This Author published in this journals
All Journal Buletin Eboni
Achmad Rizal H. Bisjoe
Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Masyarakat dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga di Sekitar Sub DAS Tanralili Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros Nur Hayati; Nurhaedah Muin; Achmad Rizal H. Bisjoe
Buletin Eboni Vol 13, No 1 (2016): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.198 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.5073

Abstract

Strategi pemenuhan kebutuhan hidup merupakan kemampuan masyarakat dalam mengatasi permasalahan kebutuhan hidup sesuai dengan keinginan dan sumberdaya yang dimiliki dengan caranya sendiri. Kemampuan masyarakat di sekitar Sub DAS Tanralili berbeda-beda dalam mengatasi permasalahan kebutuhan hidup. Hal ini disebabkan kondisi yang dihadapi pada setiap lingkungan masyarakat berbeda, sehingga cara mengembangkan kekuatan untuk bertahan dengan cara hidup yang sesuai dengan kebudayaan pada setiap komunitas pun tidak sama. Strategi pemenuhan kebutuhan keluarga yang umum dilakukan masyarakat di sekitar Sub DAS Tanralili adalah dengan memaksimalkan manfaat sumberdaya yang dimiliki, berhutang pada kerabat dan tetangga serta berusaha dicukupkan seadanya. Oleh karena itu, pemerintah daerah sebaiknya menyediakan akses pasar, fasilitas kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik serta mengaktifkan kegiatan penyuluhan bagi masyarakat  agar masyarakat lebih sejahtera.
Menjaring Data dan Informasi Penelitian Melalui FGD (Focus Group Discussion): Belajar dari Praktik Lapang Achmad Rizal H. Bisjoe
Buletin Eboni Vol 15, No 1 (2018): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.462 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.2018.v15.pp17-27

Abstract

Focus Group Discussion atau disingkat FGD sudah diterjemahkan sebagai Diskusi Kelompok Terarah namun dalam perkembangannya istilah FGD lebih mudah dipahami praktisi dan peminat, khususnya bidang ilmu-ilmu sosial. Metode ini pada umumnya digunakan dalam pengumpulan data kualitatif dan dipandang relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan metode lainnya. Sebagai metode, ada beberapa prinsip yang menjadi kekhasan FGD, namun adakalanya tidak dapat dipenuhi, sehingga tidak semua penyelenggaraan pertemuan untuk pengumpulan data dapat disebut FGD. Banyaknya FGD yang sudah diselenggarakan menyebabkan metode ini sarat dengan berbagai penyesuaian yang mungkin bersifat khas setempat. Tulisan ini bermaksud meninjau kembali sepintas tentang FGD berdasarkan tinjauan beberapa pustaka, dan sedikit pengalaman penulis dalam mengikuti penyelenggaraan FGD. Diharapkan melalui tulisan ini, dapat diperoleh penyegaran kembali tentang FGD (Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya) dan refleksi terhadap FGD yang sudah digunakan selama ini dan selanjutnya ada upaya untuk menyelenggarakan FGD sesuai dengan prinsip-prinsipnya.