Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERILAKU FANATIK TERHADAP AGRESI VERBAL REMAJA PEREMPUAN PENGGEMAR K-POP DI MEDIA SOSIAL nurfaidah ardis; Asniar Khumas; Muh. Nur Hidayat Nurdin
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.508 KB) | DOI: 10.31293/mv.v4i1.5447

Abstract

Agresi verbal yang dilakukan oleh remaja perempuan penggemar K-Pop di media sosial dipicu oleh perilaku fanatik terhadap idola K-Pop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku fanatik remaja perempuan penggemar K-Pop terhadap agresi verbal di media sosial. Partisipan pada penelitian ini adalah perempuan penggemar K-Pop yang berusia remaja sebanyak 443 di Kota Makassar. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku fanatik dan agresi verbal, dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 25.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara perilaku fanatik terhadap agresi verbal pada remaja perempuan penggemar K-Pop di media sosial (p=0,000, r=0,077). Penelitian ini menggambarkan bahwa perilaku fanatik memberikan kontribusi sebesar 0,077 (7,7%) terhadap terjadinya agresi verbal. Implikasi hasil penelitian adalah perilaku fanatik yang tinggi akan mendorong penggemar untuk melakukan agresi verbal di media sosial, sehingga hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi orangtua dalam mendidik anak, serta bagi remaja perempuan penggemar K-Pop diharapkan tidak berlebihan dalam mengagumi idola dan dapat menggunakan media sosial secara positif.
GAMBARAN PERILAKU SELF- INJURY PADA SISWA SEKOLAH RAKYAT MENENGAH PERTAMA 24 GOWA Sabrina, Nirwana; Nur Fadhilah Umar; Aswar; Nurfaidah Ardis
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2026): Vol 9, No 3 Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i3.31367

Abstract

This study is motivated by the increasing prevalence of self-injury behavior among adolescents and the limited research within alternative educational settings such as Sekolah Rakyat. The aim of this study is to describe self-injury behavior among students at Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 24 Gowa. A descriptive quantitative approach was employed using total sampling involving 105 seventh-grade students. Data were collected through a self-injury scale that has been tested for validity and reliability, which revealed that almost half of adolescents (46.5%) had committed self-injury in the past year, with 28% of them categorized as moderate to severe. and supported by interviews. Data analysis was conducted using descriptive statistics. The results indicate that the level of self-injury is in the high category, with a mean score of 3.41. The most common behaviors were minor self-injury, such as hitting oneself and picking at wounds, while a small proportion engaged in major self-injury, such as cutting. Contributing factors include emotional instability, maladaptive beliefs, peer influence, and family background. These findings highlight that self-injury serves as a maladaptive coping mechanism. Therefore, preventive interventions through counseling services focusing on emotional regulation and cognitive restructuring are essential.