This Author published in this journals
All Journal Media Pustakawan
A.C Sungkana Hadi
Universitas Cenderawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jika Dipaksa, Ternyata Bisa!: Pustakawan dan Kemampuan Menulis A.C Sungkana Hadi
Media Pustakawan Vol 16, No 1&2 (2009): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v16i1&2.907

Abstract

Mengapa hanya sedikit pustakawan kita yang menulis? Apakah menulis merupakan momok menakutkan yang sengaja dihindari oleh para pustakawan, walaupun nilai angka kreditnya relatif cukup besar? Atau, apakah tema atau pokok masalah yang bisa ditulis terbatas, klise, dari masalah teknis yang satu ke masalah teknis lainnya, sehingga semakin sedikit tema yang dapat menumbuhkan inspirasi untuk menulis? Tulisan ini sebagai upaya persuasif bagi rekan-rekan pustakawan untuk menyadari bahwa menulis itu bukan kegiatan yang mustahil dapat mereka lakukan. Menulis itu perlu dipaksakan dengan memberanikan diri untuk mencoba dan mencoba terus, trial and error, hingga akhirnya berhasil dilakukan dengan baik. Selain itu, tulisan ini juga dimaksudkan untuk meyakinkan rekan-rekan pustakawan bahwa banyak masalah atau topik di bidang kepustakawanan yang dapat ditulis dan dipublikasikan.
Menyoal Hakekat Keberadaan Perpustakaan dan Pustakawan dalam Masyarakat Serta Apresiasi Terhadapnya Kenyataan Masa Lalu dan Harapan Masa Depan A.C Sungkana Hadi
Media Pustakawan Vol 21, No 1 (2014): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5631.242 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v21i1.779

Abstract

Dalam kerangka dan perspektif keindonesiaan, keberadaan perpustakaan dalam masyarakat merupakan salah satu prasarana pendukung tercapainya salah satu tujuan nasional, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Kehidupan bangsa yang cerdas hanya dapat diwujudkan apabila setiap warga negara senantiasa belajar sepanjang hayatnya sehingga berkembang suatu masyarakaat pembelajar (learning society), yang berdasar pada prinsip belajar seumur hidup (life long learning). Untuk melaksanakan prinsip tersebut diperlukan sarana pembelajaran yang senantiasa tersedia di tengah-tengah masyarakat, sehingga dapat dimanfaatkan oleh setiap warga negara dengan mudah kapan saja mereka membutuhkan. Sarana pembelajaran itu tiada lain adalah perpustakaan, terutama perpustakaan umum, yang menurut amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 harus dibangun dan dikembangkan bersama oleh Pemerintah dan masyarakat. Selain perpustakaan umum, banyak perpustakaan lain yang juga harus dibangun dan dikembangkan, termasuk perpustakaan sekolah dan perpustakaan perguruan tinggi serta perpustakaan khusus. Sementara itu, berbicara tentang pembangunan dan pengembangan perpustakaan berarti pula berbicara tentang penyediaan dan pengembangan pustakawan sebagai tenaga profesional pengelola perpustakaan, sekaligus tenaga profesional dalam pemasyarakatan dan pengembangan minat baca dan minat serta motivasi belajar sepanjang hayat. Berpangkal pada data statistik, dapat diketahui dan diperhitungkan secara garis besar kebutuhan tenaga pustakawan di seluruh Indonesia. Kebutuhan sebesar itu harus dipenuhi oleh lembaga pendidikan formal bidang perpustakaan. Maka pengadaan dan pengembangan lembaga pendidikan formal bidang perpustakaan merupakan salah satu tantangan besar yang harus mendapat perhatian bersama dari Pemerintah dan masyarakat, disamping juga tantangan dalam pengembangan minat baca. Penerbitan Surat Penugasan kepada Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura untuk menyelenggarakan Program S-1 Ilmu Perpustakaan kiranya merupakan salah satu jawaban atas tantangan tersebut, khususnya untuk Pemerintah Daerah dan masyarakat di Papua.