Achmad Rizal HB
Balai Penelitian Kehutanan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosiologi Kehutanan dalam Pengelolaan Hutan Achmad Rizal HB
Buletin Eboni Vol 9, No 1 (2012): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.718 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.4988

Abstract

Pengelolaan hutan yang bersifat kompleks dengan multikomponen dan multiaspek di dalamnya, memerlukan berbagai pendekatan, antara lain pendekatan sosiologi  yang menitikberatkan perhatiannya pada masyarakat, dalam hal ini masyarakat di dalam dan sekitar hutan. Masyarakat tersebut dipandang sebagai bagian dari ekosistem hutan, sehingga tidak hanya sebagai objek tetapi juga sebagai subjek pengelolaan hutan. Konsekuensi dari pandangan tersebut adalah dimasukkannya perhatian terhadap kepentingan masyarakat di dalam dan sekitar hutan sebagai indikator keberhasilan pengelolaan hutan, selain kepentingan fungsi produksi dan kepentingan konservasi. Ada hubungan saling ketergantungan antara hutan dan masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar hutan. Masyarakat tersebut berkontribusi kepada hutan dan sekaligus mengambil manfaat dari hutan. Dipandang dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan tersebut, masyarakat, termasuk yang tinggal di dalam dan sekitar hutan merupakan objek sosiologi. Oleh karena itu, beberapa permasalahan terkait masyarakat dan pengelolaan hutan dapat pula diupayakan solusinya dengan pendekatan sosiologi. Pendekatan sosiologi  tidak dapat berdiri sendiri dan perlu didampingi pendekatan lainnya, seperti pendekatan ekonomi, ekologi, politik, dan lain-lain. Namun, pengelolaan hutan tanpa pendekatan sosiologi yang bertumpu pada hal-ihwal masyarakat, tampaknya akan berujung pada pengelolaan yang tidak optimal.
Etnoekologi Masyarakat Sekitar Taman Nasional Taka Bonerate dalam Pemanfaatan Kima Lubang (Tridacna crocea) dan Ikan Malaja (Siganus canaliculatus) Achmad Rizal HB; Indah Novita Dewi; Nur Hayati
Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Foresty Faculty of Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.246 KB) | DOI: 10.18330/jwallacea.2014.vol3iss2pp139-149

Abstract

Taman Nasional (TN) Taka Bonerate sebagai salah satu taman nasional laut di Indonesia merupakan sumber keanekaragaman hayati. Dua komoditas di TN Taka Bonerate, yaitu kima lubang dan ikan malaja, perlu dievaluasi potensi dan sebarannya akibat pemanfaatan oleh masyarakat sekitar yang ditengarai telah melebihi ketersediaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnoekologi masyarakat dalam pemanfaatan kima lubang (Tridagna crocea) dan ikan malaja (Siganus canaliculatus) di TN Taka Bonerate. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapang, dan studi pustaka. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan kima lubang oleh masyarakat sebagian besar untuk pemenuhan kebutuhan sendiri (subsisten). Adapun pemanfaatan ikan malaja dilakukan masyarakat dengan tujuan niagawi, karena ada permintaan pasar, baik segar maupun kering.