Betie Febriana
Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi dan Kejadian Bullying pada Remaja SMP di Demak Fatimatus Sakdiyah; Betie Febriana; Wahyu Endang Setyowati
Bima Nursing Journal Vol 1, No 2 (2020): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.187 KB) | DOI: 10.32807/bnj.v1i2.502

Abstract

Remaja identik dengan pencarian jati diri  untuk sebuah pengakuan, dalam hal ini remaja cenderung melakukan hal menyimpang seperti bullying. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif .Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah 147 responden menggunakan Uji Chi Square Fisher. Resiliensi tinggi terdapat 78 responden dengan persentase 53,1%, bullying kategori tinggi sebanyak 12 responden dengan persentase 8,2 %, kategori sedang 19 responden dengan persentase 12,9 % dan kategori rendah 116 responden dengan presentase 78,9 %. Ada hubungan antara resiliensi dan kejadian bullying pada remaja dengan P value 0,000 ( p value <0,005).
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT STRES PADA PERAWAT DINAS MALAM RUMAH SAKIT AWAL BROS PEKANBARU Yasinta Mutiara Tanzila; Betie Febriana; Wahyu Endang Setyowati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18737625

Abstract

Kualitas tidur pada perawat dinas malam akan mempengaruhi tingkat stres. Kualitas tidur yang buruk akan mempengaruhi kondisi emosional dan fisik. Dampak dari kulitas tidur yang buruk seperti gangguan emosional, cemas, depresi, sulit berkonsentrasi dan yang utama adalah stres. Tingkat stres yang dialami perawat akan dapat mempengaruhi asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah perawat rawat inap Rumah Sakit Awal Bros yang sudah mendapatkan dinas malam. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji chi-squere. Hasil penelitian menggunakan analisa chisquere, terbukti bahwa p value 0,000 yang berada dibawah 0,05 (0,000<0,05). Hal ini berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat stres. Nilai Correlation coeficient ditemukan sebesar 0,704. Dengan nilai korelasi tersebut maka didapatkan adanya korelasi yang bermakna kuat antara kualitas tidur dengan tingkat stres. Nilai koefisien korelasi yang negative dapat diartikan bahwa arah korelasi berlawanan, dengan arti semakin buruk kualitas tidur perawat maka semakin tinggi tingkat stres dan sebaliknya semakin baik kualiatas tidur perawat maka semakin rendah tingkat stres perawat di Rumah Sakit Awalbros Pekanbaru. Terdapat keeratan hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat stres pada perawat dinas malam Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.