Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Tahun 2016-2018 Irfan; Rinaldi Syahputra
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jse.v6i1.5211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alokasi dana desa terhadap tingkat kemiskinan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumaw, untuk mengetahui pengaruh alokasi dana desa terhadap tingkat kemiskinan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe dan untuk mengetahui pengaruh dana Desa Dan Alokasi Dana Desa Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe. Metode analisis data yang digunakan adalah model analisis regresi data panel dengan bantuan Eviews. Penggunaan metode analisis regresi dalam pengujian hipotesis, terlebih dahulu diuji apakah model tersebut memenuhi asumsi klasik atau tidak. Pengujian meliputi uji normalitas, uji Autokorelasi, uji Multikolinieritas dan uji heteroskesdastisitas. Secara parsial dana desa berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe. Hasil penelitian Secara parsial alokasi dana desa tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe dan secara simultan dana desa dan alokasi dana desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe.
Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Barat Mifta Hul Rahman; Rinaldi Syahputra; Hidayatullah Hidayatullah
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 4 No. 4 (2026): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v4i4.1977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi pada kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2010-2024. Data yang digunakan berupa data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Analisis dilakukan dengan regresi data panel dan pemilihan model melalui uji Chow, Hausman, serta Lagrange Multiplier yang menetapkan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD, Belanja Modal, dan IPM berpengaruh positif serta signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi belanja pembangunan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Pocut Nazwa Zia Syahfina; Safuridar Safuridar; Rinaldi Syahputra
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2026): September: OPTIMAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v6i3.12755

Abstract

This study aims to analyze the effect of foreign tourist arrivals, tourism receipts, and exchange rate on Indonesia's economic growth over the period 2004–2024. A quantitative approach was employed using time series secondary data sourced from the World Bank, BPS, and the Ministry of Tourism and Creative Economy, analyzed through multiple linear regression. Partial test results indicate that foreign tourist arrivals have a positive but insignificant effect, tourism receipts have a negative and insignificant effect, while the exchange rate has a positive and significant effect on economic growth. Simultaneously, all three variables significantly influence economic growth with a high coefficient of determination. These findings suggest that the exchange rate is the most dominant variable in driving economic growth, while the tourism sector's contribution remains suboptimal due to economic leakage and weak linkages between the tourism sector and other domestic productive sectors. The results reinforce the relevance of Export-Led Growth Theory and Multiplier Effect Theory in the Indonesian context, highlighting that increases in tourist arrivals must be accompanied by improvements in visitor spending quality and stronger local industry linkages. Future research is encouraged to incorporate additional macroeconomic variables such as investment and inflation, and to adopt methods capable of capturing long-run dynamics more comprehensively.