This Author published in this journals
All Journal Buletin Eboni
Nurhaedah Muin
Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Masyarakat dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga di Sekitar Sub DAS Tanralili Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros Nur Hayati; Nurhaedah Muin; Achmad Rizal H. Bisjoe
Buletin Eboni Vol 13, No 1 (2016): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.198 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.5073

Abstract

Strategi pemenuhan kebutuhan hidup merupakan kemampuan masyarakat dalam mengatasi permasalahan kebutuhan hidup sesuai dengan keinginan dan sumberdaya yang dimiliki dengan caranya sendiri. Kemampuan masyarakat di sekitar Sub DAS Tanralili berbeda-beda dalam mengatasi permasalahan kebutuhan hidup. Hal ini disebabkan kondisi yang dihadapi pada setiap lingkungan masyarakat berbeda, sehingga cara mengembangkan kekuatan untuk bertahan dengan cara hidup yang sesuai dengan kebudayaan pada setiap komunitas pun tidak sama. Strategi pemenuhan kebutuhan keluarga yang umum dilakukan masyarakat di sekitar Sub DAS Tanralili adalah dengan memaksimalkan manfaat sumberdaya yang dimiliki, berhutang pada kerabat dan tetangga serta berusaha dicukupkan seadanya. Oleh karena itu, pemerintah daerah sebaiknya menyediakan akses pasar, fasilitas kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik serta mengaktifkan kegiatan penyuluhan bagi masyarakat  agar masyarakat lebih sejahtera.
Ragam Manfaat Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lamk.) bagi Masyarakat Wahyudi Isnan; Nurhaedah Muin
Buletin Eboni Vol 14, No 1 (2017): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.422 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.5096

Abstract

Tanaman kelor  (Moringa oleifera) merupakan salah satu jenis HHBK yang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan. Tanaman kelor merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah dibiakkan karena tidak memerlukan perawatan yang intensif dan memiliki toleransi kekeringan yang tinggi. Dengan sifat tersebut, tanaman kelor memungkinkan untuk dibudidayakan pada lahan-lahan marginal untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Selain itu berbagai bagian tanaman kelor  mengandung nutrisi yang baik dan bermanfaat secara luas pada berbagai bidang seperti: pangan, kesehatan, kecantikan dan lingkungan, sehingga sangat wajar jika  mendapat julukan Tree For Life. Perubahan pola hidup masyarakat menjadikan tanaman kelor sebagai pangan tradisional cenderung ditinggalkan oleh sebagian masyarakat. Sebab itu, informasi terkait ragam manfaat tanaman kelor perlu disosialisasikan pada masyarakat agar dapat dioptimalkan budidaya dan pemanfaatannya.
Kelembagaan Petani Sutera di Kabupaten Soppeng Nurhaedah Muin; Wahyudi Isnan
Buletin Eboni Vol 15, No 1 (2018): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.073 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.5137

Abstract

Usaha sutera alam di Kabupaten Soppeng melibatkan dua kelembagaan  pada tingkat petani yaitu kelembagaan pada aspek budidaya dan kelembagaan pada aspek pengolahan kokon. Kedua lembaga saling bekerja sama dalam mendukung pengelolaan sutera alam. Berbagai program pemerintah dalam peningkatan produk sutera alam yang mensyaratkan akses melalui kelompok,  mendorong perlunya dibentuk kelembagaan pada tingkat petani, dalam hal ini kelompok tani. Meskipun, dalam perjalanannya kebanyakan kelompok tani yang terbentuk memiliki peran yang terbatas, dalam mengakses program dari pemerintah dan pihak terkait. Namun, pada dasarnya kelompok tani dapat memperluas peran dalam mendukung peningkatan produksi kokon dalam pengembangan usaha sutera alam, tetapi kelompok tani perlu memiliki komitmen bersama antar anggota dan pengurus. Untuk itu, kelompok tani yang sudah terbentuk baik pada aspek budidaya maupun pengolahan kokon perlu dibina dan diberdayakan, agar kelompok yang ada dapat berfungsi optimal dalam mendukung upaya peningkatan produksi kokon.
Tipologi Usaha Sutera Alam di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng Nurhaedah Muin; Wahyudi Isnan
Buletin Eboni Vol 13, No 2 (2016): Info Teknis Eboni
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.866 KB) | DOI: 10.20886/buleboni.5082

Abstract

Usaha persuteraan alam merupakan kegiatan yang telah lama digeluti sebagian masyarakat di Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Ada yang menjadikan sebagai mata pencaharian utama dan ada pula yang sampingan. Seiring dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi, maka hadirnya beberapa permasalahan mengakibatkan pola pengusahaan sutera alam berkembang sesuai dengan kondisi usaha ini. Sebagian masyarakat masih menjadikan sebagai mata pencaharian utama yang dipadukan dengan usaha lain, namun ada pula yang menjadikan sebagai mata pencaharian sampingan karena beberapa alasan. Beberapa tipologi budidaya yang berkembang di masyarakat antara lain usaha budidaya murbei sekaligus budidaya ulat sutera, tetapi ada pula yang hanya budidaya ulat dengan menjalin kerja sama dengan pemilik tanaman murbei. Pada tipologi produksi, ada yang terhenti pada produksi kokon, tetapi adapula yang melanjutkan dengan pengolahan kokon menjadi benang. Demikian pula pada tipologi pemasaran terdapat petani yang memasarkan kokon ataupun benang secara individu dan ada pula yang memasarkan secara kolektif melalui kelompok dengan menjalin kerja sama dengan pihak industri. Ragam tipologi pengusahaan sutera alam di wilayah ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi pengelolaan dan pengembangan persuteraan alam ke depan.