Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN DAN EVALUASI SAPTA PESONA DENGAN MENGGUNAKAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS DI DESA WISATA SUGIHMUKTI: Implementation and Evaluation of Sapta Pesona Using Importance-Performance Analysis (IPA) Muhammad Azhari; Muhammad Azhari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8597

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan Sapta Pesona di Desa Wisata Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Selain itu, tujuan penelitian ini juga mengindentifikasi indikator-indikator Sapta Pesona yang memerlukan perbaikan dan pengembangan, agar Desa Wisata Sugihmukti mampu untuk meningkatkan statusnya menjadi Desa Wisata rberkembang yang tadinya adalah Desa Wisata Rintisan. Responden dalam penelitian ini adalah pengunjung Desa Wisata Sugihmukti sebanyak 34 orang, yang berkunjung di bulan Oktober 2024. Alat analisa yang digunakan adalah Importance- Performance Analysis (IPA), yang nantinya mampu mengidentifikasi apakah suatu indikator, berada pada area kritis yang membutuhkan perbaikan dan pengembangan dengan segera (prioritas utama), atau berada pada area yang sudah baik dan patut dipertahankan, atau berada pada area yang bukan prioritas, atau berada pada area yang mendapatkan perhatian berlebihan (overkill). Atribut daya tarik atas atraksi buatan yang unik, atribut keamanan pada indikator tersedianya lahan parkir beserta keamanannya, mayoritas atribut kebersihan, atribut sumber daya manusia, utamanya pada indikator menyediakan layanan informasi dan juga penanganan keluhan pengunjung dan adopsi teknologi pada aspek informasi digital serta efek jaringan, memiliki tingkat kesesuaian rasio antara kinerja dan kepuasan yang relatif rendah. Kesimpulan penelitian mengindikasikan, bahwa atribut dan indikator yang memerlukan perhatian khusus dari pengelola Desa Wisata Sugihmukti adalah atribut daya tarik atas indikator atraksi buatan yang unik, atribut keamanan atas lahan parkir beserta keamanannya yang memadai, atribut kebersihan untuk indikator kebersihan lingkungan, fasilitas dan sarana prasarana, dan ketersediaan sanitasi dan tempat sampah. Kemudian atribut sumber daya manusi dari aspek komunikasi untuk penyampaian informasi dan penanganan keluhan,dan terakhir atribut adopsi teknologi atas indikator ketersediaan informasi digital dan efek jaringan yang positif.
Efektivitas Pengembangan Desa Wisata Melalui Penerapan Sapta Pesona Di Desa Wisata Tenjolaya Kabupaten Bandung Muhammad Azhari; Danang Indrajaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i3.1733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip Sapta Pesona pada Desa Wisata Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, serta mengidentifikasi indikator Sapta Pesona yang memerlukan perbaikan sebagai dasar peningkatan status desa wisata dari kategori rintisan menuju desa wisata berkembang. Responden penelitian ini adalah 40 orang penduduk Desa Wisata Tenjolaya yang melakukan kunjungan pada bulan Juli 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode Importance–Performance Analysis (IPA) untuk membandingkan tingkat kepentingan dan tingkat kinerja setiap indikator. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa atribut masih memiliki tingkat kesesuaian yang relatif rendah, khususnya pada daya tarik wisata buatan, keamanan terkait ketersediaan dan pengelolaan lahan parkir, sebagian besar indikator kebersihan, kemampuan sumber daya manusia dalam penyampaian informasi dan penanganan keluhan, serta adopsi teknologi pada aspek informasi digital dan efek jaringan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola Desa Wisata Tenjolaya perlu memprioritaskan pengembangan atraksi buatan yang lebih unik, peningkatan fasilitas parkir yang aman dan memadai, perbaikan kebersihan lingkungan dan fasilitas pendukung, penguatan kapasitas komunikasi sumber daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung promosi dan pengalaman pengunjung.