Abdul Qodir
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Capaian Pendidikan Dalam Pendekatan Prinsip Theologi (Qadariyah) Abdul Qodir
Aqlania: Jurnal Filsafat dan Teologi Islam Vol 10 No 1 (2019): June
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/aqlania.v10i01.1993

Abstract

Paham Qadariyah lahir sebagai respon atas rekayasa sosial keagamaan yang dibangun di bawah hegemoni kekuasaan yang cenderung menindas dan tidak lagi berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Agama dipandang sebagai alat untuk memapankan sistem yang dibangun oleh kepentingan penguasa. Doktrin Qadariyah berlandaskan pada Q.S. al-Kahfi ayat 29, Q.S. surat Ali Imran ayat 165, Q.S. surat ar-Ra’d ayat 11 Dan Q.S. surat an-Nisa ayat 111, adalah manusia berkuasa atas perbuatan-perbuatannya. Manusia sendirilah yang melakukan baik atas kehendak dan kekuasaan sendiri dan manusia sendiri pula yang melakukan atau menjauhi perbuatan jahat atas kemauan dan dayanya sendiri. Atas dasar tersebut, dijadikan sebagai bantahan terhadap kekuasaan yang menindas atas nama agama. Penulis akui, memang antara pembahasan mengenai theology Qadariyah dan aspek pendidikan tidaklah berhubungan secara erat, bahkan tidak berhubungan sama sekali. Namun dalam hal ini, Qadariyah dijadikan penulis hanya sebatas tempat pengambilan i’tibar dan prinsip mengenai upaya dan kerja keras manusia dalam meraih sesuatu. Dalam konteks capaian pendidikan, berdasarkan pendekatan prinsip Qadariyah yang menekankan adanya kebebasan berkehendak dalam diri manusia untuk melakukan perbuatan-perbuatannya, maka capaian pendidikan tersebut ditentukan oleh sejauh mana manusia melakukan usaha dan kerja keras dalam kegiatan pembelajaran untuk memperoleh pengetahuan. Dengan demikian, capaian pendidikan melalui pendekatan prinsip teologi qadariyuah dengan tegas membantah adanya istilah “ilmu laduni” sebagai ilmu yang dianggap pemberian langsung dari Tuhan, tanpa melakukan proses pembelajaran dan proses pemikiran. Tetapi ilmu laduni dipahami sebagai ilmu yang diperoleh dengan tetap melalui proses belajar (mendengarkan.melihat) namun hal tersebut tidak disadarinya sebagai proses belajar. Jadi pada prinsipnya penulis memandang bahwa ilmu sebagai capaian pendidikan yang meliputi tiga ranah (kognitif, afektif, dan psikomotor) tidak terlepas dari proses belajar dan usaha keras.
Optimization Of Online Learning: Implementation Of E-Learning Models In Islamic Education Programs Abdul Qodir; Eneng Muslihah; Ridwan Setiawan
At-Tarbiyat Vol 7 No 2 (2024): Islamic Education In Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/jat.v7i2.947

Abstract

This article examines how learning is implemented in higher education, in implementing online learning models, especially in the Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Sultan Maulana Hasanuddin State Islamic University, Banten because the implementation of learning models is one of the main factors in the learning process. This research aims to determine the effectiveness of the online learning model in the Islamic Religious Education study program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Sultan Maulana Hasanuddin State Islamic University, Banten. The research method used uses a qualitative method with a descriptive type. Based on data analysis, it was found that the online learning model in the Islamic Religious Education study program, Tarbiyah and Teacher Training Faculty, Sultan Maulana Hasanuddin State Islamic University, Banten is divided into eight platforms. Meanwhile, regarding the effectiveness of the online learning model which has proven to be very effective because students experience online learning directly by lecturers and lecturers apply online learning with various platforms with professionals in front of students even though there are inhibiting and supporting factors which act as encouragement so that these activities can run in accordance with what is expected and desired.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PAI Peserta Didik Materi “Meraih Kesuksesan Dengan Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja“ Kelas X SMK PGRI Lemahabang Tahun Pelajaran 2024/2025 Dinni Musyarofah; Abdul Qodir
Teacher Professional Education Journal Vol. 2 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v2i01.11933

Abstract

Guru di kelas masih berperan sebagai pusat pembelajaran dan siswa dibiarkan duduk, dengar, catat dan hafal. Siswa di kelas tidak dibiasakan untuk belajar secara aktif. Guru belum maksimal dalam menggunakan model yang tepat untuk melibatkan siswa secara langsung, sehingga siswa terbiasa diam, takut mengeluarkan ide atau pendapat dan tidak berani bertanya. Aktivitas belajar siswa yang rendah tersebut berpengaruh terhadap hasil belajarnya yang cenderung rendah. Untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menerapkan salah satu model pembelajaran inovatif, yaitu model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar PAI peserta didik materi “meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja“ kelas X SMK PGRI Lemahabang tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini yaitu setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMK PGRI Telagasari dengan menggunakan model Problem Based Learning sebagai upaya peningkatan prestasi belajar PAI materi Meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja. Penelitian ini untuk mengetahui perkembangan peserta didik agar prestasinya meningkat dengan melalui penelitian siklus 1 dan siklus 2.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Type Make a Match pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Karawang Wetan IV Iim Muawanah; Abdul Qodir
Teacher Professional Education Journal Vol. 2 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v2i02.12144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan model pembelajaran Make a Match di kelas V SDN Karawang Wetan IV. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa serta minimnya partisipasi aktif dalam pembelajaran PAI yang masih didominasi metode ceramah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 67,15 pada pra-siklus menjadi 75,60 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 83,40 pada siklus II. Selain peningkatan hasil belajar, penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan motivasi, perhatian, dan kerja sama antarsiswa selama pembelajaran berlangsung. Temuan ini membuktikan bahwa model Make a Match efektif diterapkan dalam pembelajaran PAI untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.