Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Jejak Kebangkitan SD Muhammadiyah Tertua Dibumi Serumpun Sebalai Muhammad Iqbal Arrosyad; Sri Sugiarti
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2020): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v7i1.1176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana sejarah berdirinya SD Muhammadiyah yang difokuskan di SD Muhammadiyah Pangkalpinang sebagai SD Muhammadiyah tertua di Bumi Serumpun Sebalai atau Bangka Belitung, mendeskripsikan kendala yang menjadi sejarah kebangkitan SD Muhammadiyah tertua di Bumi Serumpun Sebalai, dan mendeskripsikan bagaimana pengelolaan menajjemen sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, dokumentasi dan observasi lapangan. Sampel yang digunakan merupakan Sekolah Dasar tertua yang ada di Bumi Serumpun Sebalai atau Kepulauan Bangka Belitung yakni SD Muhammadiyah Pangkalpinang. Hasil peneilitian ini menjelaskan bahwa SD Muhammadiyah pangkalpinang berdiri sejak tahun 1960 masehi, kendala yang menjadi sejarah besar yakni terjadinya pemisahan sekolah Muhammadiyah menjadi SD Muhammadiyah 1 dan SD Muhammadiyah 2 dan juga terjadinya banjir besar, pengelolaan sekolah sangat beragam dengan adanya pergantian kepala sekolah yang berkesinambungan sampai dengan sekarang
Peran Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Kultur Sekolah di SD Negeri 5 Mendo Barat Muhammad Iqbal Arrosyad; Laela Fitria Ulfa; Mersy Mersy; Cindy Claudia; Indah Eka Safitri
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 3 No 1 (2020): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.364 KB) | DOI: 10.32923/kjmp.v3i1.1149

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) peran kepala sekolah dalam mengembangkan kultur sekolah, (2) faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam mengembangkan kultur sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa.Untuk teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi dengan informasi penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik SD Negeri 5 Mendo Barat. Data diperoleh dengan cara pengamatan dan wawancara selama sepuluh hari. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) peran kepala sekolah dalam mengembangkan kultur sekolah, yaitu sebagai kepemimpinan, sebagai inovator, sebagai motivator dan sebagai manejer, (2) faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam mengembangkan kultur sekolah, (3) kultur sekolah SD Negeri 5 Mendo barat sangat beragam, dalam pelaksanaannya dibutuhkan kesadaran dan pembiasaan setiap hari baik didalam kelas maupun diluar kelas, (4) upaya bersama guru dalam mengembangkan kultur sekolah yang lebih baik, (5) karakteristik kultur sekolah yang dibangun oleh kepala sekolah di SD Negeri 5 Mendo barat.
MUHAMMADIYAH SCHOOL MANAGEMENT STRATEGY IN BANGKA BELITUNG Sri Sugiyarti; Muhammad Iqbal Arrosyad
Berumpun: International Journal of Social, Politics, and Humanities Vol 3 No 1 (2020): Berumpun : International Journal Of Social, Politics, and Humanities
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.288 KB) | DOI: 10.33019/berumpun.v3i1.24

Abstract

The charitable endeavors of Muhammadiyah in the Bangka Belitung Region in the field of education from the levels of Elementary Schools, Junior High Schools, and High Schools and Vocational High Schools are spread to all districts/cities. However, the discussion about Muhammadiyah education in Bangka Belitung is very minimal. This research is a descriptive study with a qualitative approach. This study took the sample of the oldest and best senior high school as an illustration of Muhammadiyah education management in Bangka Belitung. The results showed that Muhammadiyah Education experienced various obstacles to the threat of closure, however, they were able to rise from adversity. Muhammadiyah Pangkalpinang High School as the oldest school departed from a school that boarded at Muhammadiyah Middle School and later became one of the most popular schools in the era of the 1990s to accommodate students up to 18 classes, but later it fell free and was almost closed due to the lack of students. Several times the change of school principals has not improved, a new hope is obtained when the management of this school is submitted to the STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung to become its lab school. Now with new facilities and management, the number of students is increasing, slowly but surely this school is starting to improve itself. Meanwhile, Muhammadiyah Toboali High School, South Bangka Regency, which was established in 1994, almost lost public confidence, due to a large number of students who failed the National Examination for the 2006/2007 school year. The situation changed along with Supiandi's leadership, his persistence in managing the school, and finally, the trust in the community returned. Now the number of students has reached nearly 500 students
NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN AKTIVITAS KEAGAMAAN SISWA SD NEGERI 9 MENDO BARAT Muhammad Iqbal Arrosyad; Indah Meilia; Mellisa Ananda; Wiwik Wiwik; Rada Rizki
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.579 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v17i1.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai budaya sekolah dalam aktivitas keagamaan yang diterapkan di SD Negeri 9 Mendo Barat dalam bimbingan keagamaan, Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepada sekolah, guru sekolah dan siswa. Untuk pengumpulan data digunakan metode pengamatan lapangan dan wawancara. Hasil dari peneltian ini adalah: 1) Budaya harian sekolah yang diterapkan di SD Negeri 9 Mendo Barat pada kegiatan keagamaan, 2) untuk mengetahui nilai-nilai budaya yang telah di kembangkan sekolah untuk menemukan pola pendidikan nilai budaya, 3) budaya harian terlaksana dengan baik pada pembiasaan keagamaan siswa SD N 9 Mendo Barat.