Heny Ernawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KOORDINASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KOTA SAMARINDA Heny Ernawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heny Ernawati, skripsi dengan judul Pengaruh  Koordinasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh koordinasi terhadap efektivitas kerja. Analisa data menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi pearsons, perhitungan analisa menggunakan program SPSS.            Populasi penelitian adalah sebanyak 89 orang PNS, dengan pertimbangan pegawai tersebut sebagian menduduki jabatan struktural dan intensif melakukan koordinasi baik vertikal maupun komunikasi horizontal pada lembaga tersebut. Karena populasi terlalu besar, terbatas waktu, dana, tenaga penulis mengambil sampel sebanyak 35% dari populasi sebanyak 89 orang PNS yaitu sebanyak 30 orang responden. Teknik penarikan sampling menggunakan porposive rendom sampling.            Berdasarakan perhitungan output  pearson corelation, bahwa nilai signifikansi hubungan koordinasi  (X) dengan efektivitas kerja (Y) adalah 0,000. Karena nilai signifikansinya kurang dari 5%, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara koordinasi (X) dengan efektivitas kerja (Y). Besar hubungan antara koordinasi (X) dengan efektivitas kerja (Y) adalah 0,685 (68,5%), dengan arah hubungan positif. Artinya semakin tinggi nilai koordinasi akan semakin  tinggi nilai efektivitas kerja yang dapat diraih, begitu juga sebaliknya. Korelasi ini tergolong kategori kuat.            Berdasarkan tabel pedoman untuk memberikan interpretasi terhadap koefisien korelasi Product Moment, besar hubungan antara variabel koordinasi (X) dengan variabel efektivtas kerja (Y) adalah 0,685 (68,5%) korelasi ini tergolong kategori kuat,  menunjukkan adanya korelasi yang diantara 0,600 – 0,799, maknanya adalah bahwa hubungan antara koordinasi terhadap efektivitas kerja berada pada level  katagori korelasi kuat, artinya faktor koordinasi berpengaruh kuat terhadap efektivitas kerja.            Berdasarkan perhitungan  koefisiensi determinan, diperoleh nilai  Adjusted R square (R2) adalah 0,443 yang berarti bahwa adanya pengaruh sebesar 44,3% yang terjadi terhadap tinggi atau rendahnya efektivitas kerja yang disebabkan oleh variabel koordinasi di mana sisanya adalah 55,7% adalah variabel-variabel lainnya yang tidak dapat diukur atau dihitung dalam penelitian ini.