Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Tinjauan Hambatan pada Rancangan Kapal Tongkang Tanpa Awak Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics - OpenFOAM Abrari Noor Hasmi; Samsu Dlukha Nurcholik; Muhammad Budi Prasetyo; Alamsyah Alamsyah; Thorikul Huda
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.786 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1151

Abstract

Di Indonesia, proses pengiriman batubara dengan kapal tongkang banyak dijumpai karena kemudahan aksesnya dimana kapal tongkang memiliki sarat air (draft) yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis kapal lain. Penelitian ini mencoba menentukan hambatan pada kapal tanpa awak berbentuk kapal tongkang untuk beberapa kecepatan menggunakan metode CFD dengan program OpenFOAM. Metode ini mendiskritisasi persamaan Navier Stokes dengan menggunakan pendekatan metode volume hingga. Kapal tongkang digambar menggunakan perangkat lunak Maxsurf modeler sebelum diintegrasikan kedalam program CFD. Diskritisasi dilakukan dengan memastikan area sekitar lambung kapal terdiskritisasi cukup rapat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hambatan pada kapal tongkang berkisar antara 39.39kN-227.963kN untuk kecepatan 3-9knot.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGUJIAN TURNING CIRCLE ANTARA RUDDER KONVENSIONAL DENGAN RUDDER JENIS FISHTAIL PADA MODEL KAPAL BARGE DENGAN METODE OPEN FREE RUNNING MODEL TEST Abrari Noor Hasmi; Alamsyah Alamsyah; Muhammad Nuzhand
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 1 (2021): INOVTEK VOL.11 NO1, 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i1.1764

Abstract

Turning circle adalah salah satu uji yang harus dipenuhi oleh kapal dalam menentukan kemampuan manuvernya selama berlayar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai tactical diameter  saat proses turning circle dari penggunaan model rudder konvensional dan rudder fishtail. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah open free running test. Untuk hal tersebut, dibuat sebuah model kapal yang dilengkapi dengan sistem propulsi dan GPS. Selama eksperimen, kapal dijalankan dengan putaran propulsi yang tetap dan dibelokan menggunakan rudder dengan sudut belok konstan sementara posisi kapal terus menerus disimpan menggunakan GPS. Metode yang digunakan yakni metode eksperimen dengan memvariasikan kecepatan yaitu sebesar 1 mph, 1,5 mph serta 2 mph dengan masing-masing dari kecepatan itu menggunakan  variasi sudut belok yang berbeda pula sebesar 10°, 15°, dan 35°. Turning circle dibuat menggunakan AutoCAD berdasarkan hasil test. Analisis menunjukan bahwa rudder fishtail memiliki tactical diameter yang lebih kecil, yaitu sekitar 18% lebih kecil dibandingkan rudder konvensional.