Sumar Sumar
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effort of Islamic Education to Improve the Children’s Morality on Elementary School on Petaling Mendo Barat Sumar Sumar
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2018): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v5i1.825

Abstract

The Teachers of Islamic education today are often confused with the behavior of learners who are increasingly worried about morals. Petaling villages, especially teachers often complain about the behavior of elementary school children who are not praised, are they will not the obey the teacher’s, rebuked, fighting even some who up against the teacher. The purpose of this study is to reduce or at least the development of negative morals in elementary school. As for the result of this research was found there are three the main factors that cause deterioration attitude a son, namely.1. Factors family 2.Environmental factor and 3.Factors the act of government on violence children.While the results of the efforts the teacher's Islamic education of the three elements are is, from the family: teachers diligent socialization the parents with appeal more attention to their children each especially in intercourse and learn. Edify their children. From the environment: teachers giving an appeal to school tuition that is not weary of he warns against careful in sociable.From the act of the government: the teachers continue to trying to find methods creatif capable of comply with the act the government about child protection and regulations.
EKSISTENSI ALUMNI PAI TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR DI KECAMATAN BELINYU: Eksistensi Alumni PAI Terhadap Pengembangan Karir Di Kecamatan Belinyu Hidayat, Arman; Tujuh, Syarifah HR Dg; Sumar, Sumar
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2024): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v11i1.4706

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena meningkatnya tingkat pengangguran dari tahun 2021-2022, dan belum terdatanya keberadaan alumni alumni PAI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung di berbagai daerah, hal ini tentu menjadi kekhawatiran seiring dengan meningkatnya tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Belinyu. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui eksistensi Alumni PAI di Kecamatan Belinyu dan faktor apa saja yang mempengaruhi eksistensinya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskripstif kualitatif, merupakan penelitian yang berkaitan langsung dengan memberikan gambaran secara detail sesuai dengan fakta yang ada dilapangan secara rinci. Metodologi pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pertama, di lihat dari Eksistensi Alumni PAI Terhadap Pengembangan Karir Di Kecamatan Belinyu, dapat dinyatakan 19 alumni di Kecamatan Belinyu sudah eksis dan bekerja sesuai dengan lulusan kejuruannya, alumni juga menunjukan eksistensinya di masyarakat missalnya sebagai ketua remaja masjid, pengurus aktif Gp Anshor, penyuluh agama, dan tenaga pengajar TPA/Guru ngaji kampung. Kedua, adapun faktor yang mempengaruhi eksistensinya yaitu karena pengaruh organisasi selama kuliah dan relasi yang luas.
Implementasi Model Beyond Center and Circle Time (BCCT) Dalam Pembelajaran Berhitung Permulaan Di PAUD Terpadu Biruni Sungailiat Kabupaten Bangka Sumar Sumar
Sustainable Vol. 4 No. 2 (2021): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v4i2.2193

Abstract

BCCT is a learning model based on a center through a play while learning approach. This study aims to determine the pattern of BCCT, its implementation and factors that influence the implementation process. This research is a qualitative research. The data collection used are observation, interviews and documentation. Data analisyis was carried out through 3 stages, namely reducing data or sorting out data that is considered important and discarding data that is not needed, then presenting the data that has been selected so that conclusion can be drawn. The results showed that: the BCCT pattern used in the blueni integrated PAUD is almost in accordance with that set by the ministry of national education, while the process of implementing BCCT in numeracy learning is starting from the environmental setting, welcomimg children, morning activities, opening games, eating together, and core activities consisting of: the environmental footing, the footing before playing, the footing while playing and the footing after playing. Then ending with closing.
Potret Altruisme Masyarakat Bugis Bangka dalam Meningkatkan Hubungan Baik dengan Masyarakat Melayu Bangka Sumar Sumar
Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan Vol. 8 No. 1 (2017): MAWAI'IZH JUNI
Publisher : Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/maw.v8i1.697

Abstract

Masyarakat Suku Bugis memiliki adat kebiasaan yang sangat berbeda dengan masyarakat Melayu Bangka. Keadaan tersebut justru membuat masyarakat Bugis mampu bertahan hidup dan bergaul dengan baik dengan masyarakat melayu di Bangka, dari kacamata ini peneliti menyimpulkan ada sesuatu yang istemewa dari suku tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana gambaran altruisme masyarakat Suku Bugis terhadap masyarakat Melayu Bangka. Data yang digunakan dalam penelitian ini, pertama adalah data primer yaitu data diperoleh dari para informan yang kompeten dan mempunyai relevansi dengan penelitian. Para informan tersebut adalah para tokoh masyarakat Bugis yang sudah lama bermukim di Pulau Bangka. Data sekunder yaitu data yang yang telah lebih dahulu dikumpulkan dan dilaporkan oleh orang diluar diri peneliti sendiri walaupun sesungguhnya data yang dikumpulkan itu asli. Data sekunder dalam penelitian diambil dari buku-buku ilmiah, diantaranya buku yang mengkaji mengenai ilmu budaya dan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan penelitian ini. Adapun hasil penelitian ini adalah 1. Membantu mengembangkan ekonomi Masyarakat; 2. Memperluas lapangan pekerjaan; 3. Memberikan pengetahuan baru; 4. Meningkatkan kesadaran masyarakat. 5. Serta menambah tatanan budaya baru
Andragogi dan Tujuan Pendidikan Islam: Analisis Konsep dalam Menyempurnakan Kehidupan Manusia Sumar Sumar
Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan Vol. 9 No. 1 (2018): Mawai'zh Juni
Publisher : Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/maw.v9i1.719

Abstract

Andragogi dan Tujuan Pendidikan Islam, mengandung beberapa definisi yang berusaha menbentuk manusia sempurna. Kemunculan konsep andragogi bermula Sejak 1970-an yaitu Menjelang akhir abad ke-19 dan memasuki abad ke-20 oleh beberapa ahli psikologi di Eropa. Berbeda dengan kemunculan tujuan pendidikan Islam, yang apabila kita kaji lebih mendalam maka akan sampai sejak manusia itu diciptakan. Andragogi memiliki konsep yang bagus untuk manusia dewasa dan sempurna. Namun tidak mempunyai sosok manusia yang pasti untuk menjadi teladan. Berbeda dengan Tujuan pendidikan Islam yang memang memiliki sosok teladan yang paripurna yaitu banginda Nabi Muhammad SAW. Kesempurnaan akhlak, kematangan jiwa dan kedewasaan berpikir, menjadi tolak ukur tercapainya konsep ini.
Aplikasi Metode Tasmi' Dan Muraja'ah Dalam Program Tahfidzul Quran Pada Santriwati di Ma'had Tahfidz Hidayatul Qur'an Desa Puding Besar Wiwik Hendrawati; Rosidi Rosidi; Sumar Sumar
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 1 No. 1 (2020): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v1i1.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam program tahfidzul Qur’an pada santriwati di Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an Desa Puding Besar dan untuk mengetahui keberhasilan program tahfidzul qur’an dengan menggunakan metode tasmi’ dan muraja’ah pada santriwati di Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an Desa Puding Besar. Metode penelitian ialah kualitatif deskriptif, sedangkan sumber data yang digunakan ada dua sumber yaitu, data primer dan sekunder. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penerapan metode tasmi’ di Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an Desa Puding Besar berhasil diterapkan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya santriwati yang hafal dan mencapai target yang ditentukan, bahkan ada yang melebihi pencapaian target. Begitu pula dengan metode muraja’ah santriwati mampu mentasmi’kan kembali hafalan muraja’ah baik kepada ustadzah pembimbing atau ustadzah penguji ujian tahfidz. Hal ini terbukti dari hasil yang diperoleh santriwati dengan kategori penilaian mumtaz (kesalahan 0-1), jayyid jiddan (kesalahan 2-4), jayyid (kesalahan 5-7), maqbul (kesalahan 8-10), rasib (kesalahan lebih dari sepeluh), dari kelima penilaian tersebut kebanyakan santriwati mendapatkan nilai jayyid jiddan, jayyid, dan mumtaz. This study aims to determine the application of the tasmi 'and muraja'ah methods in the tahfidzul Qur'an program for female students in Ma'had Tahfidz Hidayatul Qur'an Puding Besar Village and to determine the success of the tahfidzul qur'an program using the tasmi' and muraja 'methods ah to the students at Ma'had Tahfidz Hidayatul Qur'an, Puding Besar Village. The approach used in this research is descriptive qualitative, while the sources of data used are two sources, namely, primary and secondary data. Data collection techniques in research carried out through observation, interviews, and documentation. The application of the tasmi method in Ma'had Tahfidz Hidayatul Qur’an of Puding Besar Village was successfully implemented. This can be seen from the number of female students who memorized and reached the specified target, some even exceeded the target achievement. Similarly, the method of muraja'ah santriwati was able to eradicate the memorization of muraja'ah both to the cleric or the cleric examiner tahfidz. This is evident from the results obtained by female students in the category of mumtaz (error 0-1), jayyid jiddan (error 2-4), jayyid (error 5-7), maqbul (error 8-10), rasib (error more than ten) ), from the five assessments, most students received jayyid jiddan, jayyid, and mumtaz.
Implementasi Pembelajaran Fiqih Materi Wudhu di Kelas VII MTs Al-Islam Kemuja Kecamatan Mendo Barat Zahrial Aripin; Wahyudin Noor; Syarifah HR Daeng Tujuh; Sumar Sumar
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 5 No. 3 (2024): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v5i3.5008

Abstract

This research aims to describe the implementation of fiqh thaharah learning about ablution material, as well as explaining the supporting and inhibiting factors in the process of implementing fiqh learning about ablution material in class VII Mts Al-Islam Kemuja, West Mendo District. This research is a type of descriptive qualitative research, where this qualitative research describes a detailed explanation of the phenomenon. Data was collected by observing, interviewing and documenting. Next, it is analyzed by collecting data, summarizing, presenting data and drawing conclusions. The results of this research can be concluded that the implementation of Islamic jurisprudence learning about ablution material is carried out in three stages, namely the learning planning stage, the learning implementation stage, and the learning outcomes evaluation stage. The supporting and inhibiting factors in the implementation of fiqh learning are first, supporting factors from educators, namely looking at the ability and quality of an educator in delivering professional teaching, and in terms of adequate facilities and infrastructure to support the learning process. Second, inhibiting factors consisting of students, starting from interest in learning, physical condition, discipline and activities. And in the learning environment situation.