Matla'ul Irfan
IAI HAMZANWADI NW PANCOR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Telaah Kritis Atas Pemikiran Gerakan Gender Dalam Pandangan Fiqih Matla'ul Irfan
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 17 No. 2 (2019): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v17i2.336

Abstract

Beberapa hukum Islam yang sudah berjalan selama berabad-abad dan suduah menjadi kesepakatan semua mazhab dan ijma’ para ulama akhir-akhir ini seprtinya sedang menghadapi uji coba untuk ditinjau ulang. Sejumlah sarjana modern yang menyebut diri sebagai penyelaras agama dengan konteks kekinian bermunculan dengan tema rekonstruksi hokum Islam mulai menggugah beberapa hukum fiqih Islam tersebut. Atas nama keadilan, kesejajaran gender, kesamaan hak, anti diskriminasi dan marjinalisasi adalah nilai-nilai yang diangkat sebgai ruh propaganda dalam melakukan kampanye kritik beberapa hukum fiqih Islam yang sudah mapan berjalan di kalangan umat Islam sejak berabad-abad. Beberapa teks Al Qur’an yang disepakati qath’i oleh para ulamapun mulai digugat menjadi sesuatu yang bukan qath’i lagi sebagai hal yang masih dapat diperdebatkan kembali. Bagi mereka, semua teks tidak ada yang qath’i karena seluruh teks Al Qur’an dan hadis masih dapat ditafsir ulang sesuai dengan prinsif keadilan yang logis. Prinsif keadilan Tuhan yang dimaknai menurut mereka yang tertuang dalam kehidupan nyata yang anti diskriminasi itu harus diselaraskan sesuai akal dan logika, dalam hal ini Islam tidak lagi bermakna penyerahan diri, dan iman tidak lagi sebagai keyakinan total terhadap semua hukum Tuhan yang diturunkan kepada manusia
Tradisi Sandak di Masyarakat Sasak dalam Pespektif hukum Islam Matla'ul Irfan
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 18 No. 1 (2020): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v18i1.347

Abstract

Praktek sandak dalam tradisi mu’amalah masyakat Islam Sasak menjadi tradisi yang mengakar kuat hingga sekarang.Sandak menjadi kebiasaan para petani sebagai solusi atas kesulitan finansial masyarakat di Lombok. Praktek ini hingga sekarang masih banyak dijumpai ditengah masyarakat petani di plau Lomok, namun tidak jelas sejak kapan tradisi ini dimulai, begitu pula apakah tradisi ini muncul sejak sebelum Islam datang sebagai tradis tua dalam kehidupan masyarakat Lombok ini lalu berkamuplase seolah menjadi sebuah aplikasi dari sebuah pemahaan keagamaan sehinggasandak terkesan sebagai produk dari mu’amalah dalam Islam itu sendiri. Menemukan sebuah praktik mu’amalah dalam tradisi sandak ini tentu membutuhkan kajian mendalam untuk mendapatkan sebuah kesimpulan fiqhiyah. Tiadanya contoh historis mu’amalah dan dalil penunjang lainnya dalam tradisi perbendaharaan Islam menjadikan kajian terhadap sandak ini semakin menarik untuk dilakukan, lebih-lebih terjadinya perubahan akad di tengah proses sandak akan semakin runyam untuk mendapatkan legalitas tradisi ini dalam lteratur Islam.