozali; Rima Erviana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.137 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.509

Abstract

Asma merupakan kondisi pernafasan yang termasuk dalam sepuluh besar penyebab kematian danpenurunan kualitas hidup di dunia. Data dari WHO yang dipublikasikan pada tahun 2006 menunjukkan sebanyak 300 juta orang menderita asma. Angka kejadian asma 80% terjadi di negara-negara berkembang akibat kemiskinan, kurangnya tingkat pendidikan, pengetahuan, dan fasilitas pengobatan. Angka kematian yang disebabkan oleh penyakit asma diseluruh dunia diperkirakanakan meningkat 20 persen untuk sepuluh tahun mendatang, jika tidak terkontrol dengan baik. Tujuanutama penatalaksanaan terapi asma adalah agar pasien dapat mengkontrol asmanya dan mencegahserangan asma di masa mendatang. Penatalaksanaan terapi dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaituobat-obatan, tenaga medis professional, dan penderita asma. Spesifiknya, faktor yang berasal daripenderita adalah pengetahuan mengenai penyakit asma yang diderita serta cara mencegahnya dikemudian hari. Tujuan program hibah pengabdian Program Kemitraan Masyarakat UniversitasMuhammadiyah Yogyakarta (PKM UMY) ini adalah untuk mensosialisasikan materi edukasi kepadapara kader kesehatan desa Muntuk Dlingo Kabupaten Bantul mengenai pengetahuan dasar seranganasma dan cara pencegahannya di masa mendatang. Hal unik dari program ini adalah penggunaanponsel pintar sebagai sarana media belajar. Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan program iniadalah pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan media computer yang kemudiandimasukkan dalam sebuah aplikasi ponsel pintar dan penyuluhanmengenai dasar serangan asma dan carapencegahannya di masa mendatang. Program hibah pengabdian PKM UMY ini pada akhirnyamembantu kader kesehatan di desa mitra, dan masyarakat milenial desa mitra pada umumnya, dalammelakukan pembelajaran mengenai materi mengenai manajemen asma yang dapat diakses kapan sajadan dimana saja melalui ponsel pintar yang mereka miliki.
Enhanced Antioxidant Gel Formulation with Papaya Leaf Extract and Virgin Coconut Oil: Optimization Approach Dyani Primasari Sukamdi; Sophia Farra Ileina; Rima Erviana; Vella Lailli Damarwati; Sabtanti Harimurti; Azura Amid
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 9 No. 2 (2026): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v9i2.9317

Abstract

Redness, pigmentation, premature aging, xerosis, and even the risk of cancer can result from excessive exposure to free radicals in the form of ultraviolet (UV) radiation, which can cause skin damage. Antioxidants, including β-carotene, α-tocopherol, ascorbic acid, and flavonoids, are present in papaya (Carica papaya) leaves and Virgin Coconut Oil (VCO). Therefore, these two components may mitigate skin imperfections caused by premature aging. This study aims to formulate and determine the antioxidant activity contained in C. papaya leaf extract gel and VCO. A laboratory-based experimental approach was implemented in this study. Using the infusion method, C. papaya leaves were extracted for 15 minutes to initiate the gel formation. The C. papaya leaf extract gel with VCO was divided into five formulations, with varying amounts of each ingredient. Organoleptic, homogeneity, viscosity, pH, spreadability, and antioxidant activity tests, conducted using the DPPH method, are included in the preparation testing process. The antioxidant activity test of C. papaya leaf extract gel with VCO in each formula yielded 91.32 ppm, 121.21 ppm, 80.19 ppm, 67.04 ppm, and 55.31 ppm. The results indicated that the quality of the gel preparation and the IC50 value of the C. papaya leaf extract gel were influenced by variations in VCO concentration.