Rizky Oktaviana Eko Putri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Improving Students Mathematical Understanding and Proving Ability by Using Moore Method Rizky Oktaviana Eko Putri
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): Vol.1 No.1 Maret 2018
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v1i1.145

Abstract

Kemampuan pembuktian matematika merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan oleh siswa untuk menunjang pembelajaran matematika di tingkat yang lebi tinggi. Namun, beberapa penelitian menemukan bahwa kemampuan pembuktian tersebut sulit untuk dikuasai oleh siswa. Ada banyak metode yang dapat digunakan oleh guru untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam membuktikan. Salah satu metode yang dapat dipakai yaitu Metode Moore. Studi literatur ini menggunakan analisis metode dari hasil penelitian yang relevan. Tujuan dari studi ini adalah menyediakan informasi tentang keefektifan metode Moore dalam meningkatkan pemahaman matematika dan kemampuan pembuktian siswa. Hasil studi menyediakan informasi bagi guru tentang bagaimana menerapkan metode Moore secara efektif.
Studi tentang Kemampuan Spasial Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Mojokerto Rizky Oktaviana Eko Putri; Ulil Nurul Imanah
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2018): Vol.1 No. 2 September 2018
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan spasial adalah aktivitas kognitif untuk menvisualisasikan objek dalam pikiran termasuk kemampuan untuk mengubah sudut pandang ketika melihat sebuah objek. Kemampuan spasial sangat penting dalam pembelajaran Geometri. Namun, ada kecenderungan dalam pembelajaran tidak memperhatikan aspek ini. Hal ini dapat dilihat dari guru yang hanya focus pada kemampuan siswa dalam penyelesaian masalah. Penelitian ini dilakukan untuk menginvestigasi kemampuan spasial dari siswa SMP. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP di kota Mojokerto. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. The Purdue Spatial Visualization Test (PSVT) digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan spasial siswa. Subjek penelitian dikelompokkan ke dalam tiga kategori kemampuan spasial, yaitu kemampuan spasial tinggi, sedang dan rendah. Dari analisis statistik diperoleh data bahwa mayoritas siswa berada pada tingkat kemampuan spasial sedang, dengan presentase sebesar 69%. Sedangkan sisanya berada pada tingkat kemampuan spasial tinggi, yaitu 16%, dan kemampuan spasial rendah, yaitu sebesar 15%. Selanjutnya, berdasarkan analisis data disarankan pada guru untuk menciptakan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan spasial siswa.
DEEP LEARNING-BASED JIGSAW: BOOSTING STUDENT ENGAGEMENT AND PERFORMANCE IN STATISTISC LEARNING Deka Anjariyah; Feriyanto; Rizky Oktaviana Eko Putri
Jurnal Penalaran dan Riset Matematika Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penalaran dan Riset Matematika
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/prisma.v4i2.567

Abstract

Learning statistics remains a persistent challenge for many junior high school students due to abstract concepts and limited engagement in traditional classrooms. Therefore, improving students’ understanding and motivation in statistics learning requires innovative learning models that promote active, meaningful participation. This study investigates the impact of a novel deep learning-based Jigsaw model on Grade VIII students’ engagement and statistics learning outcomes at SMPN 2 Mojosari. Integrating principles of mindful, meaningful, and joyful learning, the model emphasizes understanding, application, and reflection to foster deeper cognitive engagement. Using a quantitative one-shot case study design with 32 students, data were gathered through student activeness questionnaires and statistics achievement tests. Findings reveal that this approach significantly enhances student activeness, promoting collaboration and critical thinking during discussions, presentations, and reflections. Most students demonstrated medium to high engagement levels, while average learning outcomes surpassed the school’s minimum mastery criteria. Given the urgent need to improve statistical literacy and student motivation in junior high schools, the deep learning-based Jigsaw model offers a promising, effective alternative strategy to traditional teaching methods. This research contributes valuable evidence supporting innovative, student-centered learning in mathematics education.