Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA SEKOLAH PAUD Lia Rosliana; Rina Hizriyani
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 2, No 1 (2019): Mei
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.628 KB) | DOI: 10.31293/mv.v2i1.4313

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan sebuah pendekatan yang berusaha mentransformasi sistem pendidikan dengan meniadakan hambatan-hambatan yang dapat menghalangi setiap siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pendidikan. Hambatan yang ada bisa terkait dengan masalah keluarga, fisik, psikis, lingkungan dan lain-lain. Dengan kata lain pendidikan inklusi adalah pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang dididik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.Dengan demikian pendidikan anak usia dini mempunyai peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini, mengingat pada usia tersebut merupakan usia yang sangat menentukan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya (golden age). Selanjutnya untuk menentukan kualitas manusia, yang perlu dibina sejak dini adalah kesehatan, nutrisi dan stimulasi psikososial.Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan pertama, terdapat payung hukum dalam pelaksanaan sisitem pendidikan inklusif di sekolah PAUD, kedua peningkatan sarana dan prasarana yang menunjang, ketiga peningkatan SDM guru-guru serta penambahan pengembangan kompetensi guru
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantu Media Realia Bagus Robby Kurniawan; Rina Hizriyani; Nita Fauziah
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v6i1.3297

Abstract

Hasil belajar matematika menjadi permasalahan yang nyata dialami pendidikan di Indonesia. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantu media realia terhadap peningkatan hasil belajar matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Perbutulan. Subjek penelitiannya peserta didik kelas VA Tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan 2 (dua) siklus. Sumber data adalah peserta didik dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tertulis berupa tes dan nontes (wawancara). Teknik analisis data adalah menggunakan Teknik statistic deskriptif komparatif dan kritis. Berdasarkan hasil penelitian ada peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan metode pembelajaran yang berfokus pada masalah dengan bantuan media nyata pada topik bangun ruang prisma dan tabung di kelas VA. Pada siklus pertama, persentase ketercapaian nilai siswa yaitu 47 %. Sementara itu, pada siklus kedua, angka tersebut menunjukkan kenaikan menjadi 88%, melebihi target kinerja penelitian yang ditetapkan 80%. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman materi bangun ruang di kelas V.  
Transforming Early Childhood Classroom Engagement: An Interactive Cooking Class Approach to Foster Fine Motor and Collaborative Competencies Sri Wahyuni; Aip Syarifudin; Rina Hizriyani
International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijeqqr.v5i1.235

Abstract

Passive, worksheet-based instructional routines in early childhood education often restrict sensory-motor exploration and peer interaction, leading to diminished classroom engagement. To address this challenge, this study investigated how an interactive culinary pedagogy transforms behavioral, emotional, and social engagement while fostering fine motor precision and collaborative competencies among preschoolers aged 5–6 years (N = 10). Employing a mixed-methods action research case study design, data were gathered across baseline, Cycle I, and Cycle II observations using validated rubrics evaluated by two independent observers (k ≥ 0.83). Quantitative scores were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test and rank-biserial effect sizes, complemented by reflexive thematic analysis of qualitative field notes and video recordings. Results demonstrated statistically significant improvements across all constructs (p < 0.005, r ≥ 0.88). Overall engagement rose from a baseline mean of M = 1.85 (SD = 0.32) to M = 3.70 (SD = 0.21) in Cycle II (Z = -2.82). Fine motor precision advanced from M = 1.60 (SD = 0.28) to M = 3.60 (SD = 0.23) (Z = -2.82), characterized by mature pincer grasps and enhanced hand-eye coordination. Collaborative competencies similarly evolved from parallel play to synchronized group problem-solving (M = 1.45 to M = 3.50, Z = -2.81). As a key theoretical and practical contribution, this study validates an integrated framework of embodied sensory-motor collaboration, establishing culinary pedagogy as a viable dual-targeted intervention that bridges physical manipulation with socio-emotional development in early childhood settings.