Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN TEKNOLOGI FARMASI UNTUK SISWA JURUSAN FARMASI SMK MUHAMMADIYAH MINGGIR Rinasa Agistya Anugrah; Aji Winanta
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.525 KB) | DOI: 10.18196/ppm.42.622

Abstract

SMK Muhammadiyah Minggir memiliki jurusan farmasi. Siswa-siswa jurusan farmasi membutuhkan pengetahuan yang lebih tentang teknologi farmasi. Teknologi farmasi meliputi industri farmasi, parameter obat berkualitas, CPOB, dan macam bentuk sediaan farmasi serta teknologi produksinya. Teknologi farmasi merupakan hal yang awam di kalangan mereka karena dalam kurikulum jurusan farmasi di SMK lebih banyak dan difokuskan pada farmasi pelayanan. Namun, di era pesatnya perkembangan teknologi saat ini lulusan SMK jurusan farmasi dituntut mampu memiliki setidaknya pengetahuan dasar tentang teknologi farmasi agar dapat mengikuti perkembangan zaman. Melalui penyuluhan teknologi farmasi yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, selain terjalin hubungan yang baik sesama Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), perguruan tinggi dapat memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dari hasil risetnya kepada sekolah menengah dalam hal ini SMK sebagai bentuk pemenuhan kewajiban tri dharma. Sasaran penyuluhan teknologi farmasi dalam pengabdian ini adalah siswa-siswa kelas XII (12), karena mereka telah cukup memiliki pengetahuan dasar kefarmasian yang telah diperolehnya saat kelas X dan XI. Selain itu untuk mempersiapkan mereka agar lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja saat mereka lulus. Hasil dari penyuluhan teknologi farmasi, para siswa mengalami peningkatan pengetahuan terbukti dari hasil nilai post-test para peserta mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan nilai pre-testnya yaitu sebesar 0,63%.
Potential of Graptophyllum pictum Leaf Decoction as an Immunomodulator: Modulation of Macrophage Phagocytosis and Lymphocyte Proliferation Anidasari Irdanita; Selvia Natasya; Yumna Alifah; Aji Winanta
JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfiki.v11i22024.192-203

Abstract

Background: Red pudding leaves (Graptophyllum pictum) are commonly used by the Lebong community in Bengkulu as an immune system-enhancing drink containing flavonoids, glycosides, saponins, tannins, and triterpenoids. Objective: This study aimed to evaluate the potential of red pudding leaves as immunomodulatory agents in vitro and assess their total flavonoid content. Methods: The extraction method employed was a decoction, and the flavonoid content was measured using the TLC method by calculating the resulting Rf value and utilizing the LC-MS technique. The total flavonoid content was quantified using a colorimetric method, and immunomodulatory activity was assessed based on the phagocytosis capacity, phagocytosis index, and lymphocyte proliferation. Results: The results showed that red pudding leaf contained flavonoid compounds based on the LC-MS method in the form of trans-3-Indoleacrylic acid, schaftoside, adenine, corymboside, fraxetin and 4-coumaric acid. The total flavonoid content obtained at a concentration of 7.5% amounted to 74.937 mg QE/g; at a concentration of 15%, it amounted to 75.483 mg QE/g; and at a concentration of 30%, it amounted to 97.825 mg QE/g. All red pudding leaf infusion concentrations increased macrophage phagocytosis activity and lymphocyte cell proliferation. Conclusion: In conclusion, red pudding leaves show potential for development as an alternative beverage to enhance the immune system.