Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Pemanfaatan Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) Universitas Negeri Semarang Pratiwi, Asih; Wahyono, Bambang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) merupakan institusi pelaksana teknis layanan kesehatan primer terdepan dalam mendukung kinerja seluruh civitas academica Unnes, kunjungan mahasiswa ke Puslakes pada tahun 2014 sebanyak 2.062 kunjungan, tahun 2015 menjadi 1.529 kunjungan, dan tahun 2016 hanya 1.315 kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puslakes Unnes. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, menggunakan rancangan Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel adalah seluruh mahasiswa aktif S1 Unnes. Jumlah sampel 380 responden, teknik pengambilan sampel adalah Quota Sampling. Pengambilan data dilakukan secara wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil uji statistik menunjukkan pengetahuan mahasiswa tentang Puslakes (p=0,000), sikap (p=0,006), kemudahan informasi (p=0,000), persepsi kebutuhan (p=0,030;), dan kepercayaan terhadap penyakit (p=0,007) mempengaruhi pemanfaatan Puslakes. Variabel aksesbilitas diketahui tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan Puslakes (p=0,621), sedangkan persepsi jaminan kesehatan mahasiswa diketahui tidak bermakna secara signifikan (p=0,215) sehingga tidak masuk ke dalam model multivariat. Penelitian ini menyimpulkan kepercayaan terhadap penyakit menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pemanfaatan Puslakes. Kata kunci: Pemanfaatan, Puslakes, Unnes Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) is health care services that support civitas academica of Unnes, student visits to Puslakes in 2014 are 2.062, in 2015 are 1.529, and in 2016 only 1.315 visits. The study aimed to determine factor affecting utilization of puslakes. This study using cross-sectional design. Population and sample is S1 students are active in Unnes. Number of samples 380 respondents, the sampling technique is quota sampling. Data was collected using questionnaire. Analyzed using binary logistic regression. The result showed students knowledge about Puslakes (p=0,000), attitude (p=0,006), ease of information (p=0,000), perception of need (p=0,030), belief in disease (p=0,007) are affected utilization of Puslakes. Variable of accessibility is known have no effect on utilization of Puslakes (p=0,621), while the student perception of health insurance is not significantly (p=0,215) so it does not enter into multivariate model. This study concludes that belief in disease becomes the dominant factor that affecting the utilization of Puslakes. Keywords: Utilization, Puslakes,Unnes
PENGELOLAAN SEKOLAH TERPADU Pratiwi, Asih; Wahyudi, Wahyudi; Aswandi, Aswandi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIntegrated education is basically organizing education that includes elementary, junior high, high school in 1 integrated management. The integration in question is that it can be physically or managementally.This study aims to obtain information about the management of one-roof schools in improving the quality of education in each school managed by Al-Mumtaz Pontianak, including planning, organizing, directing and supervising.. Selected informants are informants who can provide information needed in research. Checking the validity of the findings is done by member checking and triangulation. Analysis of the data used is the analysis of the description of the Miles Huberman model.The results of the study can be concluded as follows: (1) school management in integrated planning has been implemented well in making the vision, mission, goals and programs of the school has been going well (2) school management in integrated organizing is appropriate where in making and running the program in accordance with the capabilities of employees (3) management in integrated speech has been carried out in formulating goals, analyzing the potential of the school, providing motivation and appreciation to educators, and trying to create a conducive school environment (4) management in integrated supervision is where it has been implemented well .Keywords: Management, One-Stop School
The Pemanfaatan Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) Universitas Negeri Semarang Pratiwi, Asih; Wahyono, Bambang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) merupakan institusi pelaksana teknis layanan kesehatan primer terdepan dalam mendukung kinerja seluruh civitas academica Unnes, kunjungan mahasiswa ke Puslakes pada tahun 2014 sebanyak 2.062 kunjungan, tahun 2015 menjadi 1.529 kunjungan, dan tahun 2016 hanya 1.315 kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puslakes Unnes. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, menggunakan rancangan Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel adalah seluruh mahasiswa aktif S1 Unnes. Jumlah sampel 380 responden, teknik pengambilan sampel adalah Quota Sampling. Pengambilan data dilakukan secara wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil uji statistik menunjukkan pengetahuan mahasiswa tentang Puslakes (p=0,000), sikap (p=0,006), kemudahan informasi (p=0,000), persepsi kebutuhan (p=0,030;), dan kepercayaan terhadap penyakit (p=0,007) mempengaruhi pemanfaatan Puslakes. Variabel aksesbilitas diketahui tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan Puslakes (p=0,621), sedangkan persepsi jaminan kesehatan mahasiswa diketahui tidak bermakna secara signifikan (p=0,215) sehingga tidak masuk ke dalam model multivariat. Penelitian ini menyimpulkan kepercayaan terhadap penyakit menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pemanfaatan Puslakes. Kata kunci: Pemanfaatan, Puslakes, Unnes Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) is health care services that support civitas academica of Unnes, student visits to Puslakes in 2014 are 2.062, in 2015 are 1.529, and in 2016 only 1.315 visits. The study aimed to determine factor affecting utilization of puslakes. This study using cross-sectional design. Population and sample is S1 students are active in Unnes. Number of samples 380 respondents, the sampling technique is quota sampling. Data was collected using questionnaire. Analyzed using binary logistic regression. The result showed students knowledge about Puslakes (p=0,000), attitude (p=0,006), ease of information (p=0,000), perception of need (p=0,030), belief in disease (p=0,007) are affected utilization of Puslakes. Variable of accessibility is known have no effect on utilization of Puslakes (p=0,621), while the student perception of health insurance is not significantly (p=0,215) so it does not enter into multivariate model. This study concludes that belief in disease becomes the dominant factor that affecting the utilization of Puslakes. Keywords: Utilization, Puslakes,Unnes
Implementasi Program CERIA dalam Pencegahan Perundungan di Sekolah Dasar: Studi Kasus di SDN 157 Handayani, Pahlipi Novita; Nadhiroh, Ukhty; Pratiwi, Asih; Destrinelli, Destrinelli
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2180

Abstract

Perundungan di sekolah dasar masih menjadi permasalahan serius yang mengancam keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program CERIA (Cerdas, Empati, Ramah, Inklusif, Aman) sebagai upaya pencegahan perundungan di SDN 157. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi 12 guru Tim CERIA, 45 siswa kelas IV-V, dan 30 orang tua yang terlibat dalam program. Program CERIA mengintegrasikan teori pembelajaran sosial emosional, praktik restoratif, dan disiplin positif melalui tahapan implementasi terstruktur yang mencakup sosialisasi dan pembentukan tim, edukasi dan kampanye anti perundungan, serta implementasi kegiatan preventif seperti kelas karakter mingguan, literasi anti perundungan, patroli CERIA bulanan, dan pembentukan peer counselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk-bentuk perundungan, menciptakan sistem pelaporan yang jelas, menumbuhkan perilaku empati dan saling menghargai, serta membentuk budaya sekolah yang lebih inklusif dan ramah anak dengan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.