Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Corporate Governance dan Kebijakan Utang Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia Ati Sari; Supami Setiyowati
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji tentang pengaruh corporate governance dan kebijakan hutang terhadap kinerja keuangan. kebijakan utang di ukur dengan debt to total asset ratio dan corporate governance dalam penelitian ini menggunakan empat proksi , yakni kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan dewan komisaris independen. populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia pada tahun 2014 hingga tahun 2015 sampel penelitian ditetapkan sebanyak 60 perusahaan pada bidang manufaktur. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. hasil penelitian ini menemukan bahwa kebijakan utang, kepemilikan institusional,komite audit dan komisaris independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan. kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.
Pengaruh Corporate Governance dan Kinerja Keuangan terhadap Kebijakan Deviden pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 -2015 Supami Setiyowati; Ati Sari
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji tentang pengaruh corporate governance dan kinerja keuangan terhadap kebijakan deviden. Corporate governance dalam penelitian ini menggunakan empat proksi , yakni kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan dewan komisaris independen. Kinerja keuangan di ukur dengan ROA. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015 hingga tahun 2015 Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 60 perusahaan pada bidang manufaktur . Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kepemilikan manajerial, komite audit, dewan komisaris independen dan kinerja keuangan terbukti berpengaruh secara parsial terhadap kebijakan deviden Sebaliknya kepemilikan institusional tidak terbukti berpengaruh terhadap kebijakan deviden.