Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kebijakan Tax Amnesty dan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) serta Implikasinya terhadap Penerimaan Pajak dan Tax Ratio di Indonesia Yati Mulyati; Diana Sari; Dyah Purnamasari
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13405

Abstract

Low tax revenue, the Panama Papers scandal, low taxpayer compliance and taxpayer database collection are the things behind the implementation of the Tax Amnesty program. Indonesia has implemented the tax amnesty program several times, including 1964, 1984, 2016, and 2021. This study aims to determine how the implementation of tax amnesty and the Voluntary Disclosure Program (PPS) and its implications for Indonesia's tax revenue and tax ratio. The research method is carried out with descriptive qualitative. The data used in this research is secondary data in the form of laws, regulations, tax revenue data, and tax ratio. The results illustrate that the tax amnesty program in 1964, 1984 and 2021 was less effective, this is evidenced by the contribution to tax revenue is still minimal. Meanwhile, the tax amnesty program in 2016 had an impact on the increase in tax revenue. The tax ratio is directly proportional to the increase in tax revenue even though the increase does not appear significant.
Moderasi Kualitas Audit terhadap Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Kepemilikan Manajerial Pada Penghindaran Pajak Yati Mulyati; Dyah Purnamasari; Citra Mariana; Diah Andari
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 11, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v11i2.12288

Abstract

Tax avoidance selalu menarik untuk dijadikan bahan kajian, perpajakan yang selalu dinamis berupaya untuk meminimalisasi praktik penghindaran pajak. Riset ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajemen terhadap penghindaran pajak. Serta untuk mengetahui bagaimana kualitas audit dapat memperkuat pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajemen terhadap penghindaran pajak pada bisnis properti dan real estate. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode purposive sampling untuk memilih sampel, sehingga data yang terpilih sebanyak 84 sampel dari 21 perusahaan selama periode 2018-2021. Data deret waktu dan cross section yang digunakan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji asumsi klasik, moderated regression analysis, uji hipotesis, dan pengolahan data menggunakan E Views 22. Dengan sample yang digunakan, hasil penelitan membuktikan bahwa kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial tidak memiliki efek terhadap penghindaran pajak, serta kualitas audit tidak memberikan penguatan atas efek kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak.
Pengaruh Layanan E-Samsat, Samsat Drive Thru, Dan Samsat Keliling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor: Studi Pada Samsat Bandung III Soekarno-Hatta Thia Hasibuan; Dyah Purnamasari
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Article Research January 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i1.3082

Abstract

This study aimed to analyze the influence of E-Samsat, Samsat Drive Thru, and Mobile Samsat services on motor vehicle taxpayer compliance at the Bandung III Soekarno-Hatta Samsat Office. Despite the implementation of service innovations, taxpayer compliance decreased from 78.16% in 2020 to 76.55% in 2024, while vehicles not renewing registration (KTMDU) increased by 32.01%. The study utilized a quantitative research method with primary data collected through questionnaires distributed to 100 respondents selected using simple random sampling from a population of 475,070 registered motor vehicle taxpayers. Data were analyzed using multiple linear regression with classical assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity) conducted via SPSS version 29. The results indicate that E-Samsat, Samsat Drive-Thru, and Mobile Samsat services have positive and significant partial effects on taxpayer compliance. Based on Standardized Coefficients (Beta), E-Samsat shows the strongest influence (Beta = 0.304), followed by Mobile Samsat (Beta = 0.278) and Samsat Drive-Thru (Beta = 0.211). The model explains 43.5% of the variance in taxpayer compliance (Adjusted R² = 0.435). Practically, these findings are expected to serve as evaluation material for policymakers and Samsat administrators in improving service quality, accessibility, and effectiveness through optimizing digital systems, expanding service coverage, and strengthening service capacity to encourage sustainable motor vehicle taxpayer compliance.
Determinasi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor: Analisis Peran E-Samsat dan Sanksi Perpajakan melalui Kesadaran Wajib Pajak Predi Mahbub; Dyah Purnamasari
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem Elektronik Samsat (E-Samsat) dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap wajib pajak kendaraan bermotor di wilayah Samsat Kota Bandung III Soekarno-Hatta. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Samsat dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran wajib pajak. Selanjutnya, kesadaran wajib pajak terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak mampu memediasi pengaruh penerapan E-Samsat dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan wajib pajak tidak hanya ditentukan oleh aspek digitalisasi layanan dan penegakan sanksi, tetapi juga oleh penguatan kesadaran wajib pajak melalui edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan perpajakan daerah.