p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pharmasipha
Yulisa Raras Dewi
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam Gontor

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FORMULASI GEL KOMBINASI EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum) DAN MADU TRIGONA DENGAN BASIS NA-CMC Indah Tri Lestari; Riga Prillia Yativa; Yulisa Raras Dewi
Pharmasipha: Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v5i2.6521

Abstract

Pemanfaatan tanaman sebagai penyembuhan luka masih menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan. Kulit pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) diketahui mengandung senyawa flavonoid, tannin, alkaloid, saponin dan glikosida yang dapat berfungsi sebagai antimikroba alami. Sementara itu, madu sudah lama dikenal sebagai agen anti mikroba karena kandungan gula yang tinggi. Kombinasi ekstrak kulit pisang dan madu menjadi gel merupankan teroboson dalam pemanfaatan zat aktif alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi dengan evaluasi fisik terbaik dari gel ekstrak kulit pisang ambon dan madu trigona dengan basis Na-CMC. Evaluasi fisk meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, penentuan nilai pH, penentuan viskositas dan pengukuran daya sebar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistic SPSS-24 dengan Shapiro-Wilk dan dilanjutkan ANOVA atau Kruskal-Wallis. Hasil keselurahan didapatkan bahwa sediaan gel berdasarkan uji organoleptis menghasilkan warna coklat kuning, aroma khas madu pisang, teksturnya kental, pH 4,8-5,5, viskositas 7162,6-10589 dan daya sebar 5,5-7. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pada Formula III merupakan formula yang terbaik diantara keempat formula sediaan gel dengan konsentrasi 15% ekstrak kulit pisang ambon dan 15% madu trigona. Evaluasi fisik berdasarkan Standar Nasional Indonesia bahwa sediaan gel diperoleh hasil uji organoleptis bau khas pisang dan madu, berwarna coklat kuning, bentuk kental, homogenitas yang stabil, pH antara 5,0-5,3, viskositas antara 6,2-6,7 mengalami penurunan dan daya sebar 7566,3-86699 mengalami kenaikan dilihat dari lama penyimpanan.
Formulasi Sediaan Tablet Hisap Ekstrak Kering Habbatus Sauda' (Nigella Sativa L.) dengan Kombinasi Sukrosa-Manitol sebagai Bahan Pengisi Yulisa Raras Dewi; Andi Sri Suriati Amal; Lija Oktya Artanti
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.062 KB) | DOI: 10.21111/pharmasipha.v3i1.3294

Abstract

Habbatus sauda' (Nigella sativa L) has been widely used by Indonesian people with capsule dosage form. In this study the researcher choose the form of suction tablets that aims to provide a form of treatment that can be given easily to children or elderly who are difficult to swallow the drug. This study aims to determine the physical characteristics of dry sucking tablets of habbatus sauda’ extracts with a combination of sucrose - mannitol as a filler material. Habbatus sauda' dried extract is made by water solvent and dried with freeze dryer. Habbatus sauda' dried extract tablet is made in 3 formulations with a combination of sucrose and mannitol namely FI (sucrose 1: manitol 5), FII (sucrose 1: manitol 6) and FIII (sucrose 1: manitol 7). The method of wet granulation is used in the production of dry sucking tablet of habbatus sauda’ dried extract. Granules tested include flow time test, silent angle, compressibility and moisture test. The habbatus sauda' dried extract suction tablets were tested for physical properties including weight uniformity, hardness, friability and tablet disolue time test. Data of granule test result and test of physical properties of tablet were compared with research, while granule flow time test and tablet hardness test were analyzed statistically using One Way ANOVA test with 95% confidence level. The results showed that there was an influence on the hardness and taste of suction tablets of habbatus sauda’ dried extract with a combination of sucrose-mannitol. From the result of the research, it can be concluded that the suction tablet of Habbatus sauda extract with sucrose concentration (1): mannitol (5) has good criteria as suction tablet with tablet hardness 8,57/kg, soluble time 13.27 / minute and 0,12% friability
Formulasi Gel Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Pisang Ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) dan Madu Trigona dengan Basis Na-CMC Indah Tri Lestari; Riga Prillia Yativa; Yulisa Raras Dewi
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v5i2.6521

Abstract

Pemanfaatan tanaman sebagai penyembuhan luka masih menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan. Kulit pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) diketahui mengandung senyawa flavonoid, tannin, alkaloid, saponin dan glikosida yang dapat berfungsi sebagai antimikroba alami. Sementara itu, madu sudah lama dikenal sebagai agen anti mikroba karena kandungan gula yang tinggi. Kombinasi ekstrak kulit pisang dan madu menjadi gel merupankan teroboson dalam pemanfaatan zat aktif alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi dengan evaluasi fisik terbaik dari gel ekstrak kulit pisang ambon dan madu trigona dengan basis Na-CMC. Evaluasi fisk meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, penentuan nilai pH, penentuan viskositas dan pengukuran daya sebar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistic SPSS-24 dengan Shapiro-Wilk dan dilanjutkan ANOVA atau Kruskal-Wallis. Hasil keselurahan didapatkan bahwa sediaan gel berdasarkan uji organoleptis menghasilkan warna coklat kuning, aroma khas madu pisang, teksturnya kental, pH 4,8-5,5, viskositas 7162,6-10589 dan daya sebar 5,5-7. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pada Formula III merupakan formula yang terbaik diantara keempat formula sediaan gel dengan konsentrasi 15% ekstrak kulit pisang ambon dan 15% madu trigona. Evaluasi fisik berdasarkan Standar Nasional Indonesia bahwa sediaan gel diperoleh hasil uji organoleptis bau khas pisang dan madu, berwarna coklat kuning, bentuk kental, homogenitas yang stabil, pH antara 5,0-5,3, viskositas antara 6,2-6,7 mengalami penurunan dan daya sebar 7566,3-86699 mengalami kenaikan dilihat dari lama penyimpanan.