Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA DAN PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SINDANGKASIH DI ERA PANDEMI COVID-19 Nisya Agniya Rahmah; Laras Pratiwi; Gista Rismayani
JURNAL EKONOMI PERJUANGAN Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER)
Publisher : LP2M Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.498 KB) | DOI: 10.36423/jumper.v3i2.831

Abstract

The priority of using village funds is the choice of activities that take precedence over other activity options to be financed with village funds. The Indonesian government allocates village funds to be managed by the village government in accordance with its authority, with the aim to improve the welfare of the community starting from the village. This research aims to find out and analyze the influence of village fund management and the priority of the use of village funds on the welfare of the people of Sindangkasih Village in the era of the Covid-19 pandemic. The research method used is a associative descriptive method with a quantitative approach. The sample in this study amounted to 100 people from Sindangkasih Village. The type of data used is primary data obtained through questionnaires. The data analysis used is multiple regression analysis. The results showed that the management of village funds and the priority of using village funds both partially and simultaneously had a significant impact on the welfare of the sindangkasih villagers in the era of the Covid-19 pandemic. This research is important because it is able to explain the factors that affect people's well-being. The novelty in this study focuses on the influence of priority use of village funds on the welfare of the community, especially the people of Sindangkasih Village.
Modernization of Tax Administration, Human Integrity and Taxpayer Compliance in East Preanger Laras Pratiwi; Yeni Fitriani Somantri
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 4, No 1 (2021): Proceedings of the 9th International Conference of Project Management (ICPM) Mal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v4i1.1151

Abstract

East Preanger is one of the regions in Indonesia that has a high economic potential. The potential economic in East Preanger based on knowledge and culture. Unfortunately, awareness of paying taxes still a serious spotlight. Tax revenue at the maximum level can be realized if people obey on their tax obligations. Some of the factors that cause low taxpayer compliance are the existence of public dissatisfaction with public services, uneven infrastructure development, and the many corruption cases committed by unscrupulous officials. This research is an associative study, which aims to determine the influence of tax modernization and human integrity on taxpayer compliance. Sampling technique using accidental sampling with the number of respondents 61 individual taxpayers scattered in the East Prianger. The results showed that tax modernization had no effect on taxpayer compliance, while human integrity had an effect on taxpayer compliance. This research is important because it’s able to explain the factors that affect taxpayer compliance. The novelty in this study is focusing on human integrity on tax compliance, especially in the East Preanger region. This study also provides ideas about solutions that must be taken by the government and society to increase tax revenue, especially in the East Prianger.
BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN GREEN ECONOMY DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. Laras Pratiwi; Selvy Isnaeni; Suci Putri Lestari; Nudiya Syahidurrohim
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.463-468

Abstract

Masalah mengenai lingkungan hidup di saat ini menjadi sangat beragam. Polusi udara, perubahan iklim, populasi yang berlebihan, penipisan sumber daya alam, limbah perusahaan, kepunahan keanekaragaman hayati, deforestasi hutan, pengasaman laut, penipisan lapidan ozon, hujan asam dan rekayasa genetika menjadi permasalahan yang harus difikirkan oleh berbagai pihak sehingga memberikan solusi. Green economy merupakan sebuah konsep terkini yang menggabungkan peningkatan aspek ekonomi dengan tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan. Desa Tanjungjaya merupakan salah satu daerah di Kabupaten Tasikmalaya yang mayoritas masyarakatnya bermatapencaharian sebagai petani. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk (1)mensosialisasikan konsep green economy dan green accounting, (2)mensosialisasikan potensi pasar dan nilai ekonomi dari budidaya tanaman hidroponik, serta (3)memperkenalkan budidaya tanaman hidroponik kepada masyarakat desa sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari kepala desa, ketua pemuda, dan masyarakat Desa Tanjungjaya. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kesimpulan dari hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya kemandirian masyarakat untuk membudidayakan tanaman hidroponik. Budidaya tanaman hidroponik mampu menciptakan peluang usaha bagi masyarakat dan juga dapat meningkatkan kualitas oksigen lingkungan hidup sehingga memberikan solusi atas kelestarian lingkungan hidup.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN COUNTAX DICEBOARD SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI AKUNTANSI DAN PAJAK MAHASISWA Laras Pratiwi; Intan Rahayu; Hatma Heris Mahendra; Rima Anggraeni
Jurnal Aplikasi Akuntansi Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi Akuntansi, April 2023
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jaa.v7i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan literasi mahasiswa sebelum dan setelah menggunakan produk pengembangan media pembelajaran berupa Countax Diceboard. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan Teknik sampling purposive. Sampel penelitian berjumlah 32 mahasiswa akuntansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan literasi akuntansi dan pajak mahasiswa setelah menggunakan media pembelajaran Countax Diceboard. Kebaharuan dari penelitian ini adalah menguji produk pengembangan media pembelajaran Countax Diceboard. Countax merupakan singkatan dari Accounting & Taxation sedangkan Diceboard merupakan model pengembangan media pembelajaran berbasis game board edutaiment. Implikasi dari penelitian ini yaitu menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif sehingga hasil penelitian mampu berkontribusi terhadap peningkatan literasi akuntansi dan pajak mahasiswa. Mahasiswa dengan literasi akuntansi dan pajak yang baik dapat berperan aktif di masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan pajak, dan secara tidak langsung mampu meningkatkan penerimaan pajak yang optimal bagi negara
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BOARD GAME: COUNTAX DICEBOARD SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI AKUNTANSI SISWA SMK DI KABUPATEN TASIKMALAYA Laras Pratiwi; Suci Putri Lestari; Yeni Fitriani Somantri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.300-306

Abstract

Tantangan Akuntan pada era industri 4.0 adalah menyediakan pemahaman intuitif yang akurat dan mendalam terhadap informasi. Transformasi pendidikan akuntansi sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pada era industri 4.0. Transformasi digital telah membawa dampak terhadap berbagai hal dalam dunia Pendidikan, salah satunya adalah perubahan pola interaksi peserta didik ketika belajar di kelas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang kami diselenggarakan merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya mengenai Pemanfaatan Media pembelajaran Countax Diceboard sebagai upaya peningkatan literasi akuntansi dan pajak mahasiswa (Pratiwi et al., 2023). Tujuan dari kegiatan PkM memberikan kontribusi peningkatan literasi akuntansi dan pajak Siswa/I SMK di Kabupaten Tasikmalaya melalui media pembelajaran board game. Kegiatan PkM dilaksanakan di SMK Daaruddawah yang diikuti oleh peserta kegiatan sebanyak 20 siswa SMK kelas 11 dan kelas 12. Metode kegiatan PkM terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan ini memberikan manfaat bahwa dengan adanya media pembelajaran board game mampu meningkatkan minat belajar akuntansi siswa di kelas. Hasil simulasi belajar menggunakan media pembelajaran Countax Diceboard menunjukan terdapat peningkatan literasi akuntansi siswa di SMK Daarudda’wah.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PEMANFAATAN PENGOLAHAN SINGKONG HASIL KEBUN SEKOLAH PADA SISWA SDN TAJURHALANG KECAMATAN SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA Yeni Somantri; Laras Pratiwi; Dona Setia Umbara; Delis Rohbiah; Sani Khoerunnisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.312-317

Abstract

Kurikulum Merdeka P5 adalah projek lintas disiplin ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat maupun berbasis masalah di lingkungan sekolah. Salah satu kegiatan yang mendukung kurikulum P5 pada jenjang sekolah dasar yaitu melalui pelatihan kewirausahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kewirausahaan dengan memanfaatkan produk olahan singkong dari kebun sekolah. Kegiatan diikuit oleh guru dan siswa SDN Tajurhalang, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari penyediaan modal berupa alat untuk mengolah singkong yang agar bernilai ekonomis tinggi, pelatihan cara mengolah singkong olahan, seminar pemasaran produk dan pencatatan sederhana terkait hasil penjualan produk olahan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode/program pembelajaran berupa pelatihan yang meliputi kecakapan personal yakni diberikan informasi dan analisis bisnis, keterampilan berusaha, keterampilan teknis dalam pembuatan produk olahan keripik singkong yang inovatif, serta memotivasi/menumbuhkan jiwa kewirausahaan; kecakapan sosial yakni menumbuhkembangkan menjadi suatu kelompok usaha para siswa yang tangguh; kecakapan vokalisasi yakni para siswa belajar diberikan suatu keterampilan teknis tentang tata cara pembuatan keripik singkong yang inovatif dan kekinian serta mempunyai nilai jual yang tinggi. Pelatihan ini dirancang dengan suatu sistem pelatihan yang terdiri dari penyampaian teori dan praktik secara langsung dalam preparasi dan pengemasan produk. Hasil kegiatan pada umumnya peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan baik dan bersemangat serta berperan aktif dalam diskusi. Manfaat dari kegiatan ini adalah terciptanya pengetahuan tentang bagaimana mengolah singkong yang berasal dari hasil kebun sekolah yang dimulai dari proses produksi sampai dengan pemasaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini juga merupakan perwujudan dari salah satu elemen pada Kurikulum Merdeka yaitu penguatan kewirausahaan pada siswa sekolah dasar.
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA MELALUI PENGEMBANGAN SUSU FERMENTASI DI SENTRA SAPI PERAH KABUPATEN TASIKMALAYA Laras Pratiwi; Putri Dian Wulansari; Agus Supriatman; Juni Sumarmono; Novie Andri Setianto; Rifda Naufalin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dalam penerapan teknologi tepat guna untuk pengembangan produk susu fermentasi khususnya produk yoghurt. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut kedua kelompok telah berhasil dalam membuat yoghurt dan yoghurt pasta dengan beraneka rasa. Diperlukan dukungan beruoa kemampuan dalam pengelolaan secara ekonomi utamanya dalam menentukan biaya produksi dan harga jual produk. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mitra sasaran dapat menentukan biaya produksi dan harga jual dari produk yang dimiliki. Metode yang digunakan adalah diskusi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pada pengabdian ini adalah mitra sasaran mampu menentukan biaya produksi dan harga jual dar produk yang dimiliki. Produk yoghurt drink dengan biaya produksi Rp. 8.550,00 dapat dijual dengan harga Rp. 11.970,00 dan yoghurt pasta dengan biaya produksi Rp. 9.450,00 dapat dijual dengan harga Rp. 13.230,00. Diperlukan peran pemerintah desa, ataupun dinas terkait untuk membantu keberlanjutan kegiatan ini sehingga program yang dilaksanakan dalam berlangsung secara berkelanjutan.