Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Service Journal of Computer Science (IndoComs)

PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK PENCATATAN KESEHATAN BALITA DI POSYANDU MAWAR MELATI Verra Sofica; Fani Nurona Cahya; Muhamad Abdul Ghani; Rangga Pebrianto
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 2 No. 1 (2025): Periode Januari 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v2i1.7536

Abstract

Kesehatan balita sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Namun, di beberapa daerah, pencatatan kesehatan balita masih dilakukan secara manual, yang berisiko terhadap kesalahan data dan kurang efisien. Dengan kemajuan teknologi, penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi dapat membantu memudahkan pencatatan dan pemantauan kesehatan balita secara lebih akurat dan efisien. Pelatihan ini mengusulkan pemanfaatan teknologi sederhana, seperti Google Sheets atau Microsoft Excel, untuk mencatat dan memantau data kesehatan balita. Data yang dicatat meliputi berat badan, tinggi badan, status imunisasi, dan indikator kesehatan lainnya. Aplikasi tersebut dipilih karena mudah diakses, sederhana digunakan, dan dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan posyandu sehari-hari tanpa memerlukan keterampilan teknis yang kompleks.Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kemampuan ibu-ibu kader Posyandu dalam mengelola data kesehatan balita secara digital. Dengan menggunakan aplikasi seperti Google Sheets atau Excel, diharapkan proses pencatatan dan pemantauan kesehatan menjadi lebih efisien, mudah diakses, dan dapat dilaporkan dengan cepat dan akurat. The health of toddlers is crucial to supporting optimal growth and development. However, in some areas, toddler health records are still maintained manually, posing risks of data errors and inefficiency. With advancements in technology, the use of information technology-based applications can facilitate more accurate and efficient recording and monitoring of toddler health. This training suggests utilizing simple technologies such as Google Sheets or Microsoft Excel to record and monitor toddler health data, including weight, height, immunization status, and other health indicators. These applications are chosen for their accessibility, ease of use, and ability to be integrated into daily Posyandu activities without requiring complex technical skills. The main goal of this program is to enhance the capability of Posyandu volunteer mothers in managing toddler health data digitally. By using applications like Google Sheets or Excel, it is expected that the recording and monitoring processes will become more efficient, easily accessible, and can be reported quickly and accurately.
PEMANFAATAN ARTIFICAL INTELLIGENCE (AI)  UNTUK BIMBINGAN BELAJAR PADA ANAK ASUH YAYASAN NAELUL KHAIR KOTA BEKASI Ahmad Fauzi; Minda Septiani; Nila Hardi; Verra Sofica
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 2 No. 2 (2025): Periode Juli 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v2i2.9438

Abstract

The Artificial Intelligence (AI) Training Program at Yayasan Naelul Khair, Bekasi, is a strategic initiative aimed at enhancing the technological literacy and skills of foster children in response to the evolving demands of digital-based education. The program introduces fundamental AI concepts applicable to learning processes, particularly in assisting with subjects perceived as challenging. Beyond technical proficiency, the training emphasizes the development of critical thinking, collaboration, and technology-driven problem-solving capabilities. This initiative reflects the synergy between education and technology in cultivating an adaptive, competitive younger generation capable of contributing meaningfully to inclusive and sustainable development. Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Yayasan Naelul Khair Kota Bekasi diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan literasi dan keterampilan teknologi anak-anak asuh dalam menghadapi dinamika pendidikan berbasis digital. Program ini memperkenalkan konsep dasar AI yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, terutama untuk membantu pemahaman terhadap mata pelajaran yang dianggap sulit. Selain penguasaan teknis, pelatihan ini juga menekankan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan pemecahan masalah berbasis teknologi. Inisiatif ini mencerminkan sinergi antara pendidikan dan teknologi dalam menciptakan generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.  
Penerapan Platform Perangkat Lunak Bisnis Terpadu Aplikasi Oddo Pada Mitra Kelompok Tani Lele Minda Septiani; Ahmad Fauzi; Verra Sofica; Nila Hardi
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 3 No. 1 (2026): Periode Januari 2026
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v3i1.11904

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola administrasi dan keuangan Kelompok Tani Lele BP. Sumberjaya melalui penerapan platform perangkat lunak bisnis terpadu Odoo. Kelompok tani yang bergerak di bidang budidaya lele ini memerlukan sistem pencatatan yang terstruktur untuk mengelola pengeluaran operasional dan transaksi penjualan hasil panen. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan mitra, instalasi dan konfigurasi aplikasi, pelatihan, serta pendampingan penggunaan modul Expense dan Invoice. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Odoo mampu meningkatkan akurasi dan transparansi pencatatan keuangan, meminimalisir kesalahan manual, serta mempermudah penyusunan laporan keuangan. Selain itu, mitra memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan administrasi berbasis digital sehingga mendukung pengambilan keputusan usaha dan peningkatan profesionalisme kelompok tani.