Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antioxidant Properties of Herbal Tea Prepared from Red Dragon Fruit Peel with The Addition of Ginger Neni Trimedona; Rahzarni Rahzarni; Syuryani Syahrul; Yenni Muchrida; Irwan Roza
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 4 No 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jaast.v4i2.179

Abstract

The peel of red dragon fruit usually discarded. It is rich in polyphenol compounds that have antioxidant activity and health benefits. This research aimed to determine the antioxidant properties of herbal tea such as phenolic content, betacyanin content, and antioxidant activity. The herbal tea prepared with hot oven drying methods, where’s the fresh peel of red dragon fruit and ginger were cut to be small pieces and dried at 60oC, and ground into tea powder then mixed as treatments. Results showed that the addition of ginger has no significant effect on phenolic content, and betacyanin content decreased by the addition of ginger. The phenolic content of herbal tea (0% ginger) and the highest addition of ginger (12%) were 3.39±1.19 mg GAE/g and 3.59±1.43 mg GAE/g respectively. The betacyanin content were 124.63±1.61 mg/100 g (0% ginger) and 104.01±2.99 mg/100g (12% ginger). As the amount of ginger added increased, the percentage of inhibition of herbal tea decreased from 66.23%±2.67 to 61.19%±2.45%.
Pengaruh Subtitusi Tepung Terigu dengan Tepung Mocaf terhadap Sifat Fisik, Kimiawi, dan Fungsional pada Roti Tawar Muhammad Isa Dwijatmoko; Rince Alfia Fadri; Mutia Elida; Rahzarni Rahzarni
Agroteknika Vol 9 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i1.528

Abstract

Industri bakeri terus mengalami perubahan sehingga perhatian terhadap preferensi konsumen untuk mengonsumsi produk bakeri menjadi penting. Pada umumnya proses pembuatan produk bakeri menggunakan tepung terigu, namun disisi lain penggunaan tepung terigu pada roti dapat memberikan dampak buruk kesehatan untuk beberapa orang yang tidak toleran terhadap gluten. Penggunaan tepung mocaf dapat menjadi alternatif dalam pembuatan produk bakeri. Tujuan penelitian adalah melihat pengaruh fisikokimia dan fungsional produk roti tawar dengan subtitusi tepung mocaf. Penelitian ini menggunakan perlakuan berupa variasi proporsi campuran antara tepung terigu dan tepung mocaf dalam pembuatan roti tawar yaitu 100:0 (kontrol), 75:25 (F1), 80: 20 (F2), dan 85: 15 (F3). Selanjutnya, sampel dianalisa berdasarkan proksimat, tekstur, warna, serta antioksidan dan hasil penelitian dianalisa dengan SPSS. Dari hasil penelitian sampel dengan perbandingan tepung terigu lebih tinggi dibandingkan dengan tepung mocaf (F3) mendapatkan kadar protein yang tinggi yaitu, 9,99 ± 0,01%, dan kekerasan 8,54 ± 0,38 N/cm2 merupakan yang terbaik dibandingkan sampel lainnya. Sedangkan sampel dengan perbandingan tepung mocaf lebih tinggi dibandingkan tepung terigu (F1) mendapatkan kadar karbohidrat 48,04 ± 0,12% dan DPPH 44,61 ± 1,39%, yang tertinggi dibandingkan sampel lainnya. Dari seluruh parameter pengujian F3 merupakan formula yang terbaik yang memiliki tekstur kekerasan roti yang rendah dan memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan antioksidan yang cukup tinggi. Namun, sampel tersebut masih lebih rendah dibandingkan kontrol.