Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi psikologis yang terkandung dalam ibadah shalat dan zakat serta implikasinya terhadap pembentukan kepribadian dan kesejahteraan psikologis individu. Ibadah dalam Islam tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai psikologis yang berperan penting dalam pengendalian diri, ketenangan batin, serta penguatan empati sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah shalat berkontribusi dalam meningkatkan ketenangan jiwa, konsentrasi, kedisiplinan, serta kemampuan pengendalian emosi. Sementara itu, ibadah zakat mengandung dimensi psikologis berupa peningkatan rasa empati, kepedulian sosial, keikhlasan dan kepuasan batin dalam membantu sesama. Kedua ibadah tersebut saling melengkapi dalam membentuk keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kesehatan mental dan perilaku prososial individu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian psikologi Islam serta menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan dan pembinaan keagamaan yang berorientasi pada kesejahteraan psikologis.
Copyrights © 2025