Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Personal Hygiene dan Pengendalian Faktor Risiko Infeksi Cacing Tambang Norra Hendarni Wijaya
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Maret 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i1.420

Abstract

Indonesia termasuk salah satu negara tropis dengan tingkat kelembaban lingkungan geografisnya yang tinggi berkisar antara 80-100%. Curah hujan yang terjadi sepanjang tahun didukung dengan kontur tanah yang gembur menjadi habitat cacing tambang dan parasit yang lain untuk berkembang biak dengan baik. Pekerjaan pertanian masyarakat yang masih memungkinkan kontak langsung dengan tanah merupakan trasmisi masuknya cacing tambang ke tubuh manusia. Sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan berupa defisiensi mikronutrien seperti anemia maupun penurunan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang bahaya infeksi cacing tambang, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak mengalami infeksi cacing tambang. Selain itu diharapkan agar masyarakat mampu melaksanakan upaya pencegahan secara individu dalam kehidupan sehari-hari terutama saat bekerja dilahan pembibitan albasia. Metode pelaksanaan dengan penyampaian edukasi secara berkelompok dan pembagian leaflet di sepanjang jalan dan juga kepada para petani pembibitan albasia. Pengumpulan data melalui kuesioner pengetahuan secara umum tentang risiko infeksi cacing tanah. Berdasarkan hasil pre test-post test pengetahuan umum, masyarakat menjadi lebih tahu dan paham akan pentingnya pelaksanaan personal hygiene, apalagi bagi petani pembibitan albasia akan risiko infeksi cacing tanah.
Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore Pada Siswi MAN 2 Bantul: Factors That Affect the Incidence of Dysmenorrhea In Students of MAN 2 Bantul Norra Hendarni Wijaya
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.618 KB) | DOI: 10.51888/phj.v12i1.56

Abstract

Nyeri menstruasi (Dismenore) yaitu nyeri pada daerah panggul akibat menstruasi dan produksi zat prostagladin. Dismenore pada remaja putri banyak mengganggu aktivitas di sekolah. Rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara didunia mengalami nyeri menstruasi. Menurut hasil studi pendahuluan di MAN 2 Bantul Yogyakarta 9 dari 11 siswi pernah mengalami dismenore pada saat menstruasi. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian nyeri menstruasi (Dismenore) pada siswi MAN 2 Bantul Yogyakarta. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendektan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 312 siswi dengan jumlah sampel 76 siswi menggunakan rumus solvin. Analisis data penelitian menggunakan uji chi-square dan Kendall-tau. Hasil analisis data diperoleh hasil ada pengaruh usia menarche terhadap dismenore (p=0.007<0.05), tidak ada pengaruh siklus menstruasi terhadap dismenore (p=0.165>0.05), ada pengaruh riwayat keluarga terhadap dismenore (p=0.015<0.05) dan ada pengaruh aktivitas fisik/olahraga terhadap dismenore (p=0.022<0.05). Ada pengaruh faktor usia menarche, riwayat keluarga dan aktivitas fisik/olahraga terhadap kejadian nyeri menstruasi pada siswi MAN 2 Bantul. Dan tidak ada pengaruh siklus menstruasi terhadap kejadian nyeri menstruasi pada siswi MAN 2 Bantul. Menstrual pain (Dysmenorrhea) is pain in the pelvic area caused by menstruation and the production of prostagladin. Dysmenorrhea in adolescent girls a lot of disturbing activities in school. An average of more than 50% of women in every country in the world experiencing menstrual pain. about According to the results of preliminary studies in MAN 2 Bantul Yogyakarta, 9 of the 11 students never experienced dysmenorrhea during menstruation. This study is to determine the factors that influence the incidence of menstrual pain (Dysmenorrhea) in students of MAN 2 Bantul Yogyakarta. Used in this research is analytic survey with pendektan cross-sectional. The study population total 312 students with a total sample of 76 students use the formula solvin. Research data analysis using chi-square test and Kendall tau. Result of Data analysis obtained results there is the influence of the age of menarche against dysmenorrhea (p=0.007<0.05), no effect of menstrual cycle against dysmenorrhea (p=0.165>0.05), there is the influence of family history of dysmenorrhea (p=0.015<0.05), and there is the influence of physical activity/exercise against dysmenorrhea (p=0.022<0.05). No influence of age of menarche, family history and physical activity/exercise on the incidence of menstrual pain in students of MAN 2 Bantul. And there is no influence of the menstrual cycle on the incidence of menstrual pain in students of MAN 2 Bantul.
Perbedaan Pengetahuan Infeksi Menular Seksual Sebelum dan Setelah Penyuluhan Infeksi Menular Seksual pada Gelandangan dan Pengemis Norra Hendarni Wijaya
Journal of Language and Health Vol 3 No 2 (2022): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v3i2.1487

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada tanggal 12 November 2017 di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras Yogyakarta, peneliti mendapatkan bahwa 2 warga binaan sosial mengatakan bahwa penyuluhan kesehatan diadakan satu bulan satu kali, namun 2 bulan ini belum ada penyuluhan dari Puskesmas, sedangkan 2 lainnya mengaku belum pernah mendapatkan penyuluhan kesehatan, selain itu warga binaan sosial saat ditanya mengenai IMS mereka juga tidak memahami, satu diantaranya hanya mengetahui bahwa IMS bisa ditularkan melalui hubungan seksual. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui perbedaan pengetahuan infeksi menular seksual sebelum dan setelah penyuluhan infeksi menular seksual pada gelandangan dan pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras Yogyakarta. Penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian eksperimental dengan Satu Kelompok desain penelitian Pretest-Posttest Design. Teknik Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah tunawisma dan pengemis yang menjadi warga binaan sosial yang berjumlah 49 orang dan sampel sebanyak 36 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner pengetahuan infeksi menular seksual. Metode analisis data yang digunakan adalah Uji Pired t. Hasil penelitian ini adalah nilai p = 0,024 yang nilainya (p < 0,05). Jika p < 0,05 maka Ho menolak dan menerima Ha. Kesimpulan penelitian menyajikan perbedaan yang signifikan tentang penyuluhan penyakit menular seksual terhadap Pengetahuan tentang Penyakit Menular Seksual Pada Tunawisma dan Pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial kantor Bina Karya dan Laras Yogyakarta.
Edukasi Personal Hygiene dan Pengendalian Faktor Risiko Infeksi Cacing Tambang Norra Hendarni Wijaya
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Maret 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i1.420

Abstract

Indonesia termasuk salah satu negara tropis dengan tingkat kelembaban lingkungan geografisnya yang tinggi berkisar antara 80-100%. Curah hujan yang terjadi sepanjang tahun didukung dengan kontur tanah yang gembur menjadi habitat cacing tambang dan parasit yang lain untuk berkembang biak dengan baik. Pekerjaan pertanian masyarakat yang masih memungkinkan kontak langsung dengan tanah merupakan trasmisi masuknya cacing tambang ke tubuh manusia. Sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan berupa defisiensi mikronutrien seperti anemia maupun penurunan produktivitas kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang bahaya infeksi cacing tambang, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak mengalami infeksi cacing tambang. Selain itu diharapkan agar masyarakat mampu melaksanakan upaya pencegahan secara individu dalam kehidupan sehari-hari terutama saat bekerja dilahan pembibitan albasia. Metode pelaksanaan dengan penyampaian edukasi secara berkelompok dan pembagian leaflet di sepanjang jalan dan juga kepada para petani pembibitan albasia. Pengumpulan data melalui kuesioner pengetahuan secara umum tentang risiko infeksi cacing tanah. Berdasarkan hasil pre test-post test pengetahuan umum, masyarakat menjadi lebih tahu dan paham akan pentingnya pelaksanaan personal hygiene, apalagi bagi petani pembibitan albasia akan risiko infeksi cacing tanah.
Pengaruh Pengetahuan dan Sarana Prasarana terhadap Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SD Negeri Plakaran Bantul Yogyakarta 2024 Norra Hendarni Wijaya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6008

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menjadi salah satu program yang diterapkan untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan pendidikan kesehatan yang memadai, serta lingkungan yang mendukung kesehatan fisik dan mental. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, ketersediaan sarana dan prasarana terhadap pelaksanaan UKS di SD Negeri Plakaran Bantul Yogyakarta Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling, kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Setelah dilakukan analisis data terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan terhadap pelaksanaan UKS (p = 0,006 < 0,05), terdapat pengaruh yang signifikan antara ketersediaan sarana dan prasarana terhadap pelaksanaan UKS (p = 0,047 < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan ketersediaan sarana prasarana terhadap pelaksanaan UKS di SD Negeri Plakaran Bantul Yogyakarta Tahun 2024