Meyta Dwi Kurniasih
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SPLDV TINGKAT SMP DITINJAU PADA GAYA BELAJAR Nur Syifa Fauziah; Meyta Dwi Kurniasih
SIGMA Vol 7, No 2 (2022): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v7i2.1373

Abstract

This study uses a qualitative approach. This study aims to explain SPLDV and describe problem solving abilities that pay attention to student learning styles. The subjects used were 116 students of class VIII SMP NEGERI 10 JAKARTA selected, where later there would be 9 students who were selected according to their learning styles and descriptions of the steps for solving problems with the polya stages. Researchers collected data in the form of questionnaires, tests and interview guidelines. Based on the results of the research, the following conclusions can be drawn: 1) The ability to solve mathematical problems by teaching Poly steps allows students to understand problems, plan problem solving, and implement problem solving plans. 2) Students' mathematical problem solving abilities with auditory learning style according to Polya's stages are able to understand problems, develop problem solving plans, implement problem solving plans, and review problem solving results; 3) Mathematical problem solving ability A student with a kinesthetic learning style according to a kinesthetic learning style has a higher problem understanding and poor ability to carry out problem solving plans in terms of his ability to perform calculations according to the formula used. Mainly used for addition, multiplication, and division. Ability to review learning styles from problem solving results.
Pendampingan Orang Tua Membimbing Matematika Anak di Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi: - Sigid Edy Purwanto; Meyta Dwi Kurniasih
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.224 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i1.659

Abstract

Kampung Pedurenan sebagai kampong metropolis dengan wilayah geografis dekat perbatasan dengan Ibukota Jakarta. Kampung Pedurenan dituntut untuk serius menata sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dengan pendidikan sebagai prioritas utama. Pengembangan pendidikan pembelajaran vital terhadap peningkatan SDM adalah pembelajaran Matematika. Pentingnya matematika sebagai alat bantu sebagai pembimbing pola maupun sebagai pembentuk sikap. Oleh karena itu, pendidikan matematika mempunyai peran yang strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi era industrialisasi dan globalisasi. Permasalahan yang dihadapi di Kampung Pedurenan berupa orang tua mempunyai keterabtasan kemampuan dalam membimbing belajar matematika anak, anak mengalami kesulitan dalam memeahami pelajaran matematika, orang tua tidak percaya diri membimbing belajar matematika anak, belum banyak yang paham bahwa pendidikan yang baik berawal dari rumah, dan kesadaran yang kurang bagi masyarakat akan pentingnya memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dari permasalahan prioritas mitra maka metode pelaksanaan yang diberikan berupa melatih orang tua dalam merencanakan dan melaksanakan pendampingan belajar matematika anak, membantu keterbatasan siswa secara tidak langsung melalui orang tua masing-masing dalam mempelajari matematika, dengan metode memperkaya wawasa orang tua tentang pembelajaran matematika yang menarik untuk anak, membangun keakraban dan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak terutama matematika, memotivasi orang tua siswa untuk memberikan kesempatan dan memberikan kesempatan dan dukungan bagi putra-putri untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Hasil PKM Pendampingan didapatkan orang tua memperoleh keterampilan dan pengetahuan tentang matematika dan bagaimana mengajarkan matematika, orang tua mendapat kesempatan untuk bertukar pengalaman, wawasan dan informasi dengan dosen dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan anak dan bagaimana meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis anak, tumbuh kesadaran bermatematika di kalangan orang tua sehingga orang tua tidak perlu terlalu banyak bergantung kepada guru bimbel untuk membantu belajar matematika.
Analisis Habit of Mind Mahasiswa Calon Guru dengan Pemodelan RASCH Meyta Dwi Kurniasih; S B Waluya S B Waluya; Rochmad Rochmad; YL Sukestiyarno YL Sukestiyarno; Amin Prayitno; Isnaini Handayani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Habit of mind atau yang disebut sebagai kebiasaan berpikir meliputi prilaku yang mencerminkan kebiasaan untuk seseorang dalam mampu bertahan, mengatur kata hati, mendengarkan pendapat orang lain dengan rasa empati, berpikir luwes, yang semua itu dapat dikambangkan dengan proses pembelajaran yang tepat. Pembelajaran geomatri transformasi untuk calon guru matematika penting untuk megembangkan HOM mahasiswa. Analisis RASCH menunjukkan bahwa perkuliahan geometri transformasi dari sudut pandang HOM, masih perlu untuk ditingkatkan terutama dalam hal peran aktif mahasiswa dalam membangun pengetahuannya secara mandiri
Analisis Habit of Mind Mahasiswa Calon Guru dengan Pemodelan RASCH Meyta Dwi Kurniasih; YL Sukestiyarno; Rochmad Rochmad; Amin Prayitno; Isnaini Handayani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Habit of mind atau yang disebut sebagai kebiasaan berpikir meliputi prilaku yang mencerminkankebiasaan untuk seseorang dalam mampu bertahan, mengatur kata hati, mendengarkan pendapatorang lain dengan rasa empati, berpikir luwes, yang semua itu dapat dikambangkan dengan prosespembelajaran yang tepat. Pembelajaran geomatri transformasi untuk calon guru matematika pentinguntuk megembangkan HOM mahasiswa. Analisis RASCH menunjukkan bahwa perkuliahangeometri transformasi dari sudut pandang HOM, masih perlu untuk ditingkatkan terutama dalam halperan aktif mahasiswa dalam membangun pengetahuannya secara mandiri.
Analisis Kesulitan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Literasi Matematika Berdasarkan Self Efficacy Siswa Gisni Anjarrani; Meyta Dwi Kurniasih
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v9i2.20092

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin meneliti kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam memecahkan masalah matematika khususnya yang bersangkutan dengan literasi matematika sesuai dengan self efficacy yang dimiliki siswa. Metodologi penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deksriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMPIT At-Taufiq Depok dan subjek yang diteliti merupakan siswa kelas VIII tahun ajaran 2022/2023. Instrumen seperti angket, tes, dan pedoman wawancara digunakan pada penelitian ini. Dengan adanya angket, self efficacy siswa dapat dikategorikan berdasarkan tinggi, sedang, dan rendah. Terdapat lima soal uraian tes literasi matematika dengan pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Sementara itu, pedoman wawancara dilakukan guna untuk memperkuat pendeksripsian terkait kesulitan siswa saat menyelesaikan soal yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kategori self efficacy tinggi dan sedang mampu menyelesaikan soal menggunakan proses literasi matematika. Sedangkan, siswa kategori self efficacy rendah kesulitan pada indikator kedua yakni menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran.
Influence of The Liveworksheet Assisted Problem-Based Learning Model on Students' Mathematical Literacy Ability Asma Ul Husna; Meyta Dwi Kurniasih
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v8i2.419

Abstract

Mathematical literacy ability is a person's ability to understand mathematical problems that exist in everyday life. This study aims to describe the effect of the LiveWorksheet-assisted problem based learning (PBL) model on students' mathematical literacy abilities in Trigonometry material. The sample of this study were 2 classes with a total of 64 high school students in class X. This quantitative research method used data analysis techniques with the 3-test which had previously passed the analysis prerequisite tests, namely the normality test and homogeneity test. The results showed that the effect of the LKS-assisted PBL model had an effect on the mathematical literacy skills of class X students. This was indicated by the average problem-based learning model assisted by LKS obtaining an average value of 89.125 and the control class obtaining an average value of 83.218 so that it has a difference of 5.907 . Thus, it can be said that the class that applies the LKS-assisted problem-based learning model obtains a greater average score. , so this causes  to be rejected at a significance level of 0.05 and degrees of freedom , then there is an effect of the PBL Model Liveworksheet on students' mathematical literacy abilities.