Yoga Priyana
Sekolah Teknik Elektro Dan Informatika, Institut Teknologi Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Fault Tolerant Air Bubble Sensor using Triple Modular Redundancy Method Noor Cholis Basjaruddin; Yoga Priyana; Kuspriyanto Kuspriyanto
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 11, No 1: March 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v11i1.884

Abstract

Detection of air bubbles in the blood is important for various medical treatments that use Extracorporeal Blood Circuits (ECBC), such as hemodialysis, hemofiltration and cardio-pulmonary bypass. Therefore a reliable air bubble detector is needed. This study presents the design of a new fault tolerant air bubble detector. Triple Modular Redundancy (TMR) method is used on the sensor section. A voter circuit of the Triple Modular Redundancy will choose one of three sensor outputs to be processed further. Application of Triple Modular Redundancy will prevent errors in the detection of air bubbles, especially if the sensor fails to work.
Perancangan Algoritma Load Balancing pada Topologi Dynamic Tree Jaringan Grid Computing Irfan Darmawan; Kuspriyanto Kuspriyanto; Yoga Priyana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja dan manajemen infrastruktur merupakan fungsi utama yang diperlukan dalam suatu layananinfrastruktur komputasi grid. Dalam meningkatkan throughput infrastruktur grid, beban kerja (workload) suatuinfrastruktur dalam suatu jaringan perlu diperhatikan. Melihat perubahan pada topologi secara dynamic yaitudengan adanya penambahan atau pengurangan infrastruktur. Untuk merealisasikan tujuan di atas, strategi danalgorima load balancing telah direalisasikan. Beberapa strategi yang telah dibuat dengan mengasusikansekumpulan infrastruktur yang homogen yang dihubungkan dengan jaringan homogen. Dalam komputasi gridharus diperhatikan masalah-masalah heterogeneity, scalability and adaptability yang merupakan persoalanutama dalam suatu proses penentuan beban kerja suatu infrastruktur. Topologi dynamic adalah topologi yangterjadi karena adanya perubahan pada struktur arsitektur jaringan yang diakibatkan penambahan danpengurangan infrastruktur, yang akan mempengaruhi terhadap routing data. Pada paper ini, akan dibangunsuatu algoritma beban kerja pada komputasi grid. Didasarkan pada model topologi tree, algoritma yang akandibangun memiliki cirri-ciri: (i) topologi tree berlapis, (ii) mendukung heterogenitas dan scalable, dan (iii)secara umum tidak tergantung pada arsitektur grid pada umumnya.Kata kunci : Beban Kerja, Komputasi Grid, Dynamic Topologi
ALGORITMA ROUTING DI LINGKUNGAN JARINGAN GRID MENGGUNAKAN TEORI GRAF Irfan Darmawan; Kuspriyanto *; Yoga Priyana; Ian Yosep M.E
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grid Computing adalah infrastruktur komputasi yang menyediakan akses berskala besar terhadap sumber dayakomputasi yang tersebar secara geografis namun saling terhubung menjadi satu kesatuan fasilitas. Sumber dayaini termasuk antara lain supercomputer, sistem penyimpanan, sumber-sumber data, dan instrument- instrument.Jaringan grid adalah suatu kumpulan resource (mesin, CPU, memori) yang saling berkomunikasi satu sama laindengan menggunakan cara-cara (protokol) tertentu. Jaringan komputer dapat dimodelkan denganmenggunakan graf. Makalah ini khusus membahas pemodelan keterhubungan antar resource dan algoritmarouting yang digunakan, pada suatu jaringan komputer, dengan memanfaatkan teori graf. Pada bagian awaldijabarkan secara ringkas beberapa definisi terkait dengan teori graf. Bagian selanjutnya adalah pembahasanbeberapa algoritma routing pada suatu jaringan komputer. Algoritma routing yang dibahas adalah algoritmaBreadth-First, algoritma Dijkstra dan algoritma Bellman-Ford. Untuk mendapatkan kelebihan dan kekurangandari setiap algoritma routing dilakukan dengan cara menganalisis kompleksitas pada setiap algoritma tersebut.Kata kunci: graf, jaringan grid, router, algoritma routing, BreadFirst, Dijkstra, BellmanFor