Yayan Hadiyan
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan tanaman Hutan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Memahami dan Membangun Pendekatan Penyelesaian Deforestasi dan Degradasi Hutan di Region Sumatera dan Kalimantan Yayan Hadiyan; Yuliah Yuliah; Haryo Pambudi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan hutan yang terus berlangsung cepat di Indonesia membutuhkan pendekatan penyelesaian yang tepat.Berbagai factor penyebab kerusakan tersebut telah banyak diketahui, namun tidak mudah diformulasikan dandiimplementasikan. Tujuan tulisan ini menyajikan hasil identifkasi penyebab  deforestasi dan degradasi hutandan pendekatan penyelesaiannya. Identifikasi dilakukan terhadap 2 daerah yang memiliki angka kerusakankawasan hutan tertinggi yaitu di Sumatera dan Kalimantan. Hasil kajian didapat bahwa penyebab kerusakansecara umum  terkait dengan aktivitas: konversi hutan alam, pembalakan liar, kebakaran hutan, lemahnyapenegakan hukum, konflik tenurial, over eksploitasi,  pengembangan infrastruktur dan pengelolaan hutan yangburuk. pendekatan penyelesaian  deforetasi dan degradasi hutan perlu melibatkan banyak sektor. Penyelesaianmasalah kerusakan hutan tersebut harus dilakukan komprohensive  meliputi: bidang kebijakan/hukum(harmonisasi kebijakan dan penegakan hukum), ekonomi (peningkatan pendapatan masyarakat), sosial-budaya(akses dan peran masyarakat/adat lokal, intensifikasi pertanian), tata kelola hutan (teknis pengelolaan dankepastian kawasan), edukasi (intervensi muatan lokal) dan penyelesaian konflik tenurial. Faktor kebijakan,penegakan hukum, perbaikan tata kelola kehutanan, koordinasi antar pemangku kepentingan,penguatan sosial budaya, edukasi dan peningkatan ekonomi masyarakat sangat diperlukan dalammemformulasikan penyelesaian.