Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Poltanesa

Pengaruh Penambahan Tepung Ampas Tahu Terhadap Kadar Protein Bolu Batik Kukus Sari Salsabila Rizkiyani; Wadli; Yan El Unzilatirrizqi D
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1337

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung ampas tahu terhadap kadar protein bolu batik kukus. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuantitatif eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non-faktorial yaitu perbandingan penambahan tepung ampas tahu : tepung terigu dengan konsentrasi (0% : 100%), (35% : 65%), (40% : 60%), dan (45% : 55%). Parameter yang diukur yaitu kadar protein bolu batik kukus. Data diolah menggunakan uji one way ANOVA, dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan pada uji lanjut duncan. Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung ampas tahu pada bolu batik kukus berpengaruh nyata terhadap kadar protein bolu. Hasil tertinggi kadar protein bolu batik kukus yaitu P3 dengan nilai 9,088%, sedangkan kadar protein terendah terdapat pada perlakuan P0 tanpa penambahan tepung ampas tahu.
Pengaruh Berbagai Jenis Kemasan Produk Telur Asin Brebes Terhadap Tingkat kekuatan Kemasan Anis Wulandari; Wadli; Yan El Rizal Unzilatirrizqi D
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1339

Abstract

Kemasan adalah bahan yang digunakan untuk mewadahi dan atau membungkus produk, baik yang bersentuhan langsung dengan produk atau tidak. Kemasan dapat ditujukan untuk memenuhi keinginan konsumen, memperluas pangsa pasar, meningkatkan nilai jual, memberikan keunikan suatu produk, dan mempermudah distribusi dan transportasi serta memberikan perlindungan dan menjaga mutu produk. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat kekuatan kemasan dalam melindungi telur asin dari kerusakan mekanis sehingga dapat ditemukannya kemasan yang terbaik untuk mengemas telur asin. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu uji kekuatan kemasan dengan cara dijatuhkan dari ketinggian 110 cm. Adapun sampel kemasan yang digunakan yaitu kemasan anyaman bambu, box karton, egg tray karton, egg tray plastik. Analisis data menggunakan metode RAL non factorial yang diolah dengan aplikasi SPSS versi 24 dengan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis data menujukan bahwa berbagai jenis kemasan berpengaruh nyata dalam menjaga telur asin dari kerusakan mekanis, adapun kemasan egg tray karton adalah kemasan yang paling efektif untuk mencegah kerusakan mekanis.