Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : FONDATIA

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Kartu Positif Negatif pada Mata Pelajaran Matematika Pokok Bahasan Penjumlahan Bilangan Bulat Kelas IV di SDN 04 Mamben Lauk Tahun Pelajaran 2016/2017 Ittihad Ittihad
FONDATIA Vol 1 No 1 (2017): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.132 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v1i1.81

Abstract

Research has been conducted on the Improvement of Student Learning Outcomes Using Positive Card Cards On Mathematics Subjects Summation of Sum Total Class IV Students at SDN 04 Mamben Lauk Lesson Year 2016/2017. The purpose of this research is to know how to IncreaseStudent Learning Result Using Positive Negative Positive Media on Mathematics Subject Matter of Sum Sumed of Student of Class IV in SDN 04 Mamben Lauk Lesson Year 2016/2017. The types of research used are classroom action research and data analysis techniques used in this research are reduction, data presentation, verification, and development of instruments used to summarize data, encode, straighten the theme and make clusters about the data about improving learning outcomes Fourth grade students of SDN 04 Mamben Lauk. Based on the results of the study found a significant result that is the increase in student learning outcomes after using the positive negative card media many of the students whose learning outcomes to be better than before, the original average value is 6.3 after conducting research the average value to be 8.2. There is an increase in student learning outcomes in mathematics subjects of the sum of integers after the application of this positive negative card media.
Pendidikan dalam Bingkai Kelembagaan Ittihad Ittihad
FONDATIA Vol 1 No 2 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.133 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v1i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses pengambilan keputusan, pengelolaan kelembagaan, pengelolaan program, proses belajar mengajar, proses Assesmen, hubungan kerjasama dan partisipasi, sikap kemandirian, keterbukaan, keberlanjutan program, dan prestasi akademik maupun non akademik siswa Madrasah Aliyah Program Khusus Syaikh Zainddin NW Anjani, Lombok Timur NTB. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan dianalisis berdasarkan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Huberman (1994) yang meliputi, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasilnya kemudian dikaitkan dengan dengan kriteria yang ditetapkan dengan langkah-langkah editing, koding, dan tabulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Proses pengambilan keputusan berbagai kebijakan madrasah terutama dalam penyusunan program, rencana anggaran belanja madrasah, pengelolaan kurikulum, dan pengelolaan sumber daya masih belum dapat dilaksanakan sepenuhnya. (2) Dalam proses pengelolaan kelembagaan, tugas dan tanggungjawab belum banyak dilakukan dengan baik walaupun sudah terdapat kewenangan yang jelas dan pasti, sehingga sering terjadi tumpang tindih dalam tugas dan tanggungjawab. (3) Dalam proses pengelolaan program, pelaksanaan program belum bisa sepenuhnya melibatkan warga madrasah khususnya para guru dan pegawai. (4) Dalam proses belajar mengajar, pengelolaan kelas masih sulit dilaksanakan dengan baik karena kurangnya ruangan. (5) Dalam proses Assesmen, bentuk Assesmen dan pelaksanaan telah mengalamai peningkatan dari tahun sebelumnya. (6) Dalam proses kerjasama dan partisipasi, telah terbentuk jaringan kerjasama serta pelaksanaannya dengan cukup baik. (7) Proses akuntabilitas madrasah baik terhadap warga madrasah maupun terhadap masyarakat terlihat masih kurang. (8) Dalam proses kemandirian, madrasah sudah sangat mandiri mengelola pendidikannya. (9) Proses keterbukaan madrasah kurang begitu mendapat perhatian, sehingga muncul anggapan bahwa madrasah tidak bisa bekerjasama dengan pihak lain. (10) Proses program keberlanjutan sudah baik, dimana kepala madrasah beserta warga madrasah lainnya selalu melakukan inovasi-inovasi baru untuk membenahi program yang sudah ada sebelumnya. (11) Nilai raport siswa sudah mengalami peningkatan yang signifikan, namun karya ilmiah siswa masih minim.