Devi Anggraeni Pramulawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Waktu Paparan Genistein terhadap Pembentukan Jantung Embrio Zebrafish Aurora, Habiba; Pramulawati, Devi Anggraeni; Lyrawati, Diana
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 28, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.919 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2014.028.01.5

Abstract

Genistein merupakan fitoestrogen yang telah banyak diteliti manfaatnya terhadap kesehatan. Efek samping penggunaan genistein belum banyak dipelajari. Pada masa awal perkembangan paparan genistein dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan meningkatkan angka kematian. Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh perbedaan waktu paparan genistein terhadap perkembangan jantung zebrafish, melalui pengamatan pada frekuensi denyut jantung dan ketebalan pericardium dari embrio zebrafish. Embrio zebrafish dipapar dengan genistein 10 µM sejak 2, 24, dan 48 hpf (hours post fertilization). Pengamatan dilakukan pada 72 hpf pada mikroskop dengan perbesaran obyektif 40x, pengukuran ketebalan perikardium dilakukan menggunakan mikrometer pada bagian lateral embrio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan genistein pada tahap awal perkembangan zebrafish menyebabkan penurunan frekuensi denyut jantung dan edema perikardium. Efek tersebut akan berkurang dengan penundaan awal pemberian paparan genistein.Kata Kunci: Denyut jantung, edema perikardium, genistein, zebrafish
INFLUENCE OF BIOPSYCHOSOCIAL FACTORS ON ADAPTIVE COPING STRATEGIES AMONG COVID-19 SURVIVORS IN SURAKARTA Pramulawati, Devi Anggraeni; Fanani, Mohammad; Setyaningrum, Rohmaningtyas Hidayah
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 4 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has unleashed a profound psychological crisis, markedly increasing rates of depression, anxiety, loneliness, and PTSD, especially among young adults, women, racialized communities, and individuals with lower education and income. Effective coping strategies like positive reframing, humor, and acceptance have been linked to improved mental health outcomes, while maladaptive coping correlates with worsening psychosocial symptoms. This study explores the biopsychosocial factors that shape adaptive coping mechanisms in COVID-19 survivors. Using a cross-sectional design and quantitative approach, data were analyzed using logistic regression analysis. The study involved 378 COVID-19 survivors from Surakarta, who completed both online (via Telegram and WhatsApp) and offline questionnaires between November 2022 and January 2023. The sample predominantly consisted of women (73%, n=276) aged 18-40 years (89.7%, n=339), with a high prevalence of adaptive coping mechanisms (97.1%, n=367). Results revealed that gender (p=0.029, B=-1.497), history of mental disorders (p=0.039, B=-2.002), and alcohol/substance use (p=0.027, B=-2.572) had a significant influence on adaptive coping. These findings suggest that gender, mental health history, and substance use as crucial factors influencing adaptive coping among COVID-19 survivors. Keywords: adaptive coping, biopsychosocial factors, COVID-19 survivors DOI :10.35990/mk.v8n4.p378-388