Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Iringan Gitar dan Self-Esteem Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Alif Laini
Journal on Teacher Education Vol. 2 No. 2 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.733 KB) | DOI: 10.31004/jote.v2i2.3595

Abstract

Penelitian expo facto ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan iringan gitar dan harga diri terhadap kecerdasan emosional anak dengan sampel 80 anak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak yang mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain, merasa rendah diri, tidak bersemangat dan dapat mempengaruhi cara anak bersosialisasi di kemudian hari. Sehingga dalam penelitian ini nantinya dapat mengembangkan kecerdasan emosional anak dengan media iringan gitar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara iringan gitar dan harga diri terhadap kecerdasan emosional anak kelas 1 SD di kota Pariaman.
PENGARUH KETERLIBATAN ORANGTUA DAN REGULASI DIRI TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK TK DI MASA PANDEMI COVID-19 SE-KECAMATAN SAGULUNG Alif Laini
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.779 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i1.3597

Abstract

Pengembangan perilaku prososial merupakan salah satu jenis kompetensi sosial yang penting untuk diajarkan sejak usia dini, dimana perilaku prososial mengacu pada tindakan sukarela untuk membantu atau menguntungkan individu atau kelompok individu lain. Perilaku prososial didefinisikan sebagai konsekuensi pada orang lain di mana aktor prososial melakukannya secara sukarela tanpa ada paksaan dari orang lain. Pada anak usia dini diharapkan keenam aspek perkembangan tersebut dapat berkembang secara optimal. Namun, karena adanya pandemi Covid-19 saat ini, menjadi masalah bagi pembentukan perilaku sosial pada anak usia dini, terutama dalam perkembangan sosialnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh keterlibatan dan pengaturan diri orang tua terhadap perilaku prososial anak TK selama masa pandemi Covid-19, 2) pengaruh keterlibatan orang tua terhadap perilaku prososial anak TK selama masa pandemi Covid-19 19 29 pandemi, 3) pengaruh regulasi itu sendiri terhadap perilaku prososial anak TK selama masa pandemi Covid-19. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis studi expo facto dengan pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi.
Engklek as a Social Space: Social Interaction of Children with Special Needs in Inclusive Early Childhood Education Alif Laini; Nur Fitriyanti; Sofia Yunus Putri; Sutiyah Nova Irawati; Andi Cahyuni Candrawati
Journal of Childhood Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v6i1.7843

Abstract

This study examines the process of social interaction among children with special needs in the traditional Engklek game within inclusive early childhood education. Using a qualitative case study design, data were collected through participant observation, teacher interviews, and documentation, and analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis. Findings reveal that social interaction develops progressively from individual play to cooperative engagement, marked by increased communication, collaboration, and participation. Communication occurs multimodally, both verbal and non-verbal, while cooperation is reflected in turn-taking, peer assistance, and simple conflict resolution. Teachers play a crucial role as facilitators and social mediators, shaping interaction quality through stimuli provision, group management, and appropriate interventions. The study highlights that Engklek serves not only as a learning medium but also as a social space where children develop social skills through meaningful interaction. It contributes by shifting the perspective from outcome-based to process-based approaches in studying traditional games and offers practical implications for play-based inclusive learning in early childhood education.
Tipe Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya terhadap Perilaku prososial Anak Usia Dini Alif Laini
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1067

Abstract

Berdasarkan observasi penulis pada peserta didik di TK Al-Azhar 3 Kota Batam, tipe pola asuh orang tua mempengaruhi prososial anak. Terdapat tiga tipe pola asuh orang tua terhadap anak, yaitu demokratis, otoriter dan permisif. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe pola asuh orang tua dan implikasinya terhadap perilaku prososial anak usia dini di TK Al- Azhar 3 Kota Batam. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah semua orang tua anak usia dini di TK Al-Azhar 3 Kota Batam tahun ajaran 2025/2026. Sampel berjumlah 21 orang yang dipilih melalui teknik sampel bertujuan. Instrumen penelitian berupa angket yang disebarkan melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua selalu menggunakan pola asuh demokratis 61.43%, kadang-kadang menggunakan pola asuh otoriter 29.05%, dan tidak pernah menerapkan pola asuh permisif 39.05%. Implikasi tipe pola asuh orang tua yang dominan yaitu tipe demokratis membuat perilaku prososial anak berkembang menjadi mudah menyesuaikan diri.