Bayu Pradana
Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Model dan Pendekatan Dakwah Kiai Muda di Era Digital Khairuddin, Khairuddin; Pradana, Bayu
Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/icon.v4i1.209

Abstract

Da'wah activities in the digital era are a necessity in preaching. Where da'wah activities usually utilize various digital platforms and social media such as YouTube, Instagram, TikTok, Facebook and so on. This article focuses on how young clerics such as Gus Iqdam, Gus Miftah and Gus Kautsar preach through YouTube social media. Theoretically there is a gap between the principle of a preacher who must speak well, but the three young kiai instead use it as a method in preaching. The research method in the article uses qualitative with communication theory as an analytical tool. So the use of "bad" words such as gaangan, stupid, stupid, jancuk in the da'wah carried out by the young kiai is an effort to get closer to mad'u, so that mad'u, especially millennials, can easily accept da'wah messages.
Dimensi Psikologis yang Terkandung dalam Ibadah Shalat dan Zakat Fahira Lubis, Azra; Pasaribu, Anju Yurika; Pradana, Bayu; Br Saragih, Nurmala; Aini, Yusnifa; Lubis, Ramadan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi psikologis yang terkandung dalam ibadah shalat dan zakat serta implikasinya terhadap pembentukan kepribadian dan kesejahteraan psikologis individu. Ibadah dalam Islam tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai psikologis yang berperan penting dalam pengendalian diri, ketenangan batin, serta penguatan empati sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah shalat berkontribusi dalam meningkatkan ketenangan jiwa, konsentrasi, kedisiplinan, serta kemampuan pengendalian emosi. Sementara itu, ibadah zakat mengandung dimensi psikologis berupa peningkatan rasa empati, kepedulian sosial, keikhlasan dan kepuasan batin dalam membantu sesama. Kedua ibadah tersebut saling melengkapi dalam membentuk keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kesehatan mental dan perilaku prososial individu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian psikologi Islam serta menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan dan pembinaan keagamaan yang berorientasi pada kesejahteraan psikologis.
Peran Pendidikan dalam Stratifikasi Sosial Masyarakat Afni, Nurul; Pradana, Bayu; Putri, Rizky Amaliyah; Nisa, Khairun
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stratifikasi sosial merupakan fenomena sosial yang menunjukkan adanya pelapisan masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial berdasarkan perbedaan status, kekuasaan, dan akses terhadap sumber daya. Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam proses stratifikasi sosial karena menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kedudukan sosial individu dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam stratifikasi sosial masyarakat serta mengkaji bagaimana pendidikan dapat berfungsi sebagai sarana mobilitas sosial maupun sebagai alat reproduksi stratifikasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai literatur berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi sarana peningkatan status sosial apabila akses dan kualitasnya merata, namun sebaliknya dapat memperkuat ketimpangan sosial apabila terjadi ketidakadilan dalam sistem pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan yang inklusif dan berkeadilan menjadi kunci dalam menciptakan struktur sosial masyarakat yang lebih setara.