Wulan Yulian Anggini
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial Universitas Indraprasta PGRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ACCURACY OF IDIOM TRANSLATION IN SIDNEY SHELDON’S THE SKY IS FALLING INTO INDONESIAN LANGIT RUNTUH Wulan Yulian Anggini
Scope : Journal of English Language Teaching Vol 3, No 2 (2019): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.036 KB) | DOI: 10.30998/scope.v3i2.3529

Abstract

The purpose of this research is to know the accuracy of idiom translation and strategies that are used by the translator in translating the idiom into Bahasa Indonesia. This research uses qualitative descriptive analysis. After analyzing the results of accuracy of idiom translation from the three evaluators in the novel entitled The Sky is Falling, the researcher gets the conclusion that accuracy in “0” scale takes the highest position. There are three strategies used by the translator in translating idioms. They are paraphrase which marks 87%, borrowing the source language idioms with 6%, omission of entire idioms with 2%, using an idiom of similar meaning but dissimilar form with 5%.Keywords: Accuracy, Idiom Translation, Novel entitled The Sky is Falling.
KUALITAS PENERJEMAHAN ADAPTASI DALAM DONGENG DIGITAL ANAK “ENGLISH FAIRY TALES” Wulan Yulian Anggini
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.353-362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas penerjemahan adaptasi dalam dongeng digital dari Bahasa Sumber (bahasa Inggris) ke dalam Bahasa Sasaran (bahasa Indonesia). Objek dari penelitian ini adalah konten dari kanal Youtube dongeng "English Fairy Tales" dan "Indonesian Fairy Tales". Kedua kanal tersebut menyajikan konten yang sama hanya terdapat perbedaan dalam penyampaian bahasanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa data tertulis. Teknik yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data utama yang digunakan adalah kalimat-kalimat atau ujaran-ujaran yang mengalami proses terjemahan adaptasi di dalamnya lalu dinilai kualitasnya. Metode terjemahan adaptasi cocok dalam menerjemahkan dongeng anak, sesuai dengan kemampuan anak, dan terkesan natural untuk dibaca. Kualitas penerjemahan adaptasi dalam dongeng digital menduduki skala ketepatan pesan 4, kesepadanan rasa atau sense of literature dengan skala 4, keberterimaan dengan skala 4 dan keterbacaan dengan skala 4. Dapat disimpulkan bahwa kualitas penerjemahan adaptasi sudah bisa dikatakan baik.