Qurrotul Aini
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Matematis Siswa Sekolah Dasar Melalui Problem Posing Qurrotul Aini; Faradillah Nur Syafa'ah Putri
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v3i1.7171

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar adalah rendahnya kemampuan siswa untuk menggunakan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, termasuk keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hal ini sebagian disebabkan oleh kelemahan siswa dalam aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dipelajari cara mengajukan masalah. Menyerahkan masalah itu sendiri adalah memberikan tugas yang mendorong siswa untuk dapat berpikir kritis dan kreatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk menjawab "apakah penerapan pembelajaran dengan mengajukan masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa tingkat tinggi di kelas IV SDN Dusun Menengah dalam materi bangunan datar?". Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi meningkat, terutama satu aspek kemampuan berpikir kreatif, yaitu orisinalitas dalam menyelesaikan masalah. Namun untuk aspek keterampilan berpikir kritis FRISCO semuanya meningkat. One of the problems that often occur in mathematics learning at the elementary school level is the low ability of students to use critical and creative thinking skills, including high-level thinking skills. This is due in part to the weaknesses of students in the aspects of higher-order thinking skills needed to solve problems. To overcome these problems, it is necessary to learn how to propose problems. Submitting a problem itself is giving assignments that encourage students to be able to think critically and creatively. This class action research was conducted to answer "whether the application of learning by submitting a problem can improve the ability to think of high-level students in class IV SDN Middle Hamlet in flat build material?". The results of this study indicate that not all aspects of higher-order thinking skills increase, especially one aspect of creative thinking abilities, namely originality in solving problems. But for aspects of critical thinking skills FRISCO all increased.
The Effectiveness of Animation Learning Media in Improving Mastery of Arabic Vocabulary at Madrasah Ibtidaiyah Through Limited Face-to-Face Qurrotul Aini; Khizanatul Hikmah
Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 10 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.251 KB) | DOI: 10.21070/ijis.v10i0.1634

Abstract

Animated media can be an interesting medium for children and adults who want to learn Arabic vocabulary. Animated media is also very helpful for teachers to attract the attention of students. By bringing up research that discusses animation media, it is hoped that it can help learning Arabic vocabulary at MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng, as well as the effectiveness of animation media in increasing Arabic vocabulary. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method. This study uses descriptive analysis, and to determine the effectiveness of the media by comparing the results of the pretest and posttest scores. The results obtained are that the vocabulary animation media is able to improve the ability to master Arabic vocabulary at MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng.
Identifikasi Kemampuan Metakognisi Siswa SD dalam Pemecahan Masalah Berdasarkan Disposisi Matematis Qurrotul Aini
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.506 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.688

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kemampuan metakognisi siswa SD dalam pemecahan masalah berdasarkan disposisi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 siswa kelas V yang masing-masing memiliki disposisi matematis rendah, disposisi matematis sedang, dan disposisi matematis tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket/kuisioner, Tes Kemampuan Metakognisi (TKM), pedoman wawancara, dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik yaitu dengan cara mengambil data yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan disposisi matematis rendah kurang mampu merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi. Subjek dengan disposisi matematis sedang mampu merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi. Subjek dengan disposisi matematis tinggi sangat mampu merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkan disposisi matematis siswa mempengaruhi kemampuan metakognisi siswa SD dalam pemecahan masalah. Kata kunci: metakognisi, pemecahan masalah, disposisi matematis. ABSTRACT The objective of this study is to identify the metacognition abilities of elementary school students in problem solving based on mathematical dispositions. This research is a qualitative research with an explorative approach. The subjects in this study were 3 students from 5th grade with a low, medium, and high mathematical disposition. Questionnaire, Metacognition Ability Test (MAT), interview guidelines, and observation sheets are used in this study to get the data. Data analysis techniques used is the Milles and Huberman models, which are data reduction, data presentation, and conclusions. The data validity is checkec by using technical transcription by taking the same data with different techniques. The results are subject with low mathematical dispositions is not able to plan, monitor, and evaluate. Subject with mathematical dispositions is able to plan, monitor, and evaluate. Subject with high mathematical dispositions is very capable in planning, monitoring, and evaluating. The conclusion of this study is student’s mathematical disposition affects the ability of elementary school students in problem solving. Keywords: metacognition, problem solving, mathematical dispositions.