Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Penilaian Kinerja Individu Menggunakan Metode AHP (Analithical Hierarchy Process) Abdul Rohman; Yustina Suhandini Tjahjaningsih; Tri Prihatiningsih
Energy - Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol 5 No 1 (2015): Jurnal ENERGY Vol. 5 No. 1 Edisi Mei 2015
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kinerja karyawan di PT Kutai Timber Indonesia (Divisi Particle Board) menggunakan sistem penilaian kinerja berdasarkan form normatif saja sehingga dirasa masih kurang objektif, untuk itu penelitian ini membahas alternatif-alternatif penilaian yang lain selain normatif yaitu skill up, kedisiplinan dan prestasi kerja. Alternatif penilaian kinerja yang baru diintegrasikan dengan form penilaian normatif menggunakan metode Analithical Hierarchy Process (AHP) untuk mencari bobot dari masing-masing alternatif. Bobot alternatife penilaian yang diperoleh: Kedisiplinan (0.325), Skill Up (0.242), Prestasi (0.242), dan Normatif (0.192). Hasil perancangan sistem penilaian kinerja yang baru dari 12 operator Subsi Flaker hanya ada 1 operator yang dapat dipromosikan untuk naik jabatan dari level operator menjadi level supervisor dengan skor 410 sedangkan standar skor level Supervisor adalah 400.Kata kunci: Kedisiplinan, Skill Up, Prestasi, AHP
Analisa Kualitas Produksi Garam di CV. Mutiara Laut Biru Tri Prihatiningsih
Energy - Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol 5 No 2 (2015): Jurnal ENERGY Vol. 5 No. 2 Edisi Nopember 2015
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas merupakan jaminan yang diberikan perusahaan dan harus dipenuhi oleh perusahaan kepada pelanggan. Termasuk pada kualitas produk, karena kualitas suatu produk merupakan salah satu kriteria penting sebagai pertimbangan pelanggan dalam memilih produk. Kualitas juga merupakan salah satu indikator penting bagi perusahaan untuk dapat eksis dalam persaingan dunia industri. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara terus-menerus dari perusahaan sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa proses produksi garam agar menghasilkan garam yang berkualitas dan bisa bersaing di pasaran luas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa untuk menunjang kualitas garam antara lain dilihat kondisi lahan yang digunakan, kemiringan, uji laboratorium, termasuk kondisi iklim, sehingga menghasilkan garam sesuai kualitas yang diharapkan.dalam melalukan campuran iodium, agar hasil garam itu lebih berkualitas yaitu harus melalui beberapa syarat : 50 kg garam + 5 gr KIO 3 +0,10 literair sehingga menghasilkan garam Kw 1.Kata kunci: Kualitas, Indikator, Garam, Iodium