Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KREATIFITAS SENI KERTAS DALAM UPAYA MEMAKSIMALKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK (Penelitian Tindakan Pada Kelompok B TK Kristen Kota Palopo) Sarmita Rassang
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunas cendekia.v3i1.1524

Abstract

Fakta pembelajaran yang menunjukkan bahwa di TK Kristen Kota Palopo terdapat sekitar 50% atau 14 dari 28 anak memiliki keterampilan motorik halus yang rendah. Sehingga diupayakan sebuah penelitian tindakan Model Kemmis and Taggart melalui 4 tahapan penerapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil analisis data menunjukkan, pada siklus I skor keterampilan motorik halus anak sebesar 14,03 dengan status ketuntasan yaitu “tidak tuntas”. Jumlah anak yang tuntas yaitu hanya sekitar 11 orang sementara yang tidak tuntas yaitu 17 orang. Prosentase ketuntasan klasikal hanya mampu mencapai 39%. Skor tersebut mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 18,40 dengan status “tuntas”. Dalam hal ini, 26 anak sudah tuntas sementara hanya 2 saja yang tidak tuntas. Sehingga atas capaian ini maka prosentase ketuntasan klasikal sudah mampu mencapai 93%. Torehan skor tersebut menjadi dasar bahwa kegiatan menggunting kertas mengikuti pola tertentu dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak Kelompok B TK Kristen Kota Palopo.
KREATIFITAS SENI KERTAS DALAM UPAYA MEMAKSIMALKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK (Penelitian Tindakan Pada Kelompok B TK Kristen Kota Palopo) Sarmita Rassang
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i1.1524

Abstract

Fakta pembelajaran yang menunjukkan bahwa di TK Kristen Kota Palopo terdapat sekitar 50% atau 14 dari 28 anak memiliki keterampilan motorik halus yang rendah. Sehingga diupayakan sebuah penelitian tindakan Model Kemmis and Taggart melalui 4 tahapan penerapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil analisis data menunjukkan, pada siklus I skor keterampilan motorik halus anak sebesar 14,03 dengan status ketuntasan yaitu “tidak tuntas”. Jumlah anak yang tuntas yaitu hanya sekitar 11 orang sementara yang tidak tuntas yaitu 17 orang. Prosentase ketuntasan klasikal hanya mampu mencapai 39%. Skor tersebut mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 18,40 dengan status “tuntas”. Dalam hal ini, 26 anak sudah tuntas sementara hanya 2 saja yang tidak tuntas. Sehingga atas capaian ini maka prosentase ketuntasan klasikal sudah mampu mencapai 93%. Torehan skor tersebut menjadi dasar bahwa kegiatan menggunting kertas mengikuti pola tertentu dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak Kelompok B TK Kristen Kota Palopo.