Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Implementasi CSR Perpustakaan dan Filantropi Buku Sri Endah Pertiwi
Media Pustakawan Vol 21, No 2 (2014): JUNI
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3041.417 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v21i2.790

Abstract

Pada sebuah organisasi memiliki tanggung jawab sosial meskipun perpustakaan bukanlah perusahaan yang berorientasi mencari perolehan laba. Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai tanggung jawab perusahaan atau organisasi terhadap komunitas maupun lingkungan sekitar dalam bentuk kedermawanan sosial. Pemanfaatan CSR dilakukan oleh manajemen perpustakaan dimana di lingkup organisasi ini divisi Public Relation (PR) dilakukan oleh pustakawan bekerjasama dengan pihak manajemen. Upaya membuat penting kembali CSR di lingkup perpustakaan mempunyai tujuan sebagai berikut pertama, membangun optimisme masyarakat terhadap eksistensi perpustakaan. Kedua, CSR dapat menunjukkan tanggung jawab sosial terhadap komunitas sekitar dengan kegiatan kedermawanan yang terprogram dan berkelanjutan. Ketiga, program-program CSR difokuskan untuk membangun kepercayaan masyarakat dan memelihara saling pengertian antara perpustakaan, pemerintah, pemustaka dan masyarakat dalam memberdayakan kegemaran membaca. Implementasi CSR dilakukan dengan jalan filantropi atau kedermawanan buku dan dapat dilakukan perpustakaan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.
Pergeseran Paradigma Pengelola Perpustakaan Di Era Teknologi Informasi Sri Endah Pertiwi
Media Pustakawan Vol 16, No 3&4 (2009): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v16i3&4.912

Abstract

Kebutuhan masyarakat di era gobalisasi teknologi sekarang ini mempunyai harapan yang besar terhadap perpustakaan. Sebagai penyedia informasi, sebuah perpustakaan dituntut dalam kecepatan akses informasi dan ketepatan unsur ilmiah. Semua itu tak lepas dari pengaruh pengelola dan pustakawan yang menjadi motor penggerak sebuah perpustakaan! Pergeseran kerangka berpikir pengelola perpustakaan dari sikap apatis menjadi proaktif, dari sekedar penjaga buku menjadi subyek penentu, dari penyelesaian pekerjaan manual menjadi berkemampuan menguasai teknologi informasi menjadi solusi terbaik dalam memajukan sebuah perpustakaan. Artikel ini berfokus pada bagaimanakah pergeseran paradigma atau kerangka berfikir pengelola perpustakaan dalam pendayagunaan teknologi informasi di perpustakaan?Dengan tujuan penulisan yaitu Mengetahui minat pengelola perpustakaan dalam aktifitas kerja di perpustakaan dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi; Melihat seberapa jauh kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi dalam membantu aktifitas kerja di perpustakaan; Mengetahui pergeseran paradigma atau kerangka berfikir pengelola perpustakaan dalam pendayagunaan teknologi informasi.  
Literasi Informasi Pemanfaatan e-Journal dan e-Book Universitas Diponegoro (Undip) Sri Endah Pertiwi
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.726 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.272

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana literasi informasi pemanfaatan e-journal dan e-book Universitas Diponegoro dengan tujuan mengetahui literasi informasi pemanfaatan e-journal dan e-book Undip tahun 2016. Penelitian memakai standar literasi informasi ACRL dan perilaku pencarian informasi David Ellis. Metode penelitian deskriptif dan tipe penelitian kuantitatif dengan populasi peserta “Sosialisasi dan training database Ebscho” tanggal 17 sampai dengan 21 Oktober 2016 di perpustakaan Universitas Diponegoro sebanyak 501 orang. Berdasarkan hasil penelitian, pada tahun 2016 sebagian besar mahasiswa memanfaatkan e-journal dan buku cetak. Interface database e-journal yang paling banyak dimanfaatkan adalah Sciencedirect disusul Ebscho. Acara sosialisasi dan training database Ebscho bermanfaat untuk pembelajaran dan pengetahuan cara pemanfaatan secara cepat dan efisien.
Gaya Komunikasi Pustakawan Terhadap Pengguna Jasa Layanan Perpustakaan Sri Endah Pertiwi
Media Pustakawan Vol 18, No 4 (2011): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.948 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v18i4.831

Abstract

Artikel ini membahas mengenai gaya komunikasi pustakawan terhadap pemustaka dengan focus pada komunikasi interpersonal, yaitu komunikasi antara dua orang atau lebih di mana pustakawan bertindak sebagai komunikator dan mahasiswa sebagai komunikan dan keduanya saling bertukar pesan dalam suatu komunikasi yang efektif. Pustakawan adalah orang yang ahli dalam bidang perpustakaan (Sudjatmoko, 1992 : 142). Pustakawan menggunakan komunikasi formal dan komunikasi non formal dalam berinteraksi dengan mahasiswa. Komunikasi formal adalah komunikasi yang terjadi di antara para anggota organisasi yang secara tegas diatur oleh struktur  organisasi. Komunikasi informal yaitu komunikasi yang dilakukan bila komunikasi formal  mengalami kemacetan atau buntu. Kegiatan membaca adalah suatu perilaku mahasiswa yang dapat diamati oleh orang lain yang terjadi dalam waktu tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif dengan menggunakan metode survey. Penelitian explanation berusaha untuk menjelaskan sebab akibat yang ada diantara fenomena-fenomena yang dipelajari, dalam hal ini antara gaya komunikator dengan kegiatan membaca mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung terus menerus selama jam pelayanan UPT Perpustakaan yaitu pukul 08.00 s/d 16.00 WIB. Kegiatan membaca mahasiswa akan diukur dalam fase­fase tertentu yaitu jumlah kunjungan dalam satu bulan, jumlah buku yang dibaca, jenis buku yang dimanfaatkan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membaca buku tersebut dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara gaya komunikasi pustakawan dengan kegiatan membaca mahasiswa.
Peran perpustakaan dalam mendukung World Class University Sri Endah Pertiwi; Suwondo Suwondo; Lis Setyowati
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 13 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66162/lib.v13i2.371

Abstract

ABSTRACT UPT Perpustakaan Undip invited public and private university libraries in Semarang to discuss and support World Class University (WCU). The library has quality academic resources, supports learning and research, maintains access to information, improves the reputation of the University, and provides access to quality education, so universities really need libraries to achieve international standards. The research objectives in this Focus Group Discussion (FGD) are (1) to understand librarians' reflections in relation to WCU. (2) Exploring new ideas supporting a world-class university's achievement. The method used in the research is a qualitative approach with the implementation of Focus Group Decision (FGD). This research focuses on two components: reflection and exploration of new ideas. In the discussion forum, the focus was on the objectives, activity programs, obstacles, and efforts to overcome the obstacles in these two components. The FGD participants are librarians who are members of FKP3U (Forum Komunikasi Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan Undip) within the Diponegoro University environment and librarians from higher education institutions in Central Java, totaling 80 people. Then, the participants were divided into 5 (five) groups and led by a moderator to discuss two components with 12 WCU segments. Reflection on global ranking achievements with information literacy training, open access policies, repositories, and promotion. Exploration of new ideas for achieving global rankings through citation literacy training, information repackaging, the establishment of data and analysis centers, and interdisciplinary research collaboration Keywords: exploration of new ideas ; reflection ; university ; World Class University
ANALISIS HASIL FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENERBITAN BUKU UNDIP Sri Endah Pertiwi; Suwondo Suwondo; Pujo Winarno; Fitri Anugraheni; Ana Faridatunniswah; Ivana Permatasari
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 18, Nomor 1, Tahun 2025 (Mei 2025)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ini untuk mengetahui peran serta penerbit perguruan tinggi dalam menunjang pembelajaran dan penelitian. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Penelitian FGD dilaksanakan pada Workshop Penerbitan Buku yang dilaksanakan di ruang pertemuan Fakultas Hukum Undip pada tahun 2022 secara onsite dan online. Peserta yang mengikuti secara onsite sebanyak 110 orang dan yang mengikuti secara online sejumlah 156 orang. Jumlah peserta FGD secara keseluruhan 266 orang. Hasil FGD yaitu masalah pengalihan penerbit, karya riset yang diterbitkan, pembentukkan Lembaga Penerbitan PT, jumlah halaman buku teks, akun penerbit yang diblokir, karya siswa sekolah yang akan diterbitkan. Kesimpulan penelitian, buku merupakan diseminasi pengetahuan. Pendirian Lembaga penerbitan buku Perguruan Tinggi tergantung struktur organisasi masing-masing. Konteks akademik penerbitan buku harus ada nomor ISBN. Nomor ISBN diberikan Perpustakaan Nasional bertujuan agar informasi isi buku dapat disebarluaskan ke masyarakat.Kata kunci: Buku; Focus Group Discussion; ISBN; Penerbit Perguruan Tinggi; Perpustakaan Nasional.
DAMPAK LAYANAN KLINIK TUGAS AKHIR PERPUSTAKAAN TERHADAP KELULUSAN MAHASISWA UNDIP TAHUN 2023 Sri Endah Pertiwi; Suwondo Suwondo; Enny Anggraeny; Haryani Haryani; Romdha Nugrahani; Anita Nurmasari; Pujo Winarno; Sugeng Priyanto; Amira Larasati; Salma Zakiyyah; Ariesta N
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 17, Nomor 1, Tahun 2024 (Mei 2024)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Layanan Klinik Tugas Akhir (TA) merupakan layanan aspirasi mahasiswa berdasarkan hasil survey dan kajian. Pemustaka mengalami banyak kesulitan dalam melakukan riset dan menulis karya ilmiah sehingga membutuhkan bimbingan terstruktur di perpustakaan. Layanan ini waktunya fleksibel secara online, tatap muka maupun tutorial kelas. Rancangan layanan meliputi survey dan kajian awal, menyiapkan modul pembelajaran, TOT pustakawan, promosi , aplikasi pendaftaran, analisis hasil pendaftaran, wawancara, pemetaan kebutuhan. Kajian sederhana ini mengangkat masalah untuk mengetahui dampak layanan klinik TA terhadap kelulusan mahasiswa Undip tahun 2023. Metode yang dipakai adalah metode survey. Sampel merupakan pemustaka peserta Klinik Tugas Akhir tahun 2023. Hasil yang diperoleh, layanan klinik TA berdampak positif terhadap penyelesaian tugas akhir.Kata kunci : layanan klinik tugas akhir, mahasiswa, perpustakaan, positif, webinar
IMPLEMENTASI DIPONEGORO LITERASI DIGITAL (DIPOLITA) DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN DAN RISET ILMIAH Sri Endah Pertiwi; Suwondo Suwondo; Haryani Haryani; Enny Anggraeny; Romdha Anugrahani
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 17, Nomor 2, Tahun 2024 (Oktober 2024)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract :Diponegoro  Digital  Literacy  (DIPOLITA)  is  a  platform  for  digital  literacy  activities  by  the UPT Library and Undip Press, which accommodates library activities/programs through the stages  of  achieving  the  Dipolita  library  program  implemented  in  the  annual  development roadmap. The goal of Dipolita is to enhance literacy for  the academic community of Undip through various activities specifically designed to improve understanding and skills in using digital  information  sources.  The  Dipolita  study  method  involves  conducting  feasibility  and needs  analysis,  analyzing  and  determining  the  requirement  document,  using  best  practices, designing, measuring and tracking progress, developing various digital collection ecosystems, integrating  various  application  ecosystems  within  Dipolita,  conducting  trials,  and implementing  practices  in  stages.  Conclusion:  Diponegoro Digital  Literacy  with  7  features, namely  Diopac,  Ezprozy,  Digilib,  Schedule,  webinar,  Moodula,  and  Testtime,  has  improved the  digital  literacy  of  the  academic  community  at  Undip  and  the  use  of  digital  information sources. Dipolita becomes a platform that facilitates users in information literacy activities, thereby  enhancing  the  role  of  the  Library  UPT  and  Undip  Press  in  learning  and  scientific research.   Keywords: application, digital literacy, Dipolita, information literacy, library. Abstrak :Diponegoro  Literasi  Digital  (DIPOLITA)  merupakan  wadah  kegiatan  literasi  digital  UPT Perpustakaan dan Undip Press yang mewadahi kegiatan/program perpustakaan melalui tahapan pencapaian  program  Dipolita  perpustakaan  yang  diimplementasikan  dalam  road  map pembangunan tiap tahun. Tujuan Dipolita yaitu meningkatkan literasi bagi sivitas akademika Undip melalui berbagai kegiatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan  dalam  menggunakan  sumber  informasi  digital.  Metode  kajian  Dipolita  yaitu melakukan  analisis  kelayakan  dan  kebutuhan,  analisis  dan  tentukan  requirement  document, gunakan  best  practices,  desain,  mengukur  dan  melacak  perkembangan,  pengembangan berbagai  ekosistem  koleksi  digital,  mengintegrasikan  berbagai  ekosistem  aplikasi  dalam Dipolita, melakukan uji coba,  praktik penerapan bertahap. Kesimpulan, Diponegoro Literasi Digital    dengan  7  fitur  yaitu  Diopac,  Ezprozy,  Digilib,  Schedule,  webinar,  Moodula  dan Testtime telah meningkatkan literasi digital sivitas akademika Undip dan penggunaan sumber informasi  digital.  Dipolita  menjadi  laman  yang  memudahkan  pemustaka  dalam  kegiatan literasi  informasi  sehingga  meningkatkan  peran  UPT  Perpustakaan  dan  Undip  Press  dalam pembelajaran dan riset ilmiah. Kata kunci: aplikasi, dipolita, literasi digital, literasi informasi, perpustakaan.  
EVALUASI PENENTUAN JUDUL PADA WEBINAR SERIES UPT PERPUSTAKAAN UNDIP TAHUN 2023 Sri Endah Pertiwi; Suwondo Suwondo; Haryani Haryani; Anita Nurmasari; Pujo Winarno
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 16, Nomor 2, Tahun 2023 (Oktober 2023)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakEvaluasi kegiatan webinar series tahun 2023 bertujuan untuk mengetahui judul-judul yang diangkat dalam kegiatan webinar, persentase narasumber berdasarkan jenis kelamin, persentase narasumber dari dalam dan luar Undip serta kuantitas peserta masing-masing webinar. Selama tahun 2023 telah dilaksanakan 11 kali kegiatan webinar dengan topik penulisan riset ilmiah. Satu kali kegiatan off line bedah buku dan satu kali yang mengangkat topik riset kepustakawanan pada webinar ke-5 tanggal 4 Juli 2023. Narasumber yang menyampaikan materi dalam kegiatan tersebut wanita 18% dan pria 82%. Pemateri atau narasumber dari luar Undip sebanyak 55% dan dari dalam Undip 45%. Kuantitas peserta yang mengikuti webinar terbanyak dari 11 kali kegiatan yaitu diikuti 845 orang pada webinar 3, kemudian webinar 1 diikuti peserta 700 orang dan webinar 5 dengan jumlah 566 orang.Kata kunci : judul-judul webinar, kegiatan, materi, narasumber, penelitian, riset ilmiah,webinar 
KARAKTERISTIK LAYANAN BEBAS PINJAM UPT PERPUSTAKAAN TAHUN 2023 Amira Larasati; Sri Endah Pertiwi; Eko Budiyanto; Ivana Permatasari; Ariesta Nuur Fattah
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 17, Nomor 1, Tahun 2024 (Mei 2024)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan kajian ini untuk mengetahui karakteristik layanan bebas pinjam UPT Perpustakaan tahun 2023. Metode penelitian dokumentasi dimana arsip-arsip sebagai alat analisis karakteristik layanan bebas pinjam dan jumlah kepengurusan surat selama tahun 2023. Karakteristik layanan secara online melalui alamat bit.ly dan masuk laman sso.undip.ac.id. Total pembuatan surat bebas pustaka di UPT Perpustakaan dan Undip Press adalah 11.939 surat. Jumlah permintaan pembuatan surat bebas pustaka terbanyak adalah dari Fakultas Teknik dan jumlah yang paling sedikit adalah Sekolah Pasca Sarjana Undip. Kepengurusan surat bebas pinjam sangat praktis dengan log in dan mengisi data diri kemudian summit, setelah diverifikasi petugas maka surat bebas pinjam dapat dicetak secara mandiri.Kata kunci: bebas pinjam, dokumentasi, karakteristik, layanan, perpustakaan