Panel mesin printing memiliki potensi mengalami gangguan akibat peningkatan suhu dan keberadaan asap yang dapat memicu kerusakan peralatan maupun kebakaran. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem proteksi dan monitoring panel mesin printing berbasis ESP8266 menggunakan sensor DHT11, sensor MQ135, modul relay, dan aplikasi Blynk berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian akurasi sensor, waktu respons, dan fungsi proteksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DHT11 memiliki rata-rata selisih pengukuran sebesar 1 °C dibandingkan termometer digital, sedangkan sensor MQ135 mampu mendeteksi peningkatan konsentrasi asap dari 3-4 ppm pada kondisi normal menjadi 55-100 ppm saat terpapar asap. Sistem secara otomatis memutus beban ketika suhu melebihi 31 °C atau kadar asap melampaui 50 ppm. Waktu respons sistem tercatat 120-250 ms untuk deteksi asap, 300-800 ms untuk deteksi suhu, 180-350 ms untuk kendali relay melalui Blynk, serta 200-400 ms untuk pengiriman data ke aplikasi. Analisis hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanisme fail-safe mampu mempertahankan fungsi proteksi meskipun koneksi internet terputus, karena proses pengambilan keputusan dilakukan secara lokal oleh ESP8266. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu memberikan monitoring secara real-time, meningkatkan keandalan proteksi panel mesin printing, serta berpotensi diterapkan sebagai sistem peringatan dini terhadap kondisi overheating dan kebocoran asap.