Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Dharma Bakti

Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Bahan Bangunan Alternatif di Desa Lendang Nangka Ikroman Alhamzani; Sulkiah; Lalu Ibrohim Burhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 01 (2025): Inovasi Inklusif dan Teknologi Tepat Guna untuk Kesejahteraan Sosial
Publisher : PT LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/ns9bdr68

Abstract

Limbah plastik yang tidak terkelola dengan baik telah menjadi permasalahan lingkungan utama, khususnya di Desa Lendang Nangka. Setiap tahun, volume limbah plastik meningkat signifikan, mencemari tanah, air, dan udara, serta mengganggu ekosistem dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menawarkan solusi berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan bangunan alternatif berupa bata plastik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat, melibatkan penduduk Desa Lendang Nangka dalam pengumpulan limbah plastik dan proses produksi bata plastik. Tahapan proses meliputi pengumpulan, pencacahan limbah plastik, pencampuran dengan bahan tambahan, serta pencetakan bata plastik menggunakan alat sederhana. Evaluasi dilakukan untuk menilai efisiensi biaya dibandingkan bata konvensional serta manfaat lingkungan yang dihasilkan, termasuk pengurangan volume limbah plastik dan emisi gas rumah kaca. Hasil menunjukkan bahwa bata plastik memiliki biaya produksi lebih rendah dibandingkan bata konvensional, dengan potensi penghematan jangka panjang. Selain itu, program ini berhasil mengurangi volume limbah plastik di Desa Lendang Nangka dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan bangunan alternatif dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah limbah sekaligus menciptakan manfaat ekonomi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengintegrasikan pengelolaan limbah dan inovasi produk ramah lingkungan yang dapat direplikasi di daerah lain dengan tantangan serupa
Pemberdayaan UMKM Disabilitas melalui Inovasi Aplikasi Mobile Inklusif dengan Pendekatan Participatory Design Sulkiah; Lalu Ibrohim Burhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 03 (2025): Inovasi Inklusif dan Teknologi Tepat Guna untuk Kesejahteraan Sosial
Publisher : PT LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/2jbw3f70

Abstract

Penyandang disabilitas menghadapi hambatan signifikan dalam mengakses pasar, mulai dari keterbatasan mobilitas hingga minimnya sarana promosi inklusif, yang berdampak pada rendahnya daya saing UMKM disabilitas. Kesenjangan ini diperparah oleh kurangnya aplikasi pemasaran yang dirancang khusus, minimnya integrasi teknologi digital dengan pelatihan kewirausahaan, serta ketiadaan model pendampingan digital berkelanjutan bagi kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan akses pasar UMKM disabilitas melalui pengembangan aplikasi mobile berbasis inklusi digital yang terintegrasi dengan pelatihan kewirausahaan dan pendampingan online. Menggunakan pendekatan Participatory Design, penelitian ini melibatkan 20 pelaku UMKM disabilitas di Kabupaten Lombok Timur melalui tahapan analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi, pelatihan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan log penggunaan aplikasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan melalui usability testing. Hasil menunjukkan peningkatan omzet pada 70% pelaku UMKM, perluasan pasar pada 60% pengguna, efisiensi promosi pada 80%, peningkatan keterampilan digital pada 75%, serta kepuasan pengguna sebesar 85%. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi mobile inklusif efektif mengatasi hambatan pemasaran sekaligus membangun kapasitas digital dan keberlanjutan usaha. Implikasi penelitian ini mendorong replikasi model serupa di wilayah lain, dengan potensi penguatan ekosistem pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan adaptif. Persons with disabilities face significant barriers in accessing markets, ranging from mobility limitations to the lack of inclusive promotional tools, which negatively affect the competitiveness of disability-owned MSMEs. This gap is further exacerbated by the absence of marketing applications specifically designed for this group, limited integration of digital technology with entrepreneurship training, and the lack of sustainable digital mentoring models for vulnerable communities. This study aims to enhance market access for disability-owned MSMEs through the development of a mobile application based on digital inclusion, integrated with entrepreneurship training and online mentoring. Using a Participatory Design approach, the study involved 20 disability-owned MSMEs in East Lombok Regency through stages of needs analysis, application development, training, and evaluation. Data were collected through observations, interviews, and application usage logs, and were analyzed descriptively and via usability testing. The results show a 15–30% sales increase for 70% of MSMEs, market expansion for 60% of users, promotion efficiency for 80%, improved digital skills for 75%, and user satisfaction of 85%. These findings confirm that inclusive mobile technology effectively addresses marketing barriers while building digital capacity and business sustainability. The implications encourage replication of similar models in other regions, with potential to strengthen an inclusive and adaptive economic empowerment ecosystem.
Integrasi Praktik Pengelolaan Keuangan Harian sebagai Strategi Penguatan Ketahanan Ekonomi Keluarga Rentan Sulkiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Vol. 2 No. 1 (2026): Membangun Ketahanan Komunitas melalui Edukasi dan Pemberdayaan Berkelanjutan
Publisher : PT LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/dharmabakti.pq6hkg73

Abstract

Ketidakstabilan ekonomi global dalam dua dekade terakhir telah meningkatkan kerentanan ekonomi rumah tangga, terutama pada kelompok berpendapatan rendah yang memiliki keterbatasan dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan sehari-hari. Kondisi ini menegaskan urgensi intervensi literasi keuangan yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan rumah tangga keluarga rentan melalui edukasi literasi keuangan berbasis praktik pencatatan sederhana dan simulasi pengambilan keputusan finansial. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan Sequential Explanatory Mixed Methods, dengan tahapan asesmen awal kondisi keuangan rumah tangga, implementasi edukasi literasi keuangan berbasis praktik, serta evaluasi pasca-edukasi untuk menilai keberlanjutan perubahan perilaku. Sasaran kegiatan adalah keluarga rentan dengan karakteristik pendapatan tidak tetap dan minim pengalaman pencatatan keuangan. Hasil menunjukkan bahwa program mampu mendorong adopsi praktik pengelolaan keuangan harian serta perubahan cara pandang keluarga terhadap keuangan sebagai alat refleksi dan pengendalian ekonomi. Temuan kualitatif mengungkap peningkatan kesadaran pola pengeluaran, disiplin belanja, dan rasa percaya diri finansial, meskipun keberlanjutan praktik dipengaruhi oleh faktor waktu, kebiasaan lama, dan tekanan kebutuhan mendesak. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas ekonomi keluarga dan berpotensi meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga dalam jangka panjang. Program ini terbukti efektif, relevan untuk direplikasi di konteks serupa, dan memiliki prospek keberlanjutan melalui integrasi dengan program pemberdayaan dan kebijakan perlindungan sosial
Model Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas dalam Kerangka Community-Based Disaster Risk Reduction untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Sosial Lalu Ibrohim Burhan; Sulkiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Vol. 2 No. 1 (2026): Membangun Ketahanan Komunitas melalui Edukasi dan Pemberdayaan Berkelanjutan
Publisher : PT LIB Research Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/dharmabakti.ndgyfy90

Abstract

Peningkatan frekuensi dan intensitas bencana alam telah menjadikan risiko bencana sebagai ancaman struktural terhadap keberlanjutan kehidupan sosial, terutama pada masyarakat pedesaan yang memiliki keterbatasan kapasitas respons. Berbagai upaya mitigasi masih didominasi pendekatan top-down dan teknis, sehingga kesiapsiagaan sosial masyarakat belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan sosial masyarakat desa rawan risiko melalui pengembangan dan penerapan edukasi mitigasi bencana berbasis komunitas dengan pendekatan simulasi dan skenario lokal yang partisipatif. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory, meliputi tahap asesmen kebutuhan komunitas, perancangan bersama model edukasi, implementasi pelatihan dan simulasi bencana, serta evaluasi dampak melalui pengukuran pra–pasca dan observasi partisipatif. Hasil menunjukkan bahwa program ini secara konsisten meningkatkan kesiapsiagaan sosial masyarakat, tidak hanya pada pemahaman risiko, tetapi juga pada perubahan perilaku kolektif, koordinasi komunitas, dan respons operasional dalam simulasi bencana. Temuan kualitatif mengungkap bahwa partisipasi aktif, pembelajaran berbasis pengalaman, dan dukungan kelembagaan desa berperan penting dalam mengintegrasikan praktik kesiapsiagaan ke dalam aktivitas keseharian. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak pada penguatan kapasitas sosial masyarakat dan pengurangan ketergantungan pada respons eksternal. Program ini terbukti efektif, berpotensi direplikasi pada konteks desa rawan risiko lainnya, serta memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengurangan risiko bencana berbasis komunitas yang berkelanjutan.