Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Bencana Alam (Studi Kasus di Rintisan Desa Wisata Wonosoco Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus) Elyawati Elyawati; Noor Fatmawati
IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching Vol 5, No 1 (2021): IJTIMAIYA : Journal of Social Science Teaching
Publisher : Program Studi Tadris IPS Fakultas tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/ji.v5i1.8905

Abstract

Forests are the largest natural wealth owned by Indonesia, which contains thousands of species of living things, both animals, plants and the human race. Forests must be protected and preserved by the caliphs of the earth for their survival. But the greedy attitude of humans makes forests in Indonesia arid because the environment does not have enough water absorption so that disasters occur everywhere and become a problem in Indonesia every year. The purpose of this research is to collect information based on data from the location and provide insights so that the public is aware of and understands the importance of preserving the beautiful natural environment in the Kendeng Mountains area which frequently occurs flash floods and landslides. This research method uses a literature study research method from two references, namely the primary reference, namely data collection which is carried out directly without intermediaries and secondary references obtained from documents, books, journals, etc. The results of this study indicate a relationship between environmental damage that occurs with human actions who lack awareness of environmental preservation. The Wonosoco people who live in the foothills of the Kendeng mountains still need socialization about the importance of preserving nature. The need that makes their excuse to cut trees so that the forest becomes deforested, but there must be an effort to replant it to reduce major risks.
Pemanfaatan Teknologi Sebagai Pembelajaran E-Learning Google Classroom Pada Mata Pelajaran IPS Mu'ayyadah Mu'ayyadah; Noor Fatmawati
ASANKA: Journal of Social Science And Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v2i1.2364

Abstract

Pandemi COVID- 19 memberikan dampak signifikan terhadap sendi umat manusia. Berawal dari kesehatan pandemi ini menyerang kepada ranah pendidikan. Pemberlakuan regulasi dengan menjaga jarak kurang lebih satu meter menimbulkan konsekuensi terhadap proses pendidikan di Indonesia. Konsekuesni itu mengharuskan elemen pendidikan mengadakan proses pembelajaran jarak jauh. Istilah ini ialah mengadakan pembelajaran sebagai pengganti metode tatap muka agar tetap terselenggarakannya pendidikan yang tidak bisa digangggu gugat oleh keadaan apapun. Situasi ini memicu kondisi penggunaan teknologi sebagai alternatif pembelajaran jarak jauh. Penerapan pembelajaran jarak jauh dapat menggunakan teknologi, sebagai pembelajaran E-Learning. Guru semakin dituntur mengoperasikan teknologi khususnya IPS yang mana selama ini cenderung apatis dan tradisionalis dalam metodenya. E-Learning memunculkan koneksi internet dan teknologi informasi yang mendukung proses pembelajaran daring yaitu google classroom. Fokus penelitian ini pada pembelajaran daring memafaatkan teknologi dengan mengggunakan aplikasi google classroom di materi IPS. Ilmu pengetahuan sosial berdampak pada situasi sosialnya lalu penggunaan teknologi sangat bermanfaat dalam pelaksanaan pembelajaran daring.
Social Science education Siti Inayatul Muharromah; Noor Fatmawati
ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v3i2.5224

Abstract

Education is a core thing in the development of human life, as well as social studies education. In the learning process there are directions for achieving learning or commonly referred to as curriculum. In social studies learning, it is expected to be able to form superior, civilized and characterized human resources. Become an educated human resource with broad knowledge. With the curriculum 13, it is certainly able to make it easier for teachers to prepare varied learning and also increase student motivation. An integrated curriculum is certainly able to improve the desired social studies learning process. The results of this study aim to be able to balance the professionalism of teachers and students in achieving social studies learning based on Curriculum 13. With the integrity of an integrated curriculum, it certainly gives results that are able to increase human resources with high social spirit, excellence and character. Keywords: Social studies education, Currikulum 13, Character human resources.
INTEGRASI PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA Dwi Erna Susilaningtiyas; Noor Fatmawati
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.50587

Abstract

Perubahan aturan pembelajaran di dunia pendidikan dalam konteks global berimbas pada pendidikan di Indonesia. Perubahan aturan belajar tersebut, mempengaruhi tujuan akhir pendidikan di Indonesia yang saat ini diwadahi dengan diberlakukannya kurikulum baru, dimana hal tersebut merupakan aturan baru bagi pendidikan di Indonesia yang berubah sesuai dengan tuntutan zaman. Tuntutan pembelajaran tersebut merupakan sebuah Kurikulum baru yang dikenal dengan sebutan K13 (Kurikulum Tahun 2013). Kurikulum 2013 tersebut, menuntut pengaplikasian dari sejumlah pendekatan pembelajaran yang dipandang layak digunakan agar dapat membentuk kompetensi serta kemampuan siswa, meningkatkan keterampilan, sekaligus membangun sikap siswa. Adapun pendekatan pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran interaktif serta integratif, dimana pendekatan pembelajaran tersebut dapat digunakan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama maupun Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang konsep pengembangan kurikulum 2013 sebagai sumber pembelajaran interaktif bagi Pendidikan IPS di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa studi dokumentasi dengan melakukan analisis isi dokumen yang telah relevan dengan topik atau kajian penelitian. Sumber data yang digunakan dalam kajian ini meliputi berbagai buku serta jurnal-jurnal melalui media online. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pembelajaran interaktif melalui Kurikulum 2013 perlu diterapkan sebagai sumber pembelajaran demi mencapai keberhasilan pembelajaran IPS dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian ini diharap memberikan respons positif agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan sumber pembelajaran IPS berbasis pembelajaran interaktif.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Folklor Ratu Kalinyamat Jepara Noor Fatmawati; Achmad Faizal Dito Farezi
ILUMINASI: Journal of Research in Education Vol 1, No 1 (2023): ILUMINASI: Journal of Reaserch in Education
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah (LPHN) Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/iluminasi.v1i1.156

Abstract

This study aims to describe folklore of Ratu Kalinyamat and the value of character education in the folklore of Ratu Kalinyamat in Jepara. This study uses a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. The object of this research is the folklore of Ratu Kalinyamat which has been passed down from generation to generation. There are 3 important informants who are the sources of data from this research, namely: the caretaker of the Astana Mosque, Sultan Attends, Pilgrims of the Queen Kalinyamat Tomb, and the Mantingan village community. Data obtained through in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is an interactive model data analysis technique which consists of four stages, namely (1) data collection; (2) data reduction; (3) data analysis (4) drawing conclusions. The value of character education in the folklore of Ratu Kalinyamat is in the form of religious values; Tolerance; hard work, creative, and independent; as well as the spirit of nationality and love for the Motherland. These values are a form of transfer of values from Ratu Kalinyamat to the village community and the next generation in general.